Oleh: tirtaamijaya | Desember 13, 2007

SUKA DUKA MENJADI TARUNA AKADEMI MILITER NASIONAL (EPISODE 2/BASIS MILITER)

Setelah selesai menjalani masa perpeloncoan selama seminggu penuh secara nonstop  yang telah membuat fisik dan mental kami berada dititik nol, seperti kertas putih yang siap untuk dilukis oleh para pelatih di AMN, kami tetap ditampung didalam tenda latihan militer dan tidur diatas field bed/tempat tidur lapangan, yang masing masing tenda memuat 30 orang, melakukan persiapan menjalani latihan basis militer selama 3 bulan penuh non stop dilapangan…

Kami dibagi/diberi berbagai perlengkapan perorangan lapangan (disingkat Kaporlap) berupa antara lain: Senjata api laras panjang/senapan jenis Garrand yang masih baru, sepatu lars/lapangan, kaos kaki, pakaian dinas lapangan (disingkat PDL), kopel rim/ikat pinggang militer, webbing set/drag rim(semacam  rompi untuk menggantungkan ransel, granat tangan dll), ransel latihan, plunyesak/tas tempat menyimpan kaporlap terbuat dari kain terpal, helm luar terbuat dari baja, helm dalam terbuat dari ebonite/plastic komposit, pakaian dalam dan perlengkapan mandi dan kesehatan perorangan lainnya….

Kami bangga sekali menerima semua perlengkapan latihan tersebut, apalagi setelah kami diajari memakai semua peralatan dan perlengkapan latihan militer tersebut, rasanya kami sudah menjadi tentara betulan….semua rasa sakit disekujur badan akibat menjalani perpeloncoan segera sembuh dalam waktu singkat dan hanya dalam waktu sekitar seminggu kami sudah siap menjalani latihan basis militer yang sebenarnya, yang tentunya jauh lebih berat dan berbahaya dari masa perpeloncoan….Tidur diatas field bed didalam tenda yang dingin tertiup angin malam dan hujan deras dimalam hari dan panas pengap disiang hari, serasa tidur diatas kasur busa didalam hotel yang bagus dan menyenangkan….

Kegiatan rutin harian kami umumnya sebagai berikut:

  • Terompet bangun pagi ditiup sekitar jam 4.30, kami segera bangun, ada yang segera sholat subuh, ada yang langsung memakai pakaian olah raga senam pagi, ada yang buang air dulu, macam macam kelakuan kami..
  • Jam 4.45 apel senam pagi, dilanjutkan dengan senam pagi militer dan lari keliling lapangan.
  •  sekitar jam 5.15 latihan senam pagi selesai, dilanjutkan dengan buang air besar/kecil, mandi dan segera memakai perlengkapan perorangan latihan ( sepatu lars/boot militer, pakaian seragam hijau militer, kopel rim lengkap dengan webbing set/drag rim dan ransel punggungnya, helm luar dalam, dan kumpul lagi dibarisan untuk pergi makan pagi di tenda tempat makan yang jaraknya cukup jauh…..kami pergi ketempat makan dengan berlari dalam barisan sambil bernyanyi lagu mars militer….
  • makan pagi sekitar jam 6 sampai 6.15…selesai makan, lari lagi balik ketenda penampungan untuk persiapan apel pagi ….

Sebelum apel pagi kami semua sibuk membersihkan Kaporlap dan senapan masing masing (tidak boleh tertukar, kami harus menghapal nomor serie senjata masing masing)….Jam 07.00 kami mulai lagi kumpul dalam barisan dan melakukan apel pagi…..

Acara apel pagi biasanya saat yang mendebarkan karena kami diperiksa dan ditest macam macam, mulai dengan pemeriksaan kebersihan dan kerapihan sepatu (harus bersih dan disemir mengkilap), cara pemakaian webbing set dan ransel, helm, dan terutama senjata dan larasnya harus selalu bersih dan mengkilap…..dalam apel pagi ini selalu saja ada kesalahan dan terkena hukuman, baik perorangan mapun kolektip…bisa berupa tindakan disiplin fisik berupa push up, sit up, scout jump, lari keliling lapangan apel, merayap dilapangan apel, dlsb…tindaka disiplin dengan pukulan dan tempeleng jarang dilakukan kecuali yang atas kesalahan yang sangat berat dan keterlaluan….Semua tindakan disiplin bertujuan memperkuat fisik dan mental kami..(Tapi tidak ada pemukulan yang bersifat penganiayaan dan hukuman sewenang wenang serta pelecehan seperti di STPDN)..

  • Apel pagi dengan berbagai pemeriksaan, tindakan disiplin dan berbagai test menghapal nomor senjata masing masing, menghapal Sumpah prajuit, Sapta Marga, Pancasila, 8 wajib Abri dll, biasanya berlangsung sekitar 1-2jam, tergantung situasi dan jadwal latihanberikutnya hari itu..

Selesai apel pagi dilanjutkan dengan materi pokok latihan militer yang semuanya bertujuan untuk menempa kekuatan fisik dan mental kami…sema perpindahan tempat selalu denga berlari dengan memegang senjata didepan badan, tidak boleh ditenteng atau dipiul dipundak…

Semua perlengkapan perorangan, termasuk helm luar-dalam tidak boleh dilepas kecuali waktu makan, buang air besar, dan tidur….

  • Makan siang dilakukan antara jam 13.00, paling lambat jam 15.00, tergantung kegiatan latihan. Tempatnya juga tergantung jadwal latihan. Kadang kadang ditenda makan, kadang kadang di lapangan,kadang kadang berbekal ransum tempur..
  • Sore hari tetap ada latihan sampai jam 18.00..
  • Malam hari kadang kadang juga ada latihan, biasanya sampai jam 23.00.
  • Kalau tidak ada latihan malam, terompet berbunyi jam 21.30 dilanjutkan apel malam biasanya didalam tenda, disamping tempat tidur masing masing berpakaian PDL tanpa helm dan ransel, hanya topi lapangan dari kain, sambil dilakukan pemeriksaan oleh pelatih, atau kadang kadang dilakukan secara berbaris diluar tenda berpakaian PDLT. Biasanya ada saja alasan pelatih untuk menghukum kami baik secara perorangan ataupun kolektip…Hukuman kolektip biasanya dilakukan kalau yang membuat pelanggaran disiplin jumlahnya banyak, atau karena pada siang harinya jadwal latihan agak ringan..( biasanya selesai apel kami dihukum berpakaian PDLT membawa senjata dan lari keliling kompleks AMN).
  • Selesai apel malam dengan berbagai acara tambahannya, kami bisa istirahat tidur, kecuali yang terkena giliran jaga malam, tiap tugas jaga lamanya satu jam.
  • Pada saat mejelang tidur, kami harus selalu mempersiapkan Kaporlap kami ditempat yang aman dan cepat diraih dan dipakai kalau tiba tiba ada acara latihan pendadakan ditengah malam/apel luar biasa, berpakaian PDLT lengkap bersenjata…
  • Selama latihan basis militer semua kegiatan selama 24 jam dipimpin dan diawasi langsung oleh tim pelatih dari militer aktif/efektif, bukan para seniorTaruna AMN yang memelonco kami..

Latihan pokok basis militer antara lain adalah:

  • Latihan Peraturan Baris Berbaris ( PBB)
  • Latihan gerakan perorangan militer( sikap tempur, berlari siksak, tiarap, berguling, merayap dll)
  • Latihan memberikan komando/aba aba baris berbaris dan kegiatan militer lainnya/upacara.

·         Latihan lari lapangan berseragam Pakaian Dinas Lapangan Tempur/PDLT (lengkap dengan membawa  senjata dan ransel punggung yang diisi beban sekitar 15 kg),  sekitar 5-10 km, berjalan kaki jarak jauh dilakukan  sekitar 3 X dalam seminggu..

·         Latihan jalan jarak jauh/long march dengan seragam PDLT sejauh 10-15 km dilakukan sekitar seminggu sekali..

·         Latihan jalan kaki jarak dekat antara 5-10 km berseragam PDLY hampir setiap hari..

·         Latihan menembak dengan berbagai senjata tempur, sekitar 3x dalam seminggu.

·         Latihan naik-turun tebing, meluncur tebing, merayap tambang, merayap dibawah kawat berduri sekitar seminggu sekali.

·         Latihan lari melewati halang rintangan ( melewati berbagai rintangan dilapangan sejauh sekitar 200 meter, berupa rintangan papan tegak, melompati parit berair, berayun tambang, merayap dibawah kawat berduri dll..) dilakukan dua minggu sekali.

·         Latihan How To Find The Fighter, berupa rangkuman berbagai jenis latihan yang digabung jadi satu dalam medan yang sangat berat sejauh sekitar 10 km ( lari lintas lapangan/cross country, naik tebing, turun tebing, meluncur tebing, merayap tambang, merayap dibawah kawat berduri sambil ditembakipeluru tajam diatas kepala, menembak berbagai senjata, lempar granat, dll) sebulan sekali..

·         Latihan pengenalan berbagai peralatan tempur, bongkar pasang berbagai senjata api, granat, mortir, bahan peledak dll seminggu sekali..

·         Latihan menembak berbagai jenis senjata dan caliber serta lempar granat seminggu sekali

·         Latihan Prajurut Malam ( How to Find The Fighter malam hari ) sebulan sekali.

·         Latihan berenang milter seminggu sekali.

·         Latihan gali lubang pertahanan dan tidur didalam lubang pertahanan yang terendam air, sebulan sekali

·         Latihan perkelahian sangkur seminggu sekali.

·         Latihan beladiri militer seminggu sekali.

·         Latihan melewati haling rintangan dan merayap dibawah kawat berduri sambil dihujani tembakan peluru tajam dan ledakan bahan peledak yang ditanam sekitar medan latihan, hanya sekali selama basis militer, dilakukan sebagai salah satu latihan penutupan yang sangat berbahaya ( ada beberapa teman seangkatan saya yang tertembak menderita luka tembak, ada yang terkena ledakan bahan peledak, pingsan ketakutan, beruntung tidak ada yang meninggal dunia).

·         Latihan lain lain yang bersifat latihan teori, pembinaan mental ideology dan mental spiritual..(menghapal Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dll).

Disamping latihan fisik yang sangat berat, yang biasanya sangat menderita adalah kalau terkena giliran jaga barak pada malam hari pada saat semua tidur, padahal siangnya baru selesai latihan berat..masing masing terkena giliran satu jam….kalau ketangkap ketiduran pada saat jaga malam hari, hukumannya berat, bisa direndam didalam kolam air dimalam hari, atau naik gunung Tidar( berlokasi persis di sebelah kompleks AMN, tingginya sekitay 200 meter),  berpakaian PDLTsambil membawa senjata..

(Ketangkap tertidur pada saat tugas jaga dimedan pertempuran, diancam hukuman mati…Karena sangat membahayakan keamanan nyawa seluruh pasukan yang sedang istirahat/tidur…)

Saat yang menyenangkan pada masa latihan basis militer adalah bila terkena giliran jaga kamar/tenda penampungan siang hari pada saat teman teman berangkat latihan, bergiliran, biasanya sebulan sekali, juga pada saat latihan latihan menembak, berenang militer dan beladiri militer…

Selama latihan basis militer, tidak ada hari libur…

Paling menyenagkan tentunya pada saat upacara penutupan latihan basis militer dan kami dilantik menjadi prajurit Taruna AMN dan dibagi perlengkapan perorangan Taruna AMN dengan segala atributnya yang menjadi kebanggaan Taruna AMN saat itu…( Pada tahun 1962, saat saya dilantik menjadi Prajurit Taruna AMN, predikat Taruna AMN masih sangat manjadi dambaan dan idola pemuda pemudi rakyat Indonesia,,,tidak seperti sekarang..).

Selesai upacara pelantikan menjadi Prajurit Taruna AMN, pembinaan sehari hari diluar jam kerja di AMN, diserahkan kembali kepada senior yang menjadi Kelompok Komando Corps Taruna AMN, tapi tetap ada pengawasan ketat dari para pelatih dan pembina yang berstatus sudah militer aktif.

Sebagaian dari para pelatih militer aktif ini adalah perwira lulusan AMN juga seperti Lettu INF Eddy Sudrajat /Danki Taruna( Almarhum, terakhir Jendral TNI, Pangab), Kapten Inf Rudini /Perwira Operasi(Almarhum, terakhir Jendral TNI Mendagri), Kolonel Kav. Soesilo Soedarman/Dan Men Taruna ( Almarhum, terakhir Jendral TNI, Menparpostel), Brigjen TNI Soerono/Gubernur AMN ( almarhum, terakhir Jendral TNI, Pangab).

Selesai pelantikan kami diberi izin cuti pulang kerumah selama seminggu, resmi sebagai Prajurit Taruna AMN. Saya pulang kerumah orang tua di Serang Banten dengan penampilan yang 180 derajat berbeda dari saya sebelumnya…lapor kepada orang tua yang menyambut dengan penuh kebanggaan….itulah saat yang paling indah dalam kenangan sebagai Taruna AMN,memberi kebanggaan kepada seluruh keluarga, terutama ayah saya yang sangat mendambakan anaknya masuk AMN (padahal beliau sendiri berprofesi sebagai guru…)…

Sekian dulu cerita episode 2 tentang laithan basis militer…..

Selanjutnya akan saya ceritakan suka duka sebagai Taruna AMN pada tahun pertama (Kopral Taruna)…

  

About these ads

Responses

  1. taruna AMN masih sangat membanggakan untuk saya pak..

    walaupun taun lalu saya gagal di lembang tapi semangat saya untuk masuk AMN masih sangat besar..
    doakan saya lulus pak karrna saya juga ingin membanggakan orang tua serta keluarga saya..

    makasih..

  2. Uttank…

    Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, terutama niatnya yang kuat untuk menjadi Taruna AMN..
    Silahkan baca komentar saya di artikel sama di episode lain…
    Wassalam..

  3. saat saya baca tulisan ini, saya menitikkan airmata,

    saya sangat sedih sekali, karena saya pernah percita cita menjadi anggota polisi militer.
    saya pernah mendaftar akmil, tetapi gagal, sungguh saya sangat putus asa,
    tetapi kemudian saya kuliah, kemudian masuk resimen mahasiswa dan mengikuti latihan dasar di dodik bela negara di Rindam IV, saya sangat bangga meskipun saya bukan tentara yang sesungguh nya, tetapi saya senang bisa sedikit mengetahui pendidikan militer itu seperti apa, meski tidak sehebat akmil tentu nya.
    tetapi jauh di lubuk hati saya, saya masih ingin menjadi seorang prajurit….

    terimakasih atas tulisan bapak.
    salam komndo!!

  4. umar mustofa, Asswrwb..

    Terima kasih atas kunjungan anda kesitus saya….juga atas komentarnya…

    Ternyata masih banyak pemuda Indonesia yang masih mencintai dan bangga akan kehidupan militer yang berat dan keras….

    Kegagalan anda masuk akmil, pernah saya alami pada saat tes yang pertama, memang menjedihkan, walau waktu itu karena salah saya belum serius/fokus, karena masih senang kuliah sebagai mahasiswa Unpad di Bandung…Tapi kemudian tahun berikutnya saya ulangi lagi dan lulus, karena memang lebih serius…

    Demikian juga Surya anak saya ingin jadi Kopasus seperti iparnya, tapi gagal ditest kesehatan ditingkat Mabes ABRI (di Kodam lulus)..
    Ada sesuatu yang tidak beres pada panitianya….Saya perintahkan anak saya untuk menerima putusan yang menyakitkan tersebut, yang penting sudah do the best…mungkin Tuhan mempunyai rencana yang lebih baik..

    Akhirnya anak saya bisa menerima kegagalan itu dengan besar hati, alhamdulillah ada rezeki, bisa berangkat sekolah di Australia selama 3 tahun, pulang jadi artis, sekarang menjadi trainer di ESQ LCnya Ary Ginanjar Agustian…berjuang dijalan Allah, menjadi Ksatria ESQ 165…

    Syukurilah apapun yang telah anda capai dengan susah payah dan kerja keras, anda bisa berjuang seperti militer tapi dikehidupan sipil yang berethos kerja tinggi…Berjuang mengabdi kepada negara, bukan hanya di militer…tapi ethos kerja kerasnya memang perlu ditiru….

    Lanjutkan semangat juang anda mencapai cita cita mengabdi kepada bangsa dan negara didunia sipil…masih banyak jalan menuju Roma, kata pepatah….

    Hiduup Komando!…Bangkit dan berjayalah Indonesia tercinta!!!

  5. Hhhmm… Saat diterima menjadi Taruna adalah momen yg tidak akan terlupakan… Setelah menjalani tes tulis di komplek Panca Arga, beberapa hari kemudian menunggu pengumuman. Sehabis jajan di kantin yg waktu itu ada di dekat aula Lily Rohly, kamipun siap2 menuju Lap. Sapta Marga.
    Setelah berbaris rapi di lapangan, kemudian lewat mikrofon ada aba2: ” Untuk yg nomer test-nya tidak dipanggil, tetap tinggal ditempat… ”
    Saya yakin semua berharap moga2 nomernya tidak dipanggil… hhhee…
    No. test saya 1085. Dari mikrofon terus memanggil nomer sesuai urutan… ” 1082… 1084… 1087… dst ”
    Tanpa terasa saya nangis di tengah lapangan. Tidak tahu apa yg harus diperbuat, haru, bangga, senang, takut, segala macam campur aduk…
    Walaupun saya sekarang jadi orang sipil lagi, tapi banyak sekali pelajaran berharga yg saya dapatkan di Lembah Tidar…

    Wassalam… ijin kembali…

  6. Ass wr wb

    kalau baca nama Lily Rohly, saya jadi ingat buku yang saya punyai.Saya punya banyak koleksi buku-buku sejarah militer indonesia tahun 1945-50.

    Saya mau nambahkan , Lily Rochly kadet MA Jogja yang gugur dalam penyerangan terhadap markas Belanda di Jogjakarta pada masa Clash II. Sekarang markas tersebut digunakan sebagai museum AD di Jogja.
    Konon sewaktu gugur mengenakan pakaian lengkap kadet MA, sehingga pihak lawan (belanda) sewaktu memakamkan almarhum mengadakan upacara militer untuk menguburnya dan menghormatinya.

    Demikian sedikit dari saya, semoga kita yang hidup di jaman merdeka bisa memetik nilai pengorbanan dan perjuangan dari para pejuang khususnya Lily Rochly.

    Wassalam wr wb

    Merdeka!

    • selamat malam,
      Perkenalkan saya Davik Budiyana, saya adlh salah satu dr kelg besar Lily Rochly. saya mempunyai bukti-bukti otentik (piagam tanda jasa kartika aka paksi kelas III, dll)
      saya sekarang sedikit kesulitan utk bisa mengetahui tntang beliau. jika ada yang tahu tntang beliau ” Lily Rochly” tulisan tw foto2 bisa menghubungi saya di:
      Davik Budiyana
      HP : 081222999883
      email : davikb@yahoo.com
      saya bekerja di daerah kuningan – jakarta.
      Terima kasih sebelumnya

  7. Priyono, asswrwb…

    Terima kasih atas kunjungan dan partisipasinya memberi informasi tentang pahlawan nasional Lily Rochly, kadet MA yang gugur pada saat clash II (Agresi Belanda II)..

    Kalau ada cerita lain tentang kepahlawanan para pendahulu kita, silahkan masukan dalam komentar di blog ini…Trims…

    • selamat malam,
      Perkenalkan saya Davik Budiyana, saya adlh salah satu dr kelg besar Lily Rochly. saya mempunyai bukti-bukti otentik (piagam tanda jasa kartika aka paksi kelas III, dll)
      saya sekarang sedikit kesulitan utk bisa mengetahui tntang beliau. jika ada yang tahu tntang beliau ” Lily Rochly” tulisan tw foto2 bisa menghubungi saya di:
      Davik Budiyana
      HP : 081222999883
      email : davikb@yahoo.com
      saya bekerja di daerah kuningan – jakarta.
      Terima kasih sebelumnya

  8. Siap..laksanakan…

    Merdeka!

  9. Yth.Bpk.Nurhana,

    Rasanya kita pernah bertemu, saat Bapak ikut Seskogab dan saya mengajar Satelit Remote Sensing di Seskogab, tahun 1998/1989 ? .

    Namun, saya tentu tidak lupa dengan Bapak yang pernah menjadi Leader Drumband Canka Lokananta di magelang,

    Terimakasih memasukkan sedikit info tentang almarhum ayah saya. Jabatan terakhir beliau sebenarnya adalah Menko Polkam, Jenderal TNI. Ini untuk koreksi.

    kalau ada waktu, silakan berkunjung ke Museum Soesilo Soedarman di Cilacap, atau silakan buka Web Museum Soesilo Soedarman, banyak informasi dan kenangan saat Almarhum bertugas di Magelang.

    Salam Hormat

    Indro

  10. Indroyono, asswrwb….

    Senang sekali mendapat kunjungan putra dari Jendral TNI Pur Soesilo Soedarman, salah satu mantan pimpinan AMN dan TNI AD yang menjadi idola dan panutan saya…Terima kasih juga untuk koreksi dan informasinya….

    Saya memiliki hubungan emosional yang sangat dekat dengan almarhum ayah anda…beliau pula yang selalu mampu membangkitkan semangat saya untuk melakukan apa yang terbaik bagi AMN pada tahun 1965, pada saat saya menjabat Komandan Drumband Qanka Lokananta AMN Magelang ….
    Karena dorongan semangat dari beliau pula, dalam berbagai kesulitan yang harus dihadapi sebagai taruna tingkat tiga yang harus melakukan ujian perwira seperti taruna yang lain, tapi saya juga harus melakukan berbagai tugas khusus ke Jakarta dll, mengemban tugas TNI AD melalui penampilan spektakuler dari Drumband Qanka Lokananta yang waktu itu sedang menjadi idola ABRI dan rakyat Indonesia…

    Saya kirimkan doa Alfatihah untuk almarhum sebagai perwujudan rasa cinta dan hormat saya pada almarhum….Semoga arwah beliau mendapat tempat yang layak disisi Tuhan…amin!

  11. YSh. Bpk.Nurhana,

    Terimakasih atas balasan e mailnya, serta atas kiriman doa untuk Almarhum ayah saya.

    Memang, Almarhum semasa hidupnya pernah bercerita tentang Bpk Nurhana kepada saya, karena Bpk.Nurhana dan AMN-1965, yang merupakan Angkatan terbesar di AMN, adalah Angkatan yang langsung diasuh oleh Beliau, dan dalam pengabdiannya kepada Nusa dan Bangsa mengalami dinamika yang sangat tinggi, yang tidak dipunyai oleh AMN Angkatan yang lain: Yaitu, mengalami Pendidikan AMN saat Trikora & Dwikora, begitu lulus langsung harus menumpas G-30 S/PKI dan kemudian berperan sebagai perwira lapangan secara penuh saat Operasi Seroja.

    Pengalaman-pengalaman yang amat kaya tadi ,tentunya, perlu untuk dikoleksi, dicatat, ditulis dan kemudian dipublikasikan, agar bisa menjadi pelajaran bagi generasi penerus, utamanya saat harus mengambil keputusan keputusan strategis secara tepat ditengah suasana perubahan yang begitu dinamis.

    Ada pertanyaan saya kepada Bpk.Nurhana: “Bagaimana perasaan Bapak, yang dilantik sebagai Perwira Remaja Lulusan Terbaik AMN, Desember 1965, oleh Presiden Soekarno, lalu beberapa Bulan kemudian, sebagai Perwira Muda POMAD PARA, harus menjaga Presiden Soekarno sebagai “Tahanan Rumah” ?, ini suatu perubahan politik yang amat drastis saat itu ?

    Saya melihat bahwa AMN-65 telah melaksanakan pengabdiannya kepada Nusa dan Bangsa secara total, tanpa pamrih dan dengan loyalitas yang tinggi, baik saat Operasi Penumpasan G 30 S PKI, Operasi Seroja, serta saat saat di awal reformasi, sampai akhir pengabdiannya. ” Apakah Bapak menilai “reward” yang diberikan masyarakat dan pemerintah kepada AMN-65 sudah sepadan ?”.

    Terimakasih atas jawabannya Pak,

    Demikian, dan salam hormat kepada bpk.Nurhana & Keluarga.

    Indro

  12. saya bercita cita dari dulu ingin menjadi seorang anggota TNI, tapi semua itu gagal semua dan membuat ku sedih dan agak kecewa sampai sekarang,

  13. Dear all,
    Kadet MA dan pelatih MA yang gugur saat clash II di Plataran semuanya ada 9 orang, 7 kadet dan 2 pelatih (maaf kalo salah) di antaranya adalah Vaandrig Cadet (VC) Lily Rochly (MA II Yogya), yang kemudian dinaikkan pangkatnya menjadi Letda anumerta. Selain itu ada Letda Utoyo Notodirjo (MA I Yogya) salah seorang lulusan terbaik MA angkatan I. Hingga sekarang setiap angkatan baru Akmil selalu mengunjungi Monumen Perjuangan Taruna di Plataran.

    Memang AMN 65 yang paling banyak menelorkan jendral dibandingkan angkatan lain, tapi tak satupun dari angkatan ini yang berhasil jadi KSAD. Ini karena setelah R. Hartono (AMN 62) langsung diganti Wiranto (AMN 68).
    Hal ini sama dengan yang menimpa abituren MA I – II Yogya, yang tidak satupun dari mereka ada yang menjadi KSAD, padahal merekalah cikal bakal dari Akmil. Justru yang jadi KSAD adalah Rudini (MA III Breda/ 1954).
    Padahal dari MA I banyak yang jago-jago perang dan pemikiran yang hebat, seperti Sayidiman, Susilo Sudarman, Wiyogo Atmodarminto, Himawan Sutanto, Seno Hartono, Henuhili, dll. Sayidiman sendiri saat itu (1973) sudah WAKASAD dengan pangkat Letjen, jadi tinggal selangkah saja untuk KSAD, masih terpeleset juga. Akhirnya dijadikan gubernur Lemhanas (1974).
    Kekuasaan (politik) memang sangat berpengaruh dalam menentukan karir seseorang.

    Salam,
    Tidar Bakti Tanpa Akhir

  14. grandong, asswrwb…

    trims atas sharingnya…

  15. Dear Pak Nur,

    Dulu, waktu Bapak menjabat Dan POMDAM IX/ UDY, kan Xanana sempat dititipkan ke POMDAM IX/ UDY katanya, supaya bisa kooperatif dalam pemeriksaan, kalo yang memeriksa CPM. (katanya koran waktu itu…betul nggak sih, Pak? Saya liat di koran waktu itu Xanana lg memberi keterangan/ cerita ke Pak Sulatin sama Pak Nurhana)
    Seumpama, dulu ditamatkan riwayatnya, mungkin cerita tentang TIMTIM akan jadi lain dari sekarang. Tapi ini berandai-andai aja, Pak, karena takdir Alloh SWT memang mengharuskan TIMTIM lepas dari NKRI.
    Bagaimana pendapat Bapak?
    Apa perintah dari MABES ABRI saat itu dalam menangani Xanana?

    Terima kasih atas perhatiannya.
    Wassalaam.

    Tidar Bakti Tanpa Akhir

  16. Ass..

    Yth. Bp Nurhana

    Saya siswa SMA kelas 3.Saya berniat ingin masuk akmil setelah lulus nanti.Tapi,saya punya kendala pada gigi.Apakah gigi gingsul bisa LOLOS AKMIL pa tidak?Untuk renang yang ditestkan berapa jauhnya?Pak.tinggi saya 173,berat badan 60,berapa idealnya untuk ukuran saya ini.Pak,saya minta doa restunya dari bapak.
    Terima Kasih.

    Wass…

  17. Untuk membaca perjalanan, pemikiran dan tulisan Bp. Sayidiman,
    Silahkan mengunjungi Blog Bp. Sayidiman Suryohadiprojo.

    http://sayidiman.suryohadiprojo.com

  18. Ijin kbetulan saya Lulusan Akmil 02…ijin bergabung…senang bisa membaca tentnag Akmil…

  19. wah2 klo membca crita di web ini,,
    q jdi ingat basis q di akademi perhubungan,,
    tpr bdanya cma ga ad ltihan persenjataan…

    tetep smngat deh,,
    buat negara indonesia tercinta…
    cz sesama aparatur negara hrus sling support..

  20. These are some massages from an old military academy graduate to the corps of cadet attending the military academy about what the military academy does to the cadets:

    They build your basic character. They mold you for your future roles as the custodians of the nation’s defense. They make you strong enough to know when you are weak, and brave enough to face yourself when you are afraid.
    They teach you to be proud and unbending in honest failure, but humble and gentle in success; not to substitute words for action; not to seek the path of comfort, but to face the stress and spur of difficulty and challenge; to learn to stand up in the storm, but to have compassion on those who fall; to master yourself before you seek to master others; to have a heart that is clean, a goal that is high; to learn to laugh, yet never forget how to weep; to reach into the future, yet never neglect the past; to be serious, yet never take yourself too seriously; to be modest so that you will remember the simplicity of true greatness; the open mind of true wisdom, the meekness of true strength.

  21. Assalamu’alaiku..pak Nurhana..
    Ini pertama kali sy baca ttg bpk di blog dan langsung saya(belajar,katakanlah begitu,krn mungkin bahasa yg sy tuliskan kurang cocok utk disimak)merespon tanggapan2 yg tlh sy baca.
    sy seorg guru BP di sekolah SMA A Wahid Hasyim Tebuireng Jombang,yg mayoritas sisiwa2nya para santri.
    beberapa siswa yg konsultasi byk yg ingin masuk tentara terutama AKABRI krn mereka berpkr dlm sikon keseharian mereka di pesantren tlh dididik disiplin(dg orientasi pendlman agama Islam)
    Krn product knowledge(maaf bila melabel demikian)ttg Akabri yg sy ketahui msh begitu minim(untunglah sy bs bc blog dr bpk Nurhana,wlau msh jg blm byk paham,bkn berarti tulalit lho)jd sy hanya memberikan pemahaman yg masih minim pd siswa ttg AKABRI(sy sebut pemahaman krn ada ada siswa yg dr bodynya pendekar alias pendek kekar ngotot ingin msk tentara)
    Setlh bc tulisan bpk,sy jd ikut bangga krn di Indonesia ini(untunglah)ada sekolah2 pendidikan yg betul mengajarkan patriotisme tanpa melupakan keESAan Tuhan.
    Bpk sy jg seorg pensiunan tentara(walau bkn lulusan AMN)&ad ipar sy lulusan AKMIL 93,rasa bangga terhadap jiwa kemiliteran btl2 terasa dlm keseharian sy,sampe2 sy berharap dpt suami tentara,syukur Alhamdulilah klo dpt alumni AKABRI(ups hihi maaf pak,kok sy jd curhat colongan gini ya)
    Sy dukung 100% bhw sklh2 pendidikan militer terutama AKABRI(krn sdh teruji ga ada anak yg bonyok sampe tewas saat pendidikan,tdk spt sklh lain yg ga enak klo disebut labelnya)btl2 mampu membentuk seseorang menjadi Manusia yg menjiwai jiwa manusianya tanpa melupakan adanya Zat Maha Penguasa&menanamkan jiwa patriotisme tanpa setengah hati.
    Salam hormat utk keluarga bpk&semoga blog ini jd wacana silaturahmi yg selalu diberkahi ALLAH SWT, amiiin

  22. Assalamu’alaiku..pak Nurhana..
    Ini pertama kali sy baca ttg bpk di blog dan langsung saya(belajar,katakanlah begitu,krn mungkin bahasa yg sy tuliskan kurang cocok utk disimak)merespon tanggapan2 yg tlh sy baca.
    sy seorg guru BP di sekolah SMA A Wahid Hasyim Tebuireng Jombang Jatim.Siswa2nya para santri pondok pesantren tebuireng, beberapa siswa yg konsultasi byk yg ingin masuk tentara terutama AKABRI krn mereka berpkr dlm sikon keseharian mereka di pesantren tlh dididik disiplin(dg orientasi pendlman agama Islam)
    Krn product knowledge(maaf bila melabel demikian)ttg Akabri yg sy ketahui msh begitu minim(untunglah sy bs bc blog dr bpk Nurhana,wlau msh jg blm byk paham,bkn berarti tulalit lho)jd sy hanya memberikan pemahaman yg masih minim pd siswa ttg AKABRI(sy sebut pemahaman krn ada ada siswa yg dr bodynya pendekar alias pendek kekar ngotot ingin msk tentara)
    Setlh bc tulisan bpk,sy jd ikut bangga krn di Indonesia ini(untunglah)ada sekolah2 pendidikan yg betul mengajarkan patriotisme tanpa melupakan keESAan Tuhan.
    Bpk sy jg seorg pensiunan tentara(walau bkn lulusan AMN)&ad ipar sy lulusan AKMIL 93,rasa bangga terhadap jiwa kemiliteran btl2 terasa dlm keseharian sy,sampe2 sy berharap dpt suami tentara,syukur Alhamdulilah klo dpt alumni AKABRI(ups hihi maaf pak,kok sy jd curhat colongan gini ya)
    Sy dukung 100% bhw sklh2 pendidikan militer terutama AKABRI(krn sdh teruji ga ada anak yg bonyok sampe tewas saat pendidikan,tdk spt sklh lain yg ga enak klo disebut labelnya)btl2 mampu membentuk seseorang menjadi Manusia yg menjiwai jiwa manusianya tanpa melupakan adanya Zat Maha Penguasa&menanamkan jiwa patriotisme tanpa setengah hati.
    Salam hormat utk keluarga bpk&semoga blog ini jd wacana silaturahmi yg selalu diberkahi ALLAH SWT, amiiin

  23. saya ingin bertanya!
    sama seperti rizki di atas!
    msh klz 3SMA
    tinggi saya 173
    berat pun sama 60.
    apakah itu cukup?
    karena saya sangat mencita-cita kan untuk masuk akmil.
    itu merupakan dambaan saya sejak masih di bangku SD!

    setelah saya membaca blog ini.
    hati saya pun mulai membara-bara.

    semoga saya bisa masuk AKMIL dan bergabung untuk membela negara. AMIN

  24. Assalamu’laikum wr wb..
    Apa kabar pak?mg selalu sehat&bahagia..amin
    bapak pasti banyak mengenal daerah2 di Indonesia terutama Jatim dan pasti tau daerah jombang walau sempet heboh dg kasus ryan sang penjagal.memalukan tp ya namanya hidup pasti ada cerita yg menyenangkan ataupun yg terjelek sekalipun.
    Kadang dalam hidup,kita jlni sesuatu yg ga menyenangkan tp justru akhirnya kita mendpt hikmah dan membuat kita belajar&menyadari kapasitas diri kita yg tidak sempurna walaupun dibanding dg makhluk lainnya kita lbh sempurna.
    setiap hari sy melewati daerah perkebunan tebu,perjlnan menuju sekolah tempat sy ngajar.Sering sy nemuin pr buruh/kuli angkut tebu ato penebang tebu yg rt2 ibu2.sering ngenes lht mereka,kdg sy klo ada waktu sempatkan ngobrol dg mereka.Pola pirir mereka begitu sederhana dan buat sy jd banyak belajar dr mereka.
    terkadang kita selalu lupa menghitung banyaknya kebahagiaan yg kita dptkn ketika kita menpt kesulitan dan lbh byk menghitung kesulitan yg kita hadapi.merasa jd org paling menderita sedunia.
    seberapa seringkah kita bersyukur ketika kita dibangunkan lagi dari tidur?mungkin lbh seringnya kita langsung bangun.hehe maaf bkn sok gurui tp pengalaman pribadi.
    saya sangat yakin semakin kita bersyukur semakin kita bahagia krn ukuran kebahagiaan bkn dr materi yg cuma sbg stimulus tp dari diri kitalah yg memunculkannya.
    kemaren sy lht seorg ibu yg kuli tebas tebu makan sarapan dg bubur sruntul,terlht begitu nikmat seolah makan steak dr hotel bintang lima.
    sedang kita kadang udah makan enak malah merasa kurang enak,ironis ya..
    saya tipe wanita yg lbh suka daerah2 alam ketimabang mall ato salon(maklum gaji guru ga cocok utk tempat begituan,mending utk yg lain.yg lbh barokah)
    tp kenapa mall ato salon ato tempat hang out/clubbing srg indentik jd tempat refreshing ya,maaf bkn sok alim tp sy rasa klo kita mau refreshing,sumbernya di hati kita deh..maaf lho ini pemikiran sy yg wong ndeso.walau sekali waktu perlu juga mengetahui tempat2 spt itu tp bukan jd member tentunya.
    HIDUP ADALAH PERJUANGAN..akan sgt berbeda artinya dg BERJUANG UNTUK HIDUP..
    (DAN SETIAP ORG PASTI AKAN PUNYA PENDPT SENDIRI DG 2 KALIMAT TERSEBUT SESUAI DG PENGALAMAN MASING2)
    semoga hidup kita yg hanya sekali ini bisa berati,bermanfaat&penuh berkah ALLAH SWT,amin..
    terima kasih pak,sy jd ada tempat sharing.syukur alhamdulilah bpk mau merespon.yg pastinya sy akan senang sekali..
    wasslm wr wb..

    • Wenning Purbatin Palupi…asswrwwb….

      Wah saya sangat terkesan dengan tulisan mbak Palupi ( Palupi ini nama yang terkenal…saya selalu ingat ungkapan”Apa yang kau cari Palupi..?”)…
      Namanya bagus sekali, mungkin dulu orang tuanya seniman ya, beri nama pakai Palupi, atau memang nama orang tuanya?…
      Saya juga anak seorang guru, sehingga darah dan karakter /jiwa seorang guru mengalir dan mempengaruhi pikiran dan hati nurani saya…

      Kalau daerah penugasan saya, alhamdulillah, lengkap dari Sabang sampai Merauke, mengalami hidup diberbagai daerah dan budaya berbeda serta kondisi alam serta masyarakat yang multi budaya…apa yang palupi lihat, sudah sering saya lihat pula didaerah pedalaman Indonesia…memang mereka walau dalam keadaan ekonomi yang sangat bersahaja, tapi soal kebahagiaan, mungkin mereka lebih bisa menikmatinya daripada masyarakat perkotaan…

      Untuk memberdayakan mereka, kita perlu pemimpin bangsa seperti Soekarno, yang peduli terhadap kaum Marhaen, petani kecil yang hidup mandiri dan ulet…
      Sekarang ini nasib petani terpinggirkan, mereka hanya dijadikan obyek kampanye para pimpinan partai politik yang berkuasa, setelah mereka menang dan berkuasa, petani kembali dilupakan….semoga dalam pilpres 2009 ada perubahan yang signifikan….

      Saya ingin cerita banyak, tapi waktu terbatas..kasian yang lain belum sempat dibalas…antri…maaf ya…Sekali lagi saya sangat mengapresiasi pandangan hidup anda, semoga tetap tegr dan sukses…sampai jumpa lagi…

  25. bapak..kisah yang sangat bagus sekali

    doakan supaya saya tahun ini diterima menjadi taruna akmil 2009
    amin..

    terima kasih atas ceritanya, saya jadi tahu sedikit demi sedikit bagaimana kehidupan akmil di magelang

    doakan saya ya pak

  26. pa,
    saya roby taruna tingkat3
    saya juga ngerasai jadi taruna ya walaupun hanya taruna smkn 1 pelayaran pangandaran tapi saya tetep bangga karna saya pernah ngerasain juga dididik salama 3 bulan oleh senior!!!!

  27. Assalamualaikum pak,
    mau tanya pak, kalo gigi gingsul itu gimana pak?apakah menjadi penggagal untuk masuk TNI?mohn dblz..mksh

  28. TRAGEDI “DAMAR WULAN” yang selalu dingat…

    Sangat menyakitkan bagi Orang Tua saya…

  29. Bismillah..Bismillah..Bismillah..

    saya ikut terharu membaca tulisan Bapak..
    sepertinya jiwa ini sudah rindu sekali..

  30. Asslamualaikum wr.wb..
    pak tirta, saya senang skali dengan tulisan bpk..
    saya juga mau berbagi cerita dengan bapak.

    rumah saya di Magelang, di suatu kompleks (bukan panca arga)tepat bersebelahan dengan akmil. Keluarga besar saya tidak ada satupun yang menjadi TNI. Tetapi entah mengapa, dalam jiwa saya, kehidupan taruna akmil melekat pada diri saya..
    Ya wajar saja, udah 19 th,tiap pagi saya slalu mendengar suara terompet akmil… slalu dengar latian2 ringan yang melempar bom kecil(saya ga tau namanya, pak..)Dan yang paling buat saya paling senang adalah, ketika taruna2 itu berlatih drumband atau bersorak2 ketika latian. Sangat2 terdengar jelas dari rumah saya…Terdengar begitu kompak..

    Kalau ada pejabat2 tinggi TNI yang kunjung ke AKMIL, komplek saya selalu kena imbas. Dijaga begitu banyak tentara dan polisi di depan gerbang komplek. Jadi kita tidak bisa “wira-wiri” dengan leluasa..

    Hari menyenangkan adalah Sabtu dan Minggu. Hari dimana para taruna itu pesiar. Magelang jadi rame.. Komplek saya juga jadi ikut2an rame , pak… Tetangga rumah saya banyak yang rumahnya dijadikan pos taruna..(karna saya cewe, jadi saya gembira doong pak. hehe. wajar)
    Pokoknya tinggal disebelah akmil mah enak banget deeeh…..
    Tarunanya membanggakan…
    Magelang boleh bangga karena mencetak orang – orang penting, termasuk bapak….

    sekian..
    wassalamualaikum wr.wb.

  31. ceritanya bguuuuus,buat memotifasi saya agar lebih mempersiapkan diri dari sekarang.saya sekarang masih kuliah semester 3 jurusan fisioterpi di solo.minta do’anya teman2 semua agar bisa masuk papk tni.trma ksh.
    salam penuh hormat buat TNI.

  32. wah setelah membaca ini tekad saya masuk AKMIL makin besar pak kalo AKMIL yang bagus di indonesia itu dimana ya pak?

    kalo bapak ada YM?
    saya mau bertanya tanya secara lanjut

  33. [...] suka duka menjadi taruna akademi militer nasional (episode 2/basis … [...]

  34. “predikat Taruna AMN masih sangat manjadi dambaan dan idola pemuda pemudi rakyat Indonesia,,,tidak seperti sekarang…”

    tidak semuanya itu benar pak ! sya juga pemuda sekarang dan saya masih mendambakannya, suatu saat nanti saya akan berada di Militer dengan Ijin Allah SWT… Doakan ya pak…

    • bintang aji, asswrwb….trims atas apresiasinya….

  35. ass…

    saya baru tau ternyata di dunia maya saya bisa mengetahui tentang adik nenek saya yg meninggal pada serangan 9 Januari 1949 Vaandrig Cadet (VC) Lily Rochly (MA II Yogya) ada beritanya ((Kegiatan yang dilakukan oleh KOmpi MA selama perlawanan gerilya, antara lain penghadangan terhadap Belanda dan penghadangan dan penyerangan di jalur jalan Yogyakarta – Solo, Yogyakarta – Kaliurang. Selain itu Kompi MA juga berperan dalam serangan umum kedua tanggal 9 Januari 1949. Dalam serangan umum tersebut seorang taruna yang berpangkat Vandrig Kadet Lily Rochly gugur sewaktu menyerang Markas Militer Belanda di Gondokusuman (Sekarang Musium TNI-AD)). saya sekarang memegang tanda bintang Kartika Eka Paksi Kelas III, Piagam Tanda Kehormatan, Artikel Koran, undangan2 a.n Lily Rochly yg diberikan dr ortu saya. Saya sebagai cucunya merasa bangga trhadap Lily Rochly sehingga dtmpat kelahirannya sdh di abadikan mnjadi nama jalan,kemudian ada nama gedungny d magelang. saya inginkan lebih banyak lagi info tntang beliau,bisakah ada yang membantu? saya pingin sekali melihat Foto-fotonya jika ada. Dan saya pengen lebih memaknai arti dari penghargaan yg diberikan kpd beliau. jika ada yg bisa bantu mhn contact : davikb@yahoo.com.

    terima kasih.

  36. Pak , bagaimana kabarnya

    • andra, asswrwb, kabar baik, saya sedang nengok anak dan cucu saya di Manchester , UK/Inggris…

  37. saya belum baca semua tapiu terima kasih saya jadi tau disiplin di situ…sangat laha berharga…ada tulisan lain share ya pak?….yopi di purwokerto salam

    • javabig, asswrwb, thanks for your visit and comment…betul disiplin sangat penting bagi keberhasilan pelaksanaan tugas appun, baik sipil dan militer…disiplin adalah kunci keberhasilan pelaksanaan tugas pokok kita….

  38. pak, saya masih duduk di kelas 3 . mau tanya pak , kalo dari SMK/STM bisa ga masuk AKMIL ? saya ingin sekali paak . cita2 saya sejak kecil .
    oh iya pak , salam buat anak bapak , bukunya ESQ sangat berguna untuk saya dan masa depan saya

  39. salam buat kakakku :*

  40. Pak,saya kls 2 SMA sebenarnya ingin sekali msk akmil tp tinggi saya kurang.
    Olahraga yg cocok utk meninggikan badan apa ya pak? Dan waktunya kira2 jam brp? Ada saran lain tdk pak? Trimakasih

  41. Pak, saya mau tanya mahal gak sih masuk tentara soalnya saya orang sederhana yang tinggal sama ibu . kebetulan bapak udh meninggal. mohon petunjuknya bagaimana caranya agar bisa masuk tentara bagi yang tidak mampu.

  42. keren :)

    • saya mau tanya kira” lulusan sarjana bisa tetap menjadi seorang tentara tidak?

      ________________________________

      • David, bisa, lewat jalur Daftar ke PA PK di Mabes TNI AD/situsnya

      • boleh minta link yang resminya? dan persyaratan”nya

        Thanks & Best Regards, david

        ________________________________

  43. Salam kenal, Pak Nurhana Tirtaamijaya….
    Saya dulu ingin masuk akmil Pak, tapi ga jadi, karena saya masih ad kekurangan waktu itu, akhirnya tidak jadi mendaftar.. sukses selalu..

  44. Asalamualaikum Wr Wb. Makasih atas artikel bacaan di atas pak. Saya semakin semangat masuk AMN.. Saya bersumpah atas nama Allah jika saya masuk akmil saya rela mati demi utuhnya NKRI… Mohon bimbingan pak, saya kelas 3 SMA ini (IPA)..

  45. Subhanallah… Semoga Allah selalu memberkahi dan memberikan kesehatan serta kemakmur untuk bapak dan keluarga… Amin.

    Saya adalah orang yang pernah bercita-cita menjadi serdadu Republik Indonesia, namun semua berjalan lain, hanya karena rencana Nya… Dan saya menjalankan kehidupan ini seperti alurnya lagu yang kadang merdu, kadang fals karena banyak faktor tentunya… Namun, saya tetap menikmati.

    Dan akhirnya kami memutuskan untuk mempersiapkan generasi saya berikutnya….. Gagal mempersiapkan keponakan saya yang lelaki di Panda.

    Tekad saya untuk menjadikan generasi berikutnya, dan ternyata anak darah daging saya, sukses menuju lembah tidar dengan semangat juang luar biasa…. Walaupun saat itu putra kami sempat drop karena kwatir dengan persaingan yang ketat, dan kadang diluar dugaan….

    Akhirnya putra sulung kami melenggang ke Lembah Tidar 2012 ini, walaupun sedih karena harus melepaskannya…. Namun bangga karena bisa bergabung dengan para seniornya….

    Semoga apa yang menjadikan cita-citanya dapat mengikuti jejak para senior dan termasuk Pak Nurhana Tirtaamijaya…. Kebetulan putra kami juga bernama sama TIRTA :D

    Salam persaudaraan

  46. Gile pak!! Keren abiessss sumpeh. :D cuma baca artikel bpk, udh serasa ngalami langsung kejadiannya. :’) Hebat.
    Salut banget buat seluruh tentara Indonesia yg dgn Gagah berani dan Tulus berdiri tegak di depan sang merah putih :’)
    Tarharu bngt saya :’D smoga prajurit2 indonesia semuanye masuk sorga. Amin :’)

  47. Saya tertarik dengan tulisan anda, menurut saya tulisan di atas sangat inspiratif.

    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai pengabdian masyarakat yang bisa anda kunjungi di http://www.lpm.gunadarma.ac.id


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 8.228 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: