SUKA DUKA MENJADI TARUNA AKADEMI MILITER NASIONAL (episode 3)

Tahun pertama di AMN, kami diberi pangkat Kopral Taruna, status hukumnya nya sudah berlaku Peraturan Disiplin Tentara, Hukum Disiplin Tentara dan Hukum Pidana Tentara…

Status kepangkatan Taruna AMN adalah satu tingkat dibawah militer yang sudah berdinas aktif (mereka disebut militer aktif/efektif). Jadi dalam Peraturan Penghormatan Tentara, Kopral Taruna wajib menghormat kepada setiap tentara aktif yang berpangkat Kopral keatas…Penghormatan wajib dilakukan minimal pada jarak 6 langkah, sambil memalingkan kepala kita kepada yang dihormati…

Setiap taruna AMN harus selalu memberikan penghormatan kepada sesama taruna ataupun militer aktif, bila berpapasan dijalan, walaupun pangkatnya sama, apalagi kepada senior…Kalau melanggar, seniornya berhak memberikan tjndakan disiplin berupa push up, atau sit up atau scout jump atau lari keliling lapangan, saat pelanggaran terjadi…,Jadinya, dalam 24 jam hidup di asrama Taruna AMN, setiap kopral taruna harus melakukan penghormatan ratusan kali..

Diluar jam kerja, selesai apel siang, pembinaan kehidupan corps taruna AMN, diberikan sepenuhnya kepada Kelompok Komando Corps Taruna, yaitu taruna tingkat tiga ( berpangkat Sersan Mayor Taruna) yang  dipilih dan ditunjuk oleh Gubernur AMN. Organisasi resmi ini disebut “Kelompok Komando Corps Taruna AMN”…Personil kelompok komando ini dipilih dari taruna tingkat 3 yang prestasinya selama tingkat 2 sangat menonjol, baik dibidang fisik, intelektual akademi dan mental kepribadian.

Struktur organisasi Kelompok Komando Corps Taruna AMN, meniru struktur Kelompok Komando Pelatih dari militer aktif, yaitu: Pokdo Men Cor Tar(Kelompok Komando Resimen Corps Taruna), Pokdo Yon Cor Tar(Kelompok Komando Batalyon Corps Taruna), Pokdo Ki Cor Tar ( Kelompok Komando Kompi Taruna ), Pokdo Ton Cor Tar ( Kelompok Komando Peleton Corps Taruna).

Para personil yang duduk dalam Kelompok Komando Corps Taruna ini memiliki hak sepenuhnya sebagai atasan didalam Peraturan Disiplin Tentara, walau terhadap sesama tingkat tiga tetapi hierarkhi dalam organisasinya berbeda. Seorang Serma Tar yang menjabat Komandan Peleton Corps Taruna, wajib memperlakukan Sermatar yang menjabat Komandan Kompi Corps Taruna- keatas, sebagai atasannya didalam penghormatan dan pengambilan keputusan.

Karena itu Kelompok Komando Corps Taruna ini sangat berwibawa dan dihormati didalam kehidupan kampus semua taruna AMN, baik didalam maupun diluar kompleks kampus AMN…( bukan ditakuti atau dibenci oleh bawahannya seperti di STPDN…)…Para personil Kelompok Komando Corps Taruna tersebut, tetap diawasi dengan ketat oleh Pembina dari militer aktif, yang tentunya tidak kalah berwibawanya, karena mereka berhak menghukum semua taruna AMN, termasuk Kelompok Komado Corps Taruna ini, mulai paling ringan sampai pemecatan…

Para taruna tingkat satu, kurikulumnya 60% pelajaran praktek militer, 40 % teori disiplin ilmu militer dan sipil. Pada umumnya tingkat satu diberikan pelajaran teori dan praktek semua tugas militer aktif yang berpangkat prajurit aktif (pangkat terendah), termasuk bertugas jaga di pos jaga kompleks kampus AMN pada hari libur, secara bergantian..

Bobot penilaian prestasi di AMN, berbeda dengan di perguruan tinggi sipil. Di AMN, bobot kwalitas mental kebribadian (kejujuran,keadilan, disiplin, tanggung jawab, bekerjasama, kepedulian, loyalitas, keuletan, integritas, dedikasi,  kepemimpinan, visioner) diberikan sangat besar yaitu sebanyak 50%, dibanding dengan bobot penilaian prestasi akademi yang 25 % dan fisik yang 25 %…

Jadi, walapun kalau dilihat secara kasat mata latihan fisik di AMN, terutama tingkat satu sangat berat, tapi sebenarnya, justru bobot penilaian nya tertinggi adalah kepada sikap mental taruna setelah digenjot latihan sangat keras, apakah dia menjadi bertambah buas, liar, balas dendam kepada yuniornya, atau justru menjadi manusia yang tangguh, tanggon, trengginas tapi  berbudi luhur…( ini bedanya dengan di STPDN…..)

Walau kami tingkat satu dijadikan obyek latihan kepemimpinan oleh para senior di AMN, kami sama sekali tidak ada rasa dendam dan ingin membalasnya kepada para yunior kami setelah kami tingkat tiga….kami justru selalu menghormati, mengagumi senior kami, bagaimanapun kerasnya, karena kami sadar itu semua dalam rangka mendidik kami diluar jam dinas agar menjadi taruna yang tangguh, tanggon, trengginas, tapi berbudi luhur..

Diluar perpeloncoan, kami tingkat satu tidak pernah mendapat perlakuan pelecehan, penghinaan, apalagi penganiayaan fisik dan mental dari para senior kami….semua tindakan disiplin yang diberikan memang untuk pembinaan fisik dan mental kami juga….( ini benar lho, bukan ngecap…I tell the truth..only the truth…)

Diluar kegiatan kurikulum, tingkat satu juga diberikan kesempatan untuk memilih kegiatan extra kurikulum seperti kesenian, olah raga umum, olah raga militer, olah raga bela diri, drum band,music Band, menulis majalah dll…

Saya pribadi memilih extra kurikulum olahraga bela diri Judo dan kegiatan Drum Band Qanka Lokananta..Saya pilih Judo, karena memang itu hoby saya sebelum masuk AMN…… Pilih Drum Band Qanka Lokananta, karena ini adalah Ikon AMN, bahkan ikon TNI AD, bahkan Nasional, karena sering digunakan dalam berbagai event penting nasional di Jakarta seperti pada parade pembukaan Conefo, Ganefo, 17 Agustus, 10 November, 5 Oktober dll…Saya memang pengagum Drum Band Qanka Lokananta, salah satu Drum Band Nasional terbaik disamping Drum Band dari AAL dan AAU (waktu itu belum ada Drum Band Akpol maupun Marching Band sipil…)

Pemilihan kedua kegiatan extra kurikulum ini sebenarnya terlalu memberatkan diri saya secara fisik dan akademi/intelektual……Bayangkan, latihan drumband dilakukan rutin semingu tiga kali, pagi hari sebelum masuk kuliah ( jam 06.00-0700)…akibatnya, saya harus bangun dan makan lebih pagi, lalu latihan drumband, dimana teman lain yang bukan drumband mempersiapkan diri belajar untuk menghadapi ulangan hari itu….sehingga pada mulanya sering nilai akademi/intelektual saya kedodoran merah….Apalagi kalau ada kegiatan main drumband keluar kota seperti Jogya, Semarang, Solo, Jakarta dan harus meninggalkan ujian akademi (kebetulan saya mulai tingkat satu sudah terpilih sebagai peman inti drumband sebagai pemukul genderang, dipenjuru depan kiri ( posisi penting dan strategis)……Terpaksa saya harus ujian susulan sendirian….Berat…Tapi karena hoby dan ada kebanggaan, saya terus bertahan….( Sampai akhirnya pada saat tingkat tiga, saya terpilih menjadi pemimpin drumband/Stick Master/Mayorete dari Drum Band Qanka Lokananta..)

Kegiatan olah raga bela diri judo, dilakukan sore atau malam hari, seminggu sekali, dilatih oleh Profesor Makino dari Jepang,,,saya terpilih menjadi tim inti judo AMN dalam setiap pertandingan keluar…Sebenarnya kegiatan judo ini juga menjadikan saya semakin repot….pagi hari latihan drumband, sore hari judo….( kalau saya pikir sekarang, saya sendiri aneh..kok saya mau dan bisa bertahan dengan semua kegiatan ini, kok saya tidak sakit atau gagal..mengapa tidak santai saja seperti teman lain yang extra kurikulumnya pilih kesenian atau music band???…mungkin inilah pilihan hati sanubari saya… bukan akal fikiran saya yang menghitung untung rugi…).

Sering akibat latihan judo yang penuh latihan bantingan, kaki saya terkilir dan terpaksa jalan dan lari dalam barisan sambil terpincang-pincang….( gila bener saya waktu itu, kok mau ya….mungkin karena saya masih muda, usia sekitar 20 tahun…gak pikir cape atau takut celaka….pokoknya jalani aja, gimana nanti…kalau harus mati ya biar aja, itu yang ada dalam fikiran saya waktu itu…saya demikian bangga bisa masuk AMN dan rela mati dalam latihan…tapi aneh nyatanya malah bisa hidup segar bugar sampai sekarang….)

Dari uraian saya diatas, apakah para pembaca masih setuju dengan pernyataan beberapa pakar pendidikan di Indonesia yang mengatakan bahawa kasus penganiayaan dan pembunuhan terhadap yuniornya di kampus STPDN adalah akibat meniru system pendidikan di Akademi Militer..??? Pertanyaan dalam hati saya adalah system pendidikan Akademi Militer yang mana???…tolong jelaskan !!!, karena di AMN tidak demikian….Tapi saya malas beradu argumentasi di media massa, karena itu saya tulis auto biografi ini, biar pembaca tahu secara pasti tentang AMN dan tentu hasil didiknya…Sekedar sharing about true story….Biar besok langit akan runtuh, kebenaran dan keadilan tetap harus ditegakan…biarlah saya menegakan kebenaran dan keadilan dengan cara menuis di blog ini saja…karena saya sudah menjadi masa lalu kehidupan sekarang…..saya sekarang hanyalah lasykar tak berguna (kata orang Malaysia….)..

Sampai jumpa di episode berikutnya….

  

224 pemikiran pada “SUKA DUKA MENJADI TARUNA AKADEMI MILITER NASIONAL (episode 3)

  1. Thankyou sir.. for your Great Information for me..

    Om, itulah bayang2 kehidupan yang saya dambakan.. Pengawalan yang keras pada proses perploncoan justru makin memotivasi diri saya..

    Biar tubuh hancur lebur atau darah berceceran.. asal Jiwa Prajurit Sejati ada didalam dada..

    dan.. Saya juga mulai tertarik dengan dunia Polisi Militer.. Om benar2 inspirasi saya..

    Doakan saya Om.. Suatu hari nanti.. justru AKMIL yang mencari2 pemuda yang ingin mengabdikan diri.. karena semakin kecil kemauan pemuda2 itu..

    dan saya akan bangun di Asrama Tidar..

  2. sy terinspirasi banget bang..

    walaupun sy sdh gagal tahun lalu di lembang, tp smgt sy ttp besa untuk msk AMN..

    doakan sy bang bs lulus agar setidaknya bs jg spt abang menjd taruna yang tangguh..!!

  3. Asswrwb, untuk Ody dan Utank..

    Trims untuk kunjungan dan komentar anda …

    Saya ikut berdoa semoga cita cita anda berhasil..

    Pesan saya, lqakukan persiapan mental dan fisik sebaiknya, lakukan semua test dengan hati bulat dan ikhlas, niat jihad fisabilillah,berjuang dijalan Allah melalui kehidupan militer…Serahkan putusan akhir kepada Allah, jangan takut tidak lulus…Allah maha tahu niat ikhlas dalam hati anda…percayalah….

    Saya juga melalui dua kali ujian masuk AMN…yang pertama tidak lulus karena niatnya belum bulat betul, masih ingin senang senang jadi mahasiswa Unpad di Bandung, terutama karena pacar saya tidak setuju…

    Yang kedua baru lulus, karena niat sudah bulat betul, hati sudah ikhlas untuk jihad fisabilillah, mati dijalan ALAH….

    Saya terharu dan bangga pada para pemuda masa kini yang masih menghargai perjuangan kehidupan militer yang berat tapi sering dilecehkan oleh masyarakat luas, karena kesalahan sekelompok kecil pimpinan TNI yang berhianat terhadap Doktrin Perjuangan TNI, terhadap Sapta Marga dan Sumpah Prajurit….Akibat kebijakan politik orde baru…
    Dengan berbuat korup dan dzalim terhadap masyarakat sipil…

    Semoga anda semua sukses….amin..

    • kk,,,janji q bulat,,,ingin jadi TNI q ingin membuat ke dua ayah dan ibu q bangga,,denga apa yg q lakukan saat ini,,jika aku lulus,,aku siap di tugaskan d mna saja ,,,lebih baik q pulang nama ,dari pada pulang kalah…doa kan q lulus ,,,walau q berasal dari keluarga yg kurang mampu,,,tapi uang gak jdi masalah bagi aku,,aku tes scaba,,masuk dari jawa…

      nama: MHD.ARIS MUNANDAR SIMANGUNSONG

      gol,darah = O

      HIDUP TNI……

      • gmn caranya bro untuk bs lulus jdi prajurit tni krn q juga pngen membahagiakan kedua ortuku dan keluargaku by maskur dari madura ..pamekasan

  4. Apa kabar oom ?? lama tak di reply.. haha.. sibuk “urusannya” mas surya ya ?? haha2.. slamat ya Oom, Mas Jaya jadi trainer.. Mas Surya udah nikah dan jadi asistennya Om Ari..

    :)

  5. Hifni, asswrwb..

    Thanks for your visit and comment..

    Viva Akademi Militer Nasional!!!

    Semoga masih ada pemuda masa kini yang mau mengabdi kepada nusa dan bangsa melalui jalur Akademi Militer…Amin..

    Wassalam wrwb..

  6. saya sangat ingin bergabung ke amn dan semoga ditahun pertama saya mencoba yaitu thn 2008 ini saya dapat lulus menjadi taruna amn,saya tak akan takut walau badan hancur lebur akmil tetap di hatiku………

    akmil tunggu saya……………

  7. saya sangat ingin bergabung ke amn dan semoga ditahun pertama saya mencoba yaitu thn 2008 ini saya dapat lulus menjadi taruna amn,saya tak akan takut walau badan hancur lebur akmil tetap di hatiku…….

  8. nicko herlambang, Asswrwb..

    Thanks for your visit and comments…

    Saya bangga bahwa masih ada pemuda masa kini yang masih menghargai perjuangan, mengabdi kepada nusa dan bangsa lewat jalur akademi militer…

    Mengenai aturan umur masuk Akmil saya sendiri kurang paham, mengapa tidak seperti masuk akpol, tapi pasti ada alasannya…ikuti saja aturannya…

    Nanti saya buatkan tulisan bagaimana cara menggunakan waktu satu tahub untuk mempersiapkan diri masuk akmil lebih baik…

    Last but not least, ikuti motto saya: “Do the best and God takes the rest”…..Lakukanlah persiapan sebaik mungkin selama satu tahun (nanti saya tuliskan)..lalu berserah diri kepada Allah SWT apapun hasil akhirnya….Jangan terburu nafsu, tapi juga jangan takut gagal…Rasa kawatir dan rasa cemas yang tersembunyi akan akan menjadi kenyataan, bila terlalu difikirkan…

    Selamat mempersiapkan diri dan sukses..

  9. saya tidak meragukan keterangan yang diberikan,hanya saja saya tetap setuju bahwa sistem pendidikan di STPDN (dan Pendidikan semi militer lainnya) berasal dari militer.
    bukti kalau sistem pendidikan itu dari militer bisa dilihat dari kesamaan tradisi (secara garis besarnya) dan diawal kelahiran pendidikan tsb para instrukturnya ada yang dari militer
    demikian tanggapan saya, terima kasih

  10. Om, motivasi saya untuk menjadi seorang taruna akmil yg tagguh, tanggon dan trengginas semakin membara di hati saya. bagaimana tips untuk mempersiapkan fisik & mental menjadi taruna akmil? om, kpn dimuat kelanjutan dr otobiografi punya om?

  11. Ass. Om…episode 4 & selanjutnya kapan dirilis? Alhmd sy dpt pelajaran banyak ttng kegiatan taruna AKMIL. sy sdh bertekad tahun 2008 sy harus lolos AKMIL dg cara murni. Mohon doa & restu dari semua . Oh iya om tolong kasih tahu tips & strategi lolos AKMIL secepatnya, karena tes diadakan sekitar tgl 1 april. terima kasih.

  12. Salam komando. .bang
    Perkenalkan. .saya hendy. .saya sudh sampai 3X mncoba Akmil tp slalu gagal!yg 1 sy gagal di pantukhir dærh,ke-2 sy gagal di pusat akademik,kmudian yg ke-3 sy gagal lg dipusat krn kalah rank!tnyata byk tjadi praktek KKN dlm sistem pnerimaan prajurit khususNya TNI-AD. .tbukti byk tmn sy yg 1 kodam wkt di dærh gk lulus tp bisa sampe pusat bhkn lulus!apakh TNI skrg ni bnar2 udh dbutakn duit tnp mmentingkn kualitas&kuantitas?trus trang sy sgt kcewa dg ketdkprofesionalNy TNI
    Terima kasih

  13. Hendy Suryo, salam komando juga…!

    Saya sangat prihatin membaca testimony anda tentang ketidak beresan/KKN dalam proses test masuk Akmil…Saya seratus persen percaya cerita anda, karena itupun terjadi pada anak kandung saya, Surya pada waktu ujian masuk Akmil pada tahun 1997…

    Anak saya Surya tertarik ingin masuk akmil untuk menjadi Kopasus seperti kakak iparnya…Untuk itu selama satu tahun saya persiapkan mental fisiknya sebaik baiknya…secara fisik, sering saya bawa lari 10 KM nonstop, agar endurance jauh diatas rata rata calon lainnya..demikian juga lari 12 menit keliling senter ban stadion, dia kuat 7 kali…., push up, sit up, pull up dll semua sudah disisapkan dengan baik…juga kesehatannya…

    Test ditingkat Korem dan Kodam lulus, pada saat ditest kesehatan oleh tim kesehatan Mabes ABRI dinyatakan tidak lulus karena ada Varikokel ( urat merongkol ditestis)….

    Penasaran saya periksa ulang didokter spesialis nya, ternyata tidak benar, tidak sakit apa apa…hanya karena memang anak saya, saya larang memberikan uang pada siapapun dalam rangka masuk Akmil, harus murnni dan bersih 100%….
    Kemudian saya protes ke pada Tim Kesehatan Mabes Abri (saya saat itu bertugas di Mabes ABRI dan mereka semua teman saya) agar anak saya diperiksa ulang karena ada rekomendasi sehat dari Dr.Spesialisnya….Dengan berbagai alasan protes saya ditolak, karena memang saya tidak mau kasih uang atau minta fasilitas apapun,…saya hanya minta anak saya diperlakukan secara wajar, jangan dikerjain/dipersulit karena tidak mau kasih uang pelicin pada tim dokternya…

    Akhirnya saya katakan pada anak saya,:”Sudah, jangan kecewa, gak usah masuk Akmil kalau harus menyuap, berarti Tuhan punya rencana yang lebih baik bagi kamu….”

    Akhirnya anak saya saya sekolahkan di Australia selama 3 tahun, dengan biay beberapa ratus juta rupiah, tapi saya ikhlas….untuk suap panitia penerima Akmil, sepeserpu haram buat saya!!!..dan sekarang Surya telah berhasil memiliki pengetahuan dan kemampuan berbahas Inggris yang prima sehingga diterima menjadi Trainer di ESQ LC, sering keliling keluar negri dan sudah mendapat tempat yang sesuai dengan hati nuraninya…Berjihad di jalan Allah….

    Jadi KKN itu memang ada dan harus diberantas, maka kalau mau masuk Akmil, jangan menunjukan bahwa berasal dari orang yang punya uang, malah dikerjain…lebih baik tunjukan seolah olah betul betul anak keluarga yang tidak mampu, agar jangan diperas…Bayangkan, anak Kolonel CPM di Mabes ABRI (saya pribadi) pun mau diperas, gila memang…!

    Bagi yang mau mencoba masuk Akmil, jangan jadi mundur, tetap mencoba, karena setahu saya banyak anak keluarga miskin yang justru diterima, tanpa bayar apa apa…jadi peluang masih ada….Yakinlah, asal kita berusaha keras dan mendapat ridhi Tuhan, para pemeras itu akan disingkirkan Tuhan…Amin…

  14. Adhitakarya Mahatvavirya Nagarabhakti..
    kalau tidak salah seperti itu,karena saya baru sampai di resimen chandra dan karena alasan kesehatan harus meninggalkan lembah Tidar..
    doakan saya om supaya tahun 2008 ini saya benar-benar di lantik…
    Akademi Militer bukan tempat untuk orang yang bermental lemah,Akademi Militer tempat untuk calon Perwira Di bina dan Di didik Jangan di samakan dengan STPDN…
    doakan ya om salam kenal ex. Capratar 2007.061..

  15. Trims skali bang atas saraNy!
    Mmang bnr pa yg abang utarakn tsbut!yg ingin sy tanyakn,bagaimana mntal calon2 perwira TNI qt Nanti pabila dr awal sudh dididik spt tu!sy jd meragukn kmampuan para calon perwira TNI ms datg!swkt sy mgikuti sleksi sy sring mrasa dcurangi!
    Sy suka dbritahu oleh tmn2 sy yg lulus bhwa banyak calon2 yg sudh dnyatakn tdk lulus di pusat!tp kmudian muncul lg di pndidikn jd mreka mnyusul!bagaimana itu?sy sungguh prihathn thdp kinerja panitia pnerimaan prajurit TNI…

  16. Daim, Asswrwb…

    Maaf ya, om sudah bikin artikel tersebut langsung di blognya beberapa hari yang lalu..agak panjang, eh tiba tiba lampu mati, hilang deh tulisannya, maklum nulisnya dikantor, pakai PC kantor, bukan Laptop dirumah yang ada back up baterainya…jadinya hilang deh…belum sempat bikin lagi..

    Tapi intinya sbb:
    Menurut analisa dari fakta yang saya pelajari, kemungkinan seseorang untuk lulus diterima masuk Akmil itu hanya 1% saja…artinya dari 100 orang hanya satu orang kemungkinannya yang diterima…
    Artinya setiap calon harus memiliki keunggulam competitive yang tinggi, agar bisa menyingkirkan 100 orang pelamar lainnya….
    Artinya anda harus melakukan persiapan jauh diatas kemampuan rata rata pelamar lainnya, baik dari segi kemampuan fisik, mental spiritual/ideologi dan intelek/akademi..

    Implementasinya adalah secara fisik anda harus mampu test lari keliling senter band stadion bola (400 m) sebanyak minimal 7 kali ( 2800mm/12 menit)…push up 50 kali, sit up 50 kali, pull up 13 kali, scout jump 50 kali….

    Pemeriksaan kesehatan/grand medical check up harus segera dilakukan agar tahu kondisi sebenarnya dan apa yang harus segera dperbaiki….

    Untuk psykhotest, yang penting siapkan kondisi mental dengan prinsip “Do the best and God takes the rest..”…artinya, lakuka semua persiapan sebaik mungkin secara serius, secara allout..kemudian pada saat melakukan pelajsanaan psyckho test, jamgan ada perasaan atau fikiran takut tidak lulus….lakukan denga serius, jangan panik, hasilnya serahkan kepada Tuhan….Jadi lakukan proses persiapan sebaik baiknya, tapi pada saat pelaksanaan test jangan panik dan tegang, relaks saja…

    Selanjutnya, tentang berita danya KKN oleh pihak panitia dengan pelamar tertentu, jangan dihiraukan dan jangan ikut ikutan terpengaruh…anggap saja mereka adalah salah satu dari 100 orang yang harus kita kalahkan/singkirkan…

    Kalau kitya sudah betul betul berusaha keras dijalan Allah toh juga tidak lulus, berarti anda memang tidak diizinkan Tuhan masuk Akmil, sperti anak kembar saya Surya yang dikerjain panitia kesehatannya…gak apa. Tuhan akan memberikan jalan hidup yang lebih baik nanti..

    Ketahuilah, kalau kita berusaha dijalan Allah dan Allah mengizinkan, tidak ada yang mampu menggagalkan usaha/perjuangan kita…percayalah…Mereka yang tidak lulus, bukan hanya dikerjain panitia atau memang tidak mampu, tapi memang Tuhan tidak mengizinkan masuk Akmil, ada tempat yang lebih baik yang lebih cocok…OK?…Jangan pernah irihati atau dendam kepada mereka yang lulus dengan cara menyuap…karena pasti nantinya dia harus menebus kelicikannya pada saat bertugas di militer…mungkin dia akan mati konyol ditenbak anak buahnya dimedan pertempuran atau kecelakaan fatal saat latihan atau dipecat karena buat pelanggaran….Tuhan tidak pernah tidur..dan Om banyak tahu berbagi contoh nyata tentang ini…Tetap tegar berusaha dijalan Allah..Selamat berjuang …ikuti petunjuk saya, anda pasti diridhoi Allah dan diterima masuk Akmil….

  17. Setuju Om….Sebetulnya sy jg pernah merasakan ketidakadilan panitia. Tahun lalu sy ikut tes AKMIL bersama teman sy, hanya pendaftaran & ujiannya berbeda, sy daftar di kodim lalu tesnya di korem cirebon teman sy daftar & tes di kodam Jakarta. Pada tes pantukhir kesehatan pertama dinyatakan sy gagal karena kurang berat badan, sy sangat sedih. Padahal teman sy yang tes di kodam Jakarta sama2 kurang berat badan lulus di pantukhir kesehatan pertama, orang yang mendengar sy gagal karena kurang berat badan malah ketawa (termasuk Kepsek SMA sy) menurut mereka itu tidak logis karena para calon prajurit badannya akan ideal pada saat pendidikan/setelah masa pendidikan. Hal ini juga membuat kakak sy marah & tidak percaya pd DANDIM (sy daftar di Kodim)karena ketidakadilan ini ( waktu dulu dia jg kurang berat badan, tp LULUS. Sekarang pangkatnya Letnan Kolonel Infantri). Tak apalah itu semua sudah berlalu, sekarang sy akan berkonsentrasi penuh pd tes AKMIL 2008 ini, tanpa KKN & Mengandalkan orang lain.
    Rasulallah bersabda:

    “Orang yang munyuap & disuap keduanya akan masuk neraka”.

    Mohon doa & restu pembaca semoga tahun ini sy bisa lolos AKMIL. Amin.
    Terima kasih atas saran & motivasi dari Om, akan sy coba.

    AKMIL…..!!! Aku akan Mengejarmu…!!!

  18. Ass..Wr..Wb..
    Knalin om,,sy hary..
    Sy br kali ini bc artikel anda..
    Brkat artikel anda, sy jd lbih t’motivasi untuk jd catar AKMIL thn 2009..
    Thanx..
    WasS..

  19. Hary, Asswrwb…

    Thanks for your visit and comment…

    Wah panitia penerimaan Catar Akmil tidak repot lagi bikin promosi di TV nih, peminatnya mulai banyak…he he he…

    Syukurlah kalau terinspirasi, semoga cita cita anda tercapai,,,kalau begitu tolong baca juga tipsnya agar bisa lulus…Selamat berjuang !!!

  20. thanx atas infonya!adek saya sekarang ada di tingkat satu Akmil. Setiap ngobrol lewat sms ato tlp,adek saya selalu bilang ga apa2(tapi hati kecil ga percaya). Tapi setelah saya baca blog ini ssaya gak mulai yakin kalo emang di Akmil ga seperti STPDN.

  21. Om, maaf jika agak menyimpang.
    Saya sebenarnya berkeinginan masuk AMN, tp ortu n keluarga ingin saya untuk masuk AAU jogja. Sebab disana saya mudah mencari info sebab dekat dengan rumah.
    Pertanyaan saya, apakah jenis test sama antara AMN dan AAU? sebab saya browsing di internet katanya AMN, AAU, AAL independent dlm seleksinya.
    Saya sudah merencanakan beberapa latihan. dan saat ini saya sudah memasuki “hell week” sebab latihan yang saya lakukan sangat berat.
    tolong berikan tips latihan buat saya agar dapat memberikan hasil maximum.
    terimakasih atas balasanya, semoga dpt membantu saya dlm mencapai cita2 saya membahagiakan ibu, alm ayah, keluarga, bangsa n negara.
    amien…
    Semoga Allah mengabulkan keinginan saya…

  22. Ardhan, asswrwb..
    Thanks for your visit…

    Tips tentang bagaimana lulus test Akmil, sudah saya tulis di situs, tolong dicari dan dibaca dengan teliti…

    Pada prinsipnya test kesehatan dan fisiknya hampir sama…yang agak beda mungkin dalam psikotest dan academi test…

    Tapi kalau yang dituju menjadi penerbang, test kesehatannya lebih berat dan teliti…

    Silahkan cari tulisan saya tentang tips tersebut…

  23. Hati dan jiwaku berkata”walaupun badan hancur lebur,hatiku tetap akmil,berjuang di dpan Allah. . .Saya bnar2 trmotivasi stlah membaca artikel yg dtulis oleh bapak.Semangat di hati berkobar.Tahun ini saya akan mendaftarkan diri sebagai taruna akmil. . .Hati saya sudah bnar2 bulat. . .Doakan saya semoga berhasil pak. . .Amien. . .

  24. Saya berasal dari keluarga kurang mampu. Pilihan rasional untuk melanjutkan pendidikan gratis di tengah zaman di mana pendidikan semakin mahal ini adalah salah satunya adalah dengan menjadi Taruna AKMIL. Saya tidak perduli dengan isu-isu supremasi sipil yang cenderung mengecilkan peran TNI. Bagi saya, TNI tetap punya peran penting dalam mengawal apa yang mereka-mereka sebut sebagai era demokratisasi ini. Jika mereka menuntut profesionalisme TNI, hendaknya anggaran TNI jangan dipotong seraya membenahi prosedur pengadaan Alutsista TNI secara lebih transparan. Jangan sampai para penerbang tempur TNI AU harus mengawaki pesawat tua dengan resiko tinggi. Sayang, pendidikan taruna bukan biaya yang sedikit.

  25. Sermatar Martoyo, asswrwb….

    Trims untuk kunjungan dan komentarnya…

    Banyak alasan untuk masuk taruna Akmil, termasuk alasan yang anda sampaikan…

    Kalu saya terus terang ingin membahagiakan ayah saya yang ingin sekali saya masuk AMN…entah kenapa, saya sendiri tidak diberitahu…

    Saya waktu kecil pengen jadi Pilot AURI, penerbang tempur, tapi tidak bisa karena saya SMA bagian C/Ekonomi (sekarang jurusan ini dihapus)…

    Saya jalani saja pendidikan di AMN tanpa berpikir mau jadi apa, yang penting membahagiakan ayah saya…
    Ayah saya meninggal waktu saya tingkat satu/Kopral Taruna…..saya bersyukur sempat memberi kebanggaan kepada ayah saya…

    Kemudian saya memilih Corps Polisi Militer karena ingin menegakan hukum disiplin dan tata tertib dilingkunganABRI, itu saja…

    Kemudian idealisme sebagai TNI akan tumbuh kembang selama penugasan di militer…

    Betul pendapat anda tentang peran TNI/militer, walaupun sekarang ini di Indonesia sedang trend Supermasi Sipil mirip di Amerika Serikat, tapi tetap saja TNI/Militer yang profesional sangat dibutuhkan bagi kelangsungan hidup bangsa sesuai tugas tanggung jawabnya sebagai penanggung jawab pertahanan negara….

    Sebenarnya kalau para penguasa sipil konsisten meniru pemerintahan Demokrasi yang menerapkan hak Supermasi Sipil secara penuh, mereka juga harus meniru bagaimana pemerintah AS menjamin segala kebutuhan tugas dan pribadi militer di AS secara wajar, sehingga militernya bisa profesional, bukan seperti di Indonesia, dimana TNI ditekan terus biaya perawatan, operasional dlsb, sepertinya tidak butuh militer lagi…

    Sabarlah, Indonesia memang sedang masa transisi, dari pemerintahan yang otoriter ke demokrasi yang sebenarnya….sekarang ini masih semerawut..Waktu akan merubah semua ketidak adilan sekarang ini…

    Wassalamwrwb…

  26. Muawad…asswrwb…

    Berniat masuk taruna Akmil? kok tanya berapa jumlah yang diterima…

    Terus terang saya tidak mengikuti informasi tentang ini…tapi setahu saya tiap tahun Akmil menerima sekitar 100-200 orang sesuai kebutuhan…biasanya ada pengumuman di Kodm masing masing…demikian juga denga Scata…tanay ke Komando Distrik Militer setempat…

  27. asalamuallaikum om…
    om bagus banget critanya om.bikin tambah matep aja bwat saya masuk k amn..walau saya gagal tahun kemaren d lembang karena kalah sama anak jendral dan anak berduit!!
    om doain saya biar tahun 2008 ini saya bisa masuk jadi taruna

  28. ass..halo, salam kenal pak.
    saya ini baru kelas 2 sma, tapi sejak kelas 3 smp saya sudah tertarik dengan akmil. hal itu karena kakak saya masuk aal dan saya ingin masuk tentara juga, makanya saya memilih akmil.tolong juga doakan saya supaya tahun depan setelah lulus sma bisa langsung masuk akmil.

  29. rendra, asswrwb..

    La iya lah, pasti semua pakaian dilepas…tapi jangan kawatir, yang periksanya dokter dan perawat sejenis….

    Kenapa toh?…takut dibuka semua atau memang pengen dibuka semua?…

    Tenang aja gak usah takut….

  30. Mas…. Boleh nggak ceritanya saya
    Reply (di tulis kembali ) di Web Saya Soalnya saya butuh cerita kaya beginian ….!!! rasanya kurang lengkap …!!!

    Situs yang saya buat bertemakan “Sains Of Military Indonesia”

    Please Boleh Ya….!!!!..

  31. waduuuuh,,
    kalo diliat yang ngisi commentnya laki laki semua,,,
    rata rata juga lulusan akmil. . .

    saya cuma penasaran aja,,
    mau nanya,,
    kalo lulus dari akmil itu pangkatnya apa???

    trus ada lanjutannya ya pak???
    lanjutinnya kemana???

    Mmmm. . .
    maaf kalo pertanyaanya Standar,.

  32. saya adalah seorang yan tak setuju dengan pernyataan tsbt. Jauh beda antara AKMIL dan STPDN.

    Cara bimbingan di STPDN sama sekali tidak mengadopsi militer… STPDN Hanya pendidikan Pegawai Negeri Sipil yang dimiliteriin.. atau..standarnya tidak ada…

    Salut lagi OM. Biar bgamapun saya kagum sama kdisiplinan militer walaupun orng tua saya dari sipil.

    eh.. om boleh saran.. fontnya di gedein dikit om.
    Kalau anak saya sudah remaja nih tulisan om saya mau kasih sama dia.. siapa tahu bisa jadi kayak om

    okey om.. salam buat keluarga

  33. braja,,

    dari semua yang di paparkan (1-3 ) saya dapat memahami apa yang sdr inginkan, namu perlu di ingat bahwa cukup banyak terjadi kejadian dimana tidak terekspose di media , hal ini perlu juga disampaikan dengan sebuah catatan kenapa ini terjadi, contoh pelanggaran dari junior ke senior hanya karena dia anak seorang panglima ,, walau keduanya diberhentikan secara tidak hormat tapi nilai ketidak patuhan juga ada disana .Kita tidak bisa berpaling bahwa disana juga ada pasukan balik kanan, pasukan yang nantinya akan merusak citra militer ketika mereka bertugas

    namun secara umum , saya mendukung apa yang sdr lakukan , semua testimoni seperti ini perlu untuk menaikkan semangat para pelajar untuk bergabung di lembah tidar , karena sekarang minat untuk bergabung sudah sangat berkurang

    braja

  34. Wa alaikum salam Pak Tirta,

    Insya Allah tahun ini saya bisa lulus dan dilantik jadi Letnan Dua Infanteri.

    Di tengah minimnya alutsista TNI, saya bangga ketika TNI masih bisa mengadakan Latgab 2008 yang terakhir diadakan 12 tahun yang lalu ini di Natuna dan Perairan Kalimantan Timur. Setidaknya analog dengan Peristiwa Serangan Oemoem 1949, TNI masih bisa membuktikan eksistensinya kepada dunia.

    Saya sepakat dengan Pak Tirta bahwa demokratisasi yang sedang dirintis ini masih dalam proses awal. Para politisi sipil karbitan yang merajalela saat ini semestinya juga sadar bahwa amanah jabatan yang mereka emban bukanlah tanpa reserve.

    Sebenarnya negara ini bukan tidak punya uang untuk menyediakan alutsista yang andal. Sayangnya uang yang ada lebih banyak dihambur-hamburkan buat urusan politik yang tak tentu juntrungannya. Lihat saja anggaran Pemilu yang triliunan Rupiah di tengah semakin pudarnya kepercayaan masyarakat akan Pemilu yang dapat menghasilkan pemimpin yang amanah dan mensejahterakan rakyat. Bukankah ini suatu pemborosan atas nama demokratisasi?

    Bukan pula saya bermaksud bahwa TNI harus secanggih Amerika Serikat alutsistanya, tetapi dengan alutsista yang memadai, saya kira akan banyak manfaat yang bangsa ini bisa peroleh. Sebagai misal, potensi hasil laut kita tak mungkin akan dengan bebasnya dicuri. Demikian pula tak akan ada pelanggaran kedaulatan negara di udara oleh Singapura dan Malaysia.

    Maaf pula ketika uang negara ini banyak diboroskan buat para anggota dewan yang terhormat dan para politisi baik di level pusat dan daerah. Lihat saja bagaimana si Saepul Jamil mau nyalon jadi Wawali Serang. Saya saja harus Sussarcab, Suslapa, Seskoad, dan Lemhanas serta pendidikan luar negeri paling tidak untuk bisa jadi pemimpin. Nah, bagaimana halnya suatu wilayah dipimpin oleh artis yang tak tahu apa-apa dan kita yang lulus Seskoad sebagai Dandim misalnya harus berkomunikasi dengan sang artis.

    Mereka lupa, kalau si Arnold Schwarzenegger jadi Gubernur California selain karena terkenal, dia juga pemegang Master in Economics dari University of Wisconsin, Madison. Juga Barack Obama yang betul-betul merintis karirnya dari bawah setelah lulus dari Harvard.

    Beda dengan si Saepul or Rano Karno…
    Hmmm…cukup sekian dulu Pak Tirta.

    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

    Sermatar Martoyo

  35. sermatar martoyo, asswrwb…

    trims atas kunjungan dan sharingnya…

    posisi anda sekarang adalah sama seperti posisi saya 43 tahun yang lalu…penuh dengan idealisme yang tinggi demi kejayaan bangsa dan negara…

    bedanya zaman saya dulu rakyat Indonesia masih menghargai TNI, tidak seperti sekarang yang sepertinya TNI itu hanya merusak kehidupan demokrasi dan sewenang wenang melanggar hak azasi manusia di Indonesia…

    zaman saya dulu, walau kehidupan ekonomi negara jauh lebih buruk dari sekarang, tapi kami punya kebanggaan yang tinggi karena rakyat masih menghargai kami…

    tapi semua itu adalah suatu proses yang harus dilalui bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang belajar membangun kehidupan npolitik yang demokratis…

    sayangnya komunitas sipil di Indonesia tidak seperti di Amerika yang wajib melakukan tugas Wjib Militer selam 2 tahun…karena itu mereka memiliki disiplin dan etos kerja yang tinggi…

    itu sebenarnya kesalahan para senior kita semdiri yang pada waktu dulu tidak mau memberlakukan wajib militer kepada komunitas sipil denga alasan politik….

    agar anda berwawasan lebih luas, coba baca artikel serial The Secret di blog saya, agar anda bisa memahami mengapa semua ini bisa terjadi dan bagaimana anda berkiprah dalam kondisi seperti ini dan tidak menjadi stress…

  36. Assalamu’alaikum Pak Tirta,

    Isi tulisan Bapak ini sangat bagus buat generasi muda yang masih punya idealisme dan semangat nasionalisme di tengah krisis seperti saat ini.

    Wassalam,

    Agus HY

  37. kapten Inf Agus Hari Murti…

    trims atas kunjungan dan apresiasinya..

    kalau ada waktu, tulis sharing tentang pengalaman penugasan yang bisa menambah wawasan para pemuda masa kini tentang pro patria: Cinta Tanah Air, Pantang Menyerah dan Rela Berkorban yang selalu di tanamkan dalam kehidupan sehari hari militer….
    kirim lewat imel..

  38. ass.wr,wb

    saya percaya dg pa yg bpk crtkn..

    cita2 sngt tnggi mnjd TARUNA AKMIL tp apkh sya bisa??sy sngt psmis…krn srngnya gu2r tdk trduga….
    apkh cta2 sya trll tggi??sya ingn s x mmbggkn k2 orang tua sya…tolong beri saya motivasi,ptnjk ?artikel yg bsa mmbuat sya YAKIN bhw sya bs mnjdi TARUNA sejati..!makasi

  39. Saudara Maulana Alfin,

    Saya kira anda jangan terlalu mengharu biru begitu. Masih banyak jalan untuk membanggakan kedua orang tua selain dari menjadi Taruna Akmil.
    Berpikir positif dan coba jalan lain untuk mengabdi kepada bangsa.

  40. pak…….saya pengen x masuk akmil AD…tp saya berdomisili di sumatra utara……dimana disini KKN masih tinggi….saya semester 5 fakultas pertanian Universitas Sumatra Utara….saya pengen menjadi tentara yang sejati dan buas seperti harimau di medan tempur…karna dalam penumpasan GAM saya pikir agak lama prosesnya…padahal TNI punya kesatuan tempur khusus seperti KOPASUS…

  41. dan saya pengen sekali menjadikan TNI disegani di mata internasional…karna negara tetangga seperti malaysia sudah anggap sepele dengan bangsa kita tercinta ini….saya menangis melihat kejadian tersebut….dan dengan terwujudnya saya punya niat msk akmil AD Saya pengen menjadi pimpinan dalam kubu TNI Untuk mengangkat martabat bansa kita di mata internasional…2009 saya akan mengikuti test akmil…mohon doa restu dari bapak…..trimks

  42. Saya kira Rizal Malarangeng belum punya cukup bukti yang kuat bahwa dia layak jadi pemimpin nasional. Contoh kecil saja, ketika RM memandu acara Save Our Nation di Metro TV, saya sering mengamati bahwa sebagai host, RM terlalu dominan mewarnai acara dengan komentarnya yang jauh lebih banyak ketimbang orang-orang yang diwawancarainya.

    Satu lagi, apakah bekal PhD Political Science dari Ohio (apalagi bukan dari Harvard or Northwestern, misalnya) cukup buat memimpin bangsa ini? Saya kira RM mesti berkaca kepada kakaknya yang sekarang jadi Jubir ketika terjun ke dunia politik. Kalau pun RM ingin meniru langkah Obama, apa yang telah dilakukan RM secara nyata selain iklan politik mirip SB dari PAN? Bangsa ini nggak cukup hanya dipimpin oleh orang yang gemar beriklan tanpa bukti nyata. Dengan menghambur-hamburkan uang untuk beriklan saja sudah terbukti bukan tanda yang baik.

    Obama selain cerdas jebolan Harvard, dia mulai dari bawah dan ikut sistem. Mulai dari aktivis dalam membina orang miskin di salah satu bilangan di Chicago.

    Saya bukan meragukan, tetapi biar pun katanya zaman demokrasi, orang juga harus didukung oleh kapabilitas dan track record yang nyata. Lha, seorang taruna Akmil saja harus melalui berbagai jenjang pendidikan pembekalan mulai dari Dikma Akmil untuk kemudian setelah Letda mengikuti Pasis Sussarcab, Selapa, Susdayon, Seskoad, Susdanrem, Sesko TNI (baik di dalam maupun di LN), Lemhanas dan diuji untuk memimpin mulai dari komandan peleton hingga jadi panglima berbintang. Nah, meskipun mungkin di jalur yang berbeda, RM mestinya punya track record apakah dia pernah berhasil memimpin mulai dari tingkat RT misalnya, atau Gubernur Sulsel? Dunia riset dan akademik sangat jauh berbeda dengan dunia nyata Bung…so for me, RM do not necessarily have my vote.

  43. Kolonel Inf. Daryatmo,

    Trims atas kunjungan dan sharing anda…

    Betul pendapat anda, sekarang memang banyak pemimpin “Karbitan”…(Merasa sudah hebat karena pendidikan tinggi, walaupun tidak cukup pengalaman dalam memimpin manusia..)…

    Kita komunitas militer memang sering miris terhadap berbagai arogansi “pemimpin karbitan” ini…mereka pikir memimpin manusia yang jutaan itu mudah seperti membuat desertasi di universitas…padahal belum berpengalaman memimpin langsung sebuah Batayon, apalagi Divisi atau Kodam….

    Tapi semua itu tak lepas dari kesalahan komunitas militer pada saat berkuasa dulu…mengapa tidak mempersiapkan komunitas sipil dengan baik..

    Yang paling penting sekarang komunitas militer harus membuktikan bahwa mereka/kita memang lebih berpengalaman dalam memimpin manusia yang berjumlah banyak….

    Marilah kita buktikan bersama…amin…

  44. Itulah, oleh karenanya TNI kini harus benar-benar profesional dan bisa menjadi penengah yang baik. Saya agak khawatir dengan kasus Maluku Utara.

  45. Brigjen TNI Solikun…

    Trims atas kunjungan dan komentar anda….

    Dalamk rangka perubahan paradigma kebijakan dilingkungan TNI AD, memang kita harus lebih banyak membuktikan kemampuan kepemimpinan militer yang bermanfaat bagi kehidupan seluruh bangsa…

    Saya yang sudah purna tugas dan banyak bergaul dengan berbagai lingkungan sipil, saya temukan sebenarnya masih sangat banyak kalangan yang lebih percaya kepada kwalitas kepemimpinan militer bagi kebangkitan Indonesia di masa depan…

    Tapinya tentu komunitas militer harus berusaha keras membuktikan bahwa yang salah dalam paradigma TNI AD yang lalu bukanlah Doktrinnya, tapi hanya oknum yang kebetulan sedang memiliki kekuasaan…

    Kita harus yakinkan kepada seluruh bangsa Indonesia bahwa Ideologi Pancasila, Doktrin Sapta Marga dan Sumpah Prajurit tetap valid untuk mempertahankan kelangsungan hidup NKRI tercinta…. masa depan bangsa ini….

  46. Saya kira itu para pemimpin karbitan sipil mengira bahwa pemimpin bisa lahir dari iklan. Suatu drama yang tak elok.

  47. Mayor Art Harsono, asswrwb…

    Trims atas kunjungan dan sharingnya…

    Marilah kita semua berusaha dan berdoa semoga Tuhan mengirim pemimpin berkwalitas untuk memimpin bangsa Indonesia kedepan…amin.

  48. Kolonel Inf Daryatmo, asswrwb…

    Saya tinggal di Surabaya, anda tinggal dimana?

    Saya biasanya ada waktu kosong hari Saptu dan Minggu dan hari libur kerja ( saya masih kerja fulltime di PT SIIP Tbk Surabaya)…

    Sebaiknya kontak tilpun saya dulu di HP 0818104571…

  49. assllamualaikum.wr.wb
    selamat pagi,siang,sore,malam,subuh!

    masukan dari pak tirta dan senior TNI ( ada yg KOLONEL juga) tentang saran bagi mereka yg pengen masuk AMN/AKMIL tuk jadi Perwira TNI AD sangat beragam…tapi tuk jadi perwira di TNI hanya lewat jalur itu saja? koq kesannya ga ada saran melalui jalur lain? SEPA PK & sekbang PSDP TNI ga membanggakan atau “ga dianggap” sebagai masukan yg berarti oleh pak tirta dan senior TNI yang ada disini?
    mohon pencerahan

  50. tracert_you

    trims atas masukannya…

    sebenarnya bukan tidak dianggap, tapi memang kurang faham seluk beluknya, nanti malah keliru…

    tulisan saya diblog ini lebih banyak cerita pengalaman, bukan teori….karena saya alumni akmil, otomatis pembahasannya kebanyakan tentang akmil…

    bagi alumni diluar akmil/amn yang ingin sharing silahkan…saya tampung…

    kalau anda mau informasi tentang itu, silahkan klik http://www.tnimilad.com…beritanya lengkap….

  51. Ass..

    Salut untuk pak tirta..
    saya baca riwayat hidup bapak..karir bapak..dan kiprah bapak..

    bapak memang patut dijadikan tauladan..

    semangat bapak akan saya jadikan kiblat untuk hidup saya..

  52. assllamualaikum.wr.wb

    Saya kagum s X dengan artikel bapak jd generasi muda kita bisa berkembang dan brwawasan luas..,
    saya punya cita2

  53. masuk akademi militer…
    kemaren saya ikut test AKMIL AD tp saya gu2r d ksehatan2,
    sbelum test sya smpet d rawat d RS Gatot Subroto Jakarta krna skit demam berdarah apakah itu berpengaruh…..

  54. Asswrwb,

    Yang terhormat Bpk Tirta, kami sebagai junior bpk terkesan dengan tulisan-tulisan Bapak. Sy lulusan Akmil 98 yang berdinas di Satuan Raider jajaran Divisi 2 Kostrad. Mungkin di sini sy bisa menyampaikan langsung apa yang kami rasakan di lapangan di mana satuan kami terlibat sebagai satuan manuver depan pada saat melaks serangan.
    Gelar kekuatan TNI pada Latgab TNI 2008 menunjukkan bahwa TNI masih perlu pembenahan dan pengadaan alusista yang baru. Sebaiknya para wakil rakyat melihat langsung kualitas alutsista kita. Bagaimana kemampuan armada kita, kapal-kapal TNI AL yang kami gunakan jumlahnya terbatas dan pada saat Ratmin harus menampung prajurit yang jumlahnya melebihi kapasitas sehingga anak buah kami harus berdesak-desakan di tank dek. Belum lagi kondisi BTR milik marinir yang sudah tua dan sering memakan korban jiwa tenggelam di laut ketika keluar dari rampa kapal. Demikian pula kondisi TNI AU yang kondisi pesawatnya masih terbatas baik munisi dan spare pert peswatnya. Untuk angkatan darat, senjata satuan Kav dan art mayoritas senjata keluaran lama dan blm komputerisasi. Seharusnya wakil rakyat kita menyadari bahwa salah satu faktor yang mempertahankan wibawa negara adalah postur angkatan bersejatanya yang kuat dan siap operasional. Daripada dana pemilu habis-habisan digunakan, sebaiknya sebagian untuk membenahi alutsista TNI. Sehingga tidak perlu kejadian terulang pesawat F-16 kita diremehkan oleh pesawat F-18 milik AS dari Seventh Fleet di sekitar P.Bawean. Itu yang ketahuan oleh radar kita pak, bagaimana giat satuan meliter asing yg lain di wilayah kita. Terima kasih Pak Tirta.

  55. @tracert_you:

    Saya kira sekarang TNI tidak membeda-bedakan apakah perwiranya berasal dari Akademi TNI maupun Sepamilsuk. Siapa pun dia, jika memenuhi persyaratan dan cakap, sang perwira bisa menduduki jabatan komando. Beberapa perwira non-Akademi buktinya bisa meraih bintang di TNI dan lulusan Akmil belum tentu dapat bintang. Masuk Seskoad saja belum tentu lulusan AKMIL semuanya tembus.
    Ada juga faktor nasib dan suratan takdir di situ.

  56. Assalamualaikum Wr. Wb. Bapak,
    salut atas prinsip bapak bahwa suap adalah haram. Dan dalam hadist sudah jelas dilaknat, pemberi dan penerimanya.
    Saya adalah seorang wiraswasta di bidang telekomunikasi. Sebelum memasuki bisnis ini hampir semua orang mengatakan bahwa dalam bisnis seperti ini harus “memberi” org dalam alias KKN. Saya mencoba untuk menjalani bisnis yg Insya Allah selurus2nya. Bahkan dgn tekanan seperti apapun. Kebetulan saya banyak membaca buku2 Syekh Abdulkadir Al-Jilani yg mengajarkan pengharapan mutlak pada Allah. Dan Alhamdulillah, tanpa KKN sepeserpun, bisnis saya justru berkembang. Artinya, kalau kita memiliki keyakinan dan pengharapan mutlak kepada Allah SWT, mafia KKN seperti apapun tidak akan bisa menghalangi kita. Apakh itu di bisnis, pendaftaran kerja, sekolah, atau apapun. Sayangnya kebanyakan orang tidak yakin dengan ini.
    Sekali lagi selamat Pak atas sikap teguhnya, dan para pembaca, percayalah Allah akan menolong hambaNya yg meyakiniNya. Saya sudah membuktikan dalam perjalanan bisnis saya.

  57. yang terhormat bapak tirta,saya kapten caj rahman akbar alumni akmil thn 2000,saya berdinas di wilayah KodamVII/wirabuana tepatnya sebagai Waka ajenrem 131/santiago di manado,saya sangat terkesan dengan tulisan bapak,selaku junior saya banyak mendapat pelajaran yang berharga dari artikel2 bapak,banyak hal yang saya dapatkan dari bapak untuk kemajuan saya dalam berdinas sebagai prajurit TNI,mungkin lewat sarana ini saya bisa
    menyampaikan hal yang terjadi di lapangan dalam proses penerimaan prajurit TNI AD,dari beberapa tulisan yang saya baca ada beberapa artikel yang berkaitan dengan proses penerimaan prajurit terutama hal yang menyangkut penyuapan,proses terjadinya penyuapan tersebut hanya akibat perbuatan segilintir orang yang tidak brtanggung jawab (oknum),saya akan jujung perkataan bapak “yakinlah,asal kita berusaha keras dan mendapat ridho Tuhan,para pemeras itu akan disingkirkan Tuhan”,dan saya akan pegang prinsip itu,pada saat ini proses penerimaan prajuri di lingkungan kami berjalan dengan baik dan objektif,saya mohon dukungan dan saran bapak selaku senior sehingga saya dapat melaksanakan tugas dengan baik

  58. Assallamu’alaikum
    hay om salam kenal Ya,,,

    emm pnaSaran niEh nunggu cRita sLanjut nYa,,

    Buat teman2 yang niat di AMN ayo smangat Ci a yo… Ku banTu dngan Do’a

  59. pak, tapi waktu bapak udah jadi tentara pernah diplonco sama senior gak pak?

    atau bapak sendiri pernah plonco anak buah bapak? karena saya punya teman kopassus,pangkatnya prada….dia bilang bahwa itu sudah “biasa” yang penting mereka tau batas2nya…mohon tanggapannya pak,,jangan marah ya pak…saya cuma mau menambah ilmu saya dengan bertanya…jika bapak tidak berkenan bapak boleh tidak menjawab pertanyaan saya..^_^

    Visit My Blog pak n leave a comment from me,,
    salam kenal,
    kusandriadi27.wordpress.com,,
    commentnya yang paling penting pak..he9x

    thx…

  60. pak, saya punya temen lulusan SUPM N TEGAL dan berencana ingin melanjutkan ke AKMIL tahun ini. saya minta tolong informasi pendaftaran AKMIL 2008 atau 2009?TERUS apakah lulusan SUPM bisa masuk AKMIL?tolong informasinya dihubungi ke no. 085693876553 atau ke imail saya!terimah kasih

  61. salam kenal pak…

    kehidupan akmil sangat saya idam-idam kan, pak 2 kali mendaftar tetapi belum terwujudkan pertama kali saya gagal pada pantukhir panda lalu tahun kedua yakni 2008 gagal di trapus di lembang. walaupun sedih mungkin tahun depan di tahun 2009 saya bisa goal dan mengikuti pendidikan chandradimuka. amien

    walaupun adik kandung saya sudah menjadi capratar tahun ini saya tidak mudah untuk malu walaupun insya allah jika saya masuk nanti adik saya sudah berpangkat sersan taruna dan saya capratar

    mohon doa restunya, pak

    trima kasih

  62. rizky Niar, asswrwb…

    Selamat untuk adiknya yang telah masuk duluan dann anda yang masih tabah menghadapi ujian Tuhan…

    Peristiwa yang anda alami sudah sering terjadi di Akmil/AMN…hal yang biasa…

    Baca terus seluruh artikel saya yang berkategori militer dan spiritual, pasti anda mendapatkan solusinya….

    where is the will, that is the way…Do the best and let God takes the rest….selamat berjuang…

  63. Dear Mr Tirtaamijaya, Col Daryatmo, and all the reader of this web log, there is question about the part or position of the officers who are not military academy graduate. Mr. Tirtaamijya and Col Daryatmo answered that question perfectly. I would like the give additional information base on my own experience as medical officer who was commissioned from university graduate recruitment. When I was in the 2nd Marine Corps Infantry Battalion, I worked together side by side with other officers from Naval Academy graduate, university graduate recruitment entry and also Graduate of Officer Candidate School. There is no official discrimination in our daily duty. Our battalion commander was a very experienced officer who served in almost all important military operation from the day he was commissioned until he became our battalion commander. Very clear in my memory once my battalion commander said;” I can only see my officers are good and dependable or not, regardless he is a naval academy graduate or not”. Many infantry platoon leader in my battalion are from university graduate recruitment. As far as I observed he did not only said that but also all the decision he made reflected that he really meant it. Of course we have different path of career from those from naval academy, but deep in our heart we respect each other. Apart from this, officer from Officer Candidate School Graduate, selected from the non commissioned officer and some emerge from the enlisted are also good officers too and have an important role too in the marine corps. Just let the young generation learns and knows about this and then they will be able to make decision what is the most suitable entry in joining the armed forces. I think more attention was given to Military Academy or other Services Academy. This is because of more publication about them. In that case, I see that The Military/Services Academy was considered as show case for all the armed forces/military service to the public. Let eager, healthy, strong, broadminded, determined young generation receive information like this and only the best will eventually become active member of the armed forces. Well… readers of this site can also read my other comments in the “Episode 1”. See you again next time.

  64. assalamuallaikum pak..

    saya pengagum bapak..
    saya seorang mahasiswa dari medan..
    adik saya masuk militer dari jalur PSDP,
    saya bangga dengan nya, walaupun dia sudah 2x
    gagal masuk akmil..
    apakah status n jenjang karirnya sama dengan akmil pak??

    sukses buat bapak..
    wasalam

  65. I would like to reply the invitation by Mr. Tirtaamijaya to share the experience and recruitment process of officers who are commissioned after receiving degree and education in civilian colleges or universities. In modern countries the production of officers from the military academy or other services academy, will not be able to meet the numbers needed newly commissioned officers in the armed forces. Let alone officers with special skill which are necessary such as medical officer, pharmacist, psychologist, X-Ray technician, mathematician, information technologist, physicist, chemist, surveyors, mechanical engineer, electronic engineer, electric engineer, foreign languages specialist, legal officer, physical trainer, Christian or Muslim chaplains, and many other specialties. In fact there are 64 types of study in the colleges or universities which their graduate will be needed by armed forces. Of course the military academy will not have time to educate and not supposed to produce these kinds of specialists from the corps of cadet of the military academy. If you have chance to visit or have some friends from the US Army, Australian Army, Singapore Army, Thailand Army or even Philippine Army the same thing also take place there. The fact that eventually the infantry will win the war is absolutely right, but they can not come to the winning without the support of good intelligence, good transportation, good communication, and good chain of supply in the modern warfare. It makes sense that armed forces HQ will always welcome and need university graduates to serve in the military service as officers.
    The entire requirements in the military service recruitment are generally almost the same as requirements for military academy but with some more consideration. This consideration is subject to change from time to time. The Armed Forces HQ published official health standard requirements manual for recruiting new member of the armed forces at each level of entry. New recruit for the Special Forces, commando units, pilots, frogmen, submarine crews must have perfect health condition. But just remember that the process of further selection will be determined after the entire recruits complete their basic military training and have some experience and good observed performance in active military service. The content of the manual is full of medical terminology and some one should have some experience to understand such manual. You and general public do not need to see that manual.
    The important thing is as young high school student just try to do and practice all the physical training advice being given to military academy cadet candidate the best you can do. Never give up..!! If you think you are not as good as you expected, just keep trying. Always try to do the best you can do. If you are student in the college or universities you may not need my explanation since you can just find more information from TNI web site.
    Well…I remembered my own experience that I took a longer path to be medical officer in the armed forces. As student in high school you will realize that it would not be easy to pass the admission test in the good medical school. Although I spent most of my time to study when I was in the high school, I could not be so sure that I would pass. Please allow m toe say this once again: “Just do the best you can do and let God take the rest”.
    When I was in medical school, I studied together with the son and daughter of successful doctors. Among them are son of former armed forces general surgeon and classmate of the health minister of that time, son of professor in pediatrics, daughter of other pediatrics professor, son of successful medical officer in the foreign oil company, son of senior army medical officer, daughter of vascular surgery professor and many more. There were no doubt that most of us look up to them. When you were already student in the medical school, to be military medical officer was not the most desired thing you could imagine. I could understand that they were a kind of amazed to know that I still wanted to be a medical doctor in order to be medical officer in the armed forces. Being a medical student is one thing, but to be a medical doctor would be a long way to go. We have to study hard to be able to pass from one examination to another examination periodically from the first month of the reception until the last week of senior clerkship in 12th semester. Finally…when I was senior medical student, a team of corps of general adjutants officers from the KODAM JAYA came to our medical school and offered us to join the armed forces. When I came to apply in the medical school dean office, I was the first to put my name in the list of the applicants. Until the time of application ended there were only 6 applications. Only 4 delivered all the necessary documents attached to the application. Only 4 of us took part in the selection process. The tests consist of the same items as recruiting services academy cadets but with much more consideration since we are not supposed to lead soldier in the battle. My friends who attended the same basic military training and together being commissioned as officer on August 8,1993, eventually had chance to be specialists. One specialist in Forensic Medicine, he is a police medical officer, one cardiologists in the army, one orthopedics surgeon that is me in the navy and one is still attending internal medicine residency in FKUI/RSCM. Well…today, my story has been long enough and I will write some more some time. See you again.

  66. Dear Mr. Tirtaamijaya, …My intention in making some comments about your story is just to share my own experience so that the young generation could learn more about being in the military service. Some of the readers of your story will eventually be lucky enough that they are allowed to attend the military academy. Still… there will be also some who will never be able to attend the military academy. Those who really have determination and would like to perform self sacrificing duties will also find their way to serve in the military.
    The next question….why I keep posting my comment in English? The answer is simple. I need much practice to improve my English. This story is primarily intended to the readers who are still in the senior high school. They just still have enough time to consider and do enough preparation for further participation in the military service and start their career as cadet in the military academy in time. I understand that my English is just barely enough to pass the final examination in national standard senior high school and will not be sufficient for professional trainings and education requirement in good universities, let alone for tertiary education overseas. I am sure that most of high school student can understand what I wrote and they will also notice that I made frequent mistakes. I believe that it is all right since this is not an official document.
    So… to the senior high school students I suggest you also to practice English. It is important to be able to speak any other foreign language as officer in the military. One of our constitutional duties is taking part in peace keeping effort in the world, base on eternity peace and social justice, apart from defending our nation and homeland. I feel that English is much easier compare to other languages such as Arabs, Japanese, Mandarin, Russian or even Deustch Sprechen. I think you ever read about the “Garuda Mission” being sent to overseas countries for such kind of duties.
    Not only that, as modern military forces, it is really necessary to be familiar with modern system and technology. It is impossible to avoid such development. We will not fight our enemy with traditional weapons just like our ancestor did anymore. On the other hand, we have to use modern equipments and if necessary we have to make our weapon by ourselves. Modernizing our armed forces has been done since early development of our armed forces. Sending officers to overseas are continuously being done to attend many military training. Even the late General Ahmad Yani attended US Army Staff and Command College in Fort Leavenworth in 1950’s.
    I strongly recommend you, high school students, not to waste your precious time in your last years of adolescence for useless and not important things otherwise you will regret it later. You, who are strong in mind and character, the bright and the brightest and hard working teenagers, please be ready to lead your fellowmen who have not been so provided in the following years of adulthood.
    Until then…Good luck. Wish you all the best in every endeavor you take.

  67. Ass…
    Pak slm knl ya…
    sy jd t’haru bc prjuangan abang2 yg akn msk akmil.. Bgtu besar smangatnya.. REACH YOUR DREAM N NEVER GIVE-UP

    Those make me remember my Dad, he is the best Father I ever had. Th 1988 saat sy b’umr 1th beliau prg brtgs dTim-Tim, sy prnh mmbuka dokumen2 ayahq & melihat foto2 d medan perang.. sungguh mulia TNI brjuang demi tanah air ind trcnta.Msqpun beliau bkn prwira tggi nmn dhati sy “my dad is the hero”. Sekrg Ayahq sdh Purnawirawan,54. Sy ign mlnjtkan cita2 ayah sy darah TNI ttap ad d klrga sy.. ap yg hrs q lakukan? Sy tunggal.. hny sy lah yg akn mjd harapan ayah sy, sy gak bs msk kowad krn bkn mjd bakat & minat sy. skg sy msh kuliah..

    Pak..hmm.. sy kira yg bs msk akmil tuh anak2nya jendral saja.. soalnya byk yg crt spt itu.. apa bener??

    Thanks..

  68. Ass..
    Pak.. slm knl yaa.. sy jd terharu baca perjuangan TNI Buat abang2 calon taruna ‘REACH YOUR DREAM N NEVER GIVE UP” Pak.. anda sprt ayah sy.. tp beliau sdh purnawirawan..

  69. Asswrwb.pak slm kenal.
    Selama ini Saran bapak terus sy lakukan dimulai dari Tips masuk akmil.
    sy terus berjuang mati-matian dimulai dari latihan fisik terus menerus tanpa ada rasa menyerah.
    Di benak saya hanya ada AKMIL DAN AKMIL.
    Maka dari itu saya akan berjuang dan bertekad untuk menggapai impian saya.
    kadang saya berpikir Apakah sy PANTAS??? untuk menjadi seorang akmil.Rasa pesimislah yg selalu menghantui saya…..baik dlm Faktor persaingan, maupun faktor ekonomi,
    Tlong berikan arahan kepada sy pak agar saya lebih optimis untuk kedepanya.

  70. Assalamualaikum pak Tirta,
    Salam kenal dari saya… di tahun 1984 saya adalah salah satu peserta catar, tes dilakukan di ksatrian Usman (marinir) Surabaya.. di berkas pendaftaran pilihan saya adalah 1. Darat 2. Darat 3. AU 4. AL… entahlah waktu itu saya tdk berpikir sama sekali untuk jadi polisi (karena org tua saya dr korp AD (pngkt teralhir peltu)) dan berpesan jangan sampai jadi polisi)… pada saat pantukhirda (waktu baris berdiri satu2) saya didekati seorang kolonel AL dan menanyakan… mau ndak kamu jadi polisi.. saya jawab… siap !! tidak bersedia !!… dan hasilnya sudah saya perkirakan… gagal ! kondisi saya waktu itu sama seperti sermatar Martoyo dr keluarga tidak mampu… yang saya heran waktu itu adalah di depan saya (waktu tes kesehatan) ada catar yg varisesnya besar dan dia lolos terus, saya lihat di form pendaftarannya ada kertas sebesar postcard warna merah, sedang punya saya tidak ada… artinya dia waktu itu punya katebelece… disitulah pertamakalinya saya percaya bahwa memang ada KKN disitu, sebelumnya saya sama sekali tidak percaya… karena kakak saya lolos sampai praspa tanpa uang sepeserpun…
    Saya jadi ingat keterangan dr teman saya kapolres Temanggung (dia lulusan mesin ITS, kemudian masuk SEPAMILSUK ABRI angk 88) bahwa sekarang ini penerimaan truna AKPOL “bersih 100%”, karena serba computerize, hasil tes langsung masuk komputer yg keluar hanya hasilnya saja, dan disaksikan oleh orang “luar” seperti LSM, pemda dsb… sehingga untuk “main2″ tdk dimungkinkan lagi (semoga !!)
    Kalau memungkinkan saya kira perlu bapak2 senior mengajukan wacana ke mabes TNI agar sistim penerimaannya disamakan dengan AKPOL, sehingga akan banyak lagi Martoyo2 lain yang bisa meraih cita2 mereka yaitu mengawal NKRI melalui MILITER… karena biasanya dari keluarga kurang mampulah akan timbul pemimpin2 yang lebih TANGGAP (karena mereka memang dari kalangan bawah) TANGGON DAN TRENGGINAS (mereka lebih tahan terhadap tekanan)
    Masalah pemimpin karbitan… saya setuju dgn salah satu komentar di blog ini… banyak disaat sekarang ini orang yg tidak tahu menahu pemerintahan “nekat” memimpin bangsa.. terus terang saya sangat tidak setuju dengan adanya otonomi “mutlak” seperti sekarang ini… eksesnya adalah ketidakpatuhan pemda ke pemerintah pusat… contoh yg sekarang ada adalah dengan diundangkannya UU pornografi Made Pastika gubernur Bali dengan lantang MENOLAK, padahal kalau sudah diundangkan otomatis harus dipatuhi oleh pemerintah manapun baik pusat maupun daerah… kalau pemilihannya terpusat (dengan ditunjuk) seperti ORBA dulu (ini juga dilakukan oleh para sahabat Nabi saat jadi kalifah) pasti tidak akan ada yg berani pemda menolak undang2.
    Ada kejadian yg menggelikan sekaligus mengenaskan tentang urusan pemimpin karbitan ini… di kabupaten Klaten sekitar tahun 2002 yang lalu ada pertemuan seluruh karyawan pemda (termasuk guru) di kabupaten Klaten untuk mendengarkan pidato Bupati yg baru… bupati tersebut pidato dengan membaca teks… yg dia katakan… BAPAK DUA DAN IBU DUA YANG SAYA HORMATI….. kontan geerrrrrrr…. dan ini berlangsung sampai akhir pidato… akankah negeri ini dipimpin orang2 seperti itu ?? akan dibawa kemana negeri ini kalau pemimpinnya menggunakan ijasah palsu untuk mengelabui pemilihnya seperti terjadi di klaten itu…
    Mudah2an Allah SWT selalu melindungi negara ini dari kehancuran mental dan spiritual….
    Maaf saya kurang pandai menulis, yg benar hanya dari Allah SWT dan yg salah dari saya yg dhoif ini….

  71. assalamualaikum,
    salam komando,,

    izin menyampaikan, ndan dulu saya bercita-cita menjadi seorang prajurit TNI, dari kecil saya selalu bilang saya harus jadi tentara,
    kemudian setelah lulus SMA sya pun mendaftar CATAR AKMIL 2006, tetapi kehendak ALLAH lain, baru tes pertama saya sudah gagal, ketika itu saya benar2 frustasi,
    tetapi kemudian saya kuliah di UNY, dan masuk menjadi anggota Resimen Mahasiswa, tetapi saya tidak puas, apalagi ketika melihat adik-adik kelas saya di SMA, yang dulu pernah saya didik baris berbaris, kini mereka sudah berpangkat srsan satu taruna, di AKMIL maupun di AAU, saya bangga pernah melatih mereka tetapi kadang saya menangis, ALLAH yang Maha Kuasa, yang menerbitkan matahari, kenapa ALLAH tiada berkenan menjadikan saya menjadi salah satu dari keluarga besar Taruna,,
    saya merasa sedih sekali,,, karena bagi saya menjadi prajurit adalah segalanga,, maaf bukan sok idealis, tapi seandainya saya tidak di bayar pun, saya tetap akan bersedia menjadi prajurit TNI, karena bagi saya Tentara adalah kehormatan, kebanggaan, panggilan, kewajiban dan takdir yang harus saya lalui, tetapi pada kenyataannya semua tinggal mimpi,,,

    saya masih berharap bisa menjadi prajurit TNI, perlu saya sampaikan, saya mengambil jurusan pendidikan geografi, (sebuah jurusan yang tidak di butuhkan dalam PK AD)

    saya mohon saran bapak sebagai tentara, apa yang hendaknya saya lakukan,
    terimakasih,
    wassalam

  72. Assalamualaikum,
    Dik Umar… saya kira anda jangan frustasi begitu… harapan masih terbentang luas didepan anda.. pengabdian tidak harus dari TNI, dari polisipun asal anda jadi polisi yang jujur dan istiqomah juga merupakan pengabdian mulia… perekrutan TARUNA AKPOL sekarang ini adalah diambil dari sumber sarjana… berarti anda juga punya kesempatan ! yang paling pnting adalah sekarang anda harus belajar maksimal, syukur bisa sampai berprestasi, insyaAllah jalan akan terbuka lebar.
    Kondisi anda sama seperti yg saya alami, tetapi terakhir saya masuk ABRI melalui jalur SEPAMILSUK ABRI dari matra kepolisian, dan saya juga mengikuti jejak pak Tirta pensiun muda.

  73. Assalamualaikum wr wb..

    Om..apakabar? semoga om dan keluarga selalu dalam perlindungan Allah SWT amin..

    Om..saya pacaran sama TNI AD crp PUSPENERBAD.

    Om, sya br pertama kali pacaran sama tentara, jadi nge Blank bgt soal TNI, yg ingin saya tanyakan :

    1. Kalo mau menikah sama Prajurit, katanya akan ada sekolah dulu 3 bulan, jadi seprti pelatihan ,bimbingan calon istri untuk menikah nanti?
    2. Akan ada semacam test kesehatan, Ilmu Pengethuan? (apa aja?), kalo ngga lulus gimana? berarti saya ngga bisa merit?

    Kasih tau om..apa yg harus saya persiapkan untuk menikah dengan seorang Prajurit..mumpung saya pacaran sama dia belum lama..meskipun kita niatnya udah serius..saya takut ngga mampu menjalani semua testnya..

    Om makasih, semoga pertanyaan saya dijawab semua..

    Wass..

  74. terimakasih pak baron,,
    tetapi saya masih sangat tertekan,
    dulu bpk mengiginkan saya jadi polisi, tetapi saya tidak mau, saya bilang pada bapak saya “seandainya bapak mau, knapa bapak ga daftar sendiri aja, saya yang daftar tentara,”
    mungkin karena keberatan dari bapak sehingga saya tidak mendapat ridho dari ALLAH,
    saat ini bapak sudah g percaya lagi sama saya, tapi saya masih bertekad untuk menjadi prajurit,, umur saya 20 thn, artinya tinggal 1x kesempatan lagi mendaftar taruna akmil, insya ALLAH akan saya coba,

    oiya pak, mohon bimbingan, misal nya di AKPOL itu jurusan yang di ambil apa saja, karena saya dari jurusan ilmu keguruan,
    sekalian misal dari polisi pindah ke TNI bgaimana caranya?
    terimakasih pak baron, paling tidak ucapan anda menyejukkan hati saya, terimakasih

  75. Assalamualaaikum dik Umar
    (mohon ijin pak Tirta, saya pinjem blog sebentar untuk adik kita ini)
    Setahu saya AKPOL membutuhkan sarjana dari semua jurusan, bahkan dari kedokteran-pun kalau yg bersangkutan mau, bisa jadi catar…
    yg diambil oleh akpol adalah pola pikirnya (karena polisi nantinya langsung berhadapan dgn masyarakat)… jadi pendekatan yang diperlukan adalah pendekatan “human approach”… mungkin kalau dari sarjana akan lebih dewasa karena selain wawasan bertambah dr segi usia juga sdh cukup matang (lulus akpol sekitar usia 26 – 27 tahunan)…
    Jadi dengan usia yg msh 20 thn kesempatan masih terbuka lebar, minimal bisa ikut tes 2 kali lagi (seingat saya usia maksimal catar 22 thn)…
    Yg penting (mnrt pak TIRTA ) usaha maksimal dgn bersungguh2 dan jangan lupa berdoa juga yg maksimal… itu kuncinya… kalau gagal msh ada kesempatan catar AKPOL….
    Setahu sy kalau dari polisi pindah ke TNI tdk pernah saya dengar, kalau sebaliknya sdh saya dengar, krn teman perwira saya sdh ada 2 orang, yg 1 dari TNI AD yg 1 lg dr KKO (marinir sekarang)… caranya sy tdk tahu…

  76. Ass Wr Wb
    dengan rendah hati sy memperkenalkan diri.
    cita-cita sejak kecil ingin masuk akabri,krn latar belakang dan kebanggan terhadap tugas yang diembannya setelah lulus.walaupun cita-cita itu tidak tercapai namun Alloh memberi kehidupan yang baik bagi hambanya selama kita tetap dijalanNya. lahir di magelang,SD,SMP,SMA dan sekarang di lampung sebagai akuntan (PNS).
    bagi catar yang gagal,kalau masih ada kesempatan cobalah lagi atau mungkin bukan akmil sebagai tempat pengabdian anda kepada nusa,bangsa dan negara, jangan terlalu bersedih dan jangan berputus asa, hidup ini hanya mampir ngombe.ajkk.
    wass wr wb

  77. ass. wr. wb
    saya salut atas tulisan bpk, sngat baik dan mengalir, dengan kobaran semangat nasionalis & kebangsaan yang tinggi. akan tetapi lebih baik jika tidak menyalahkan orang lain, sy harap bapak tidak mengecilkan arti STPDN (dlm pandangan bpk, kami sgt salah & tidak baik),
    ijinkan sy memperkenalkan diri sebagai salah satu alumni STPDN angkatan 01 (1992)
    sbg analogi STPDN awalnya adalah kertas putih & bersih yang ditulis dengan tinta hitam yang baik, akan tetapi dlm perjalanannya seiring dengan pergantian rezim & pemerintahan mengalami kemunduran mutu pendidikan.
    sy pernah diasuh militer aktif, waktu itu ketua msh dijabat sartono hs (terakhir brigjen tni) dengan beberapa pembina perwira menengah, sy mengalami didikan militer dengan baik dan tidak sampai memakan korban, apa yg dialami bpk jg saya alami, wlpun tidak 100% tetapi seperti bpk bilang kita tidak akan tahu kesenangan & kebahagian jika tidak mengalami kesusahan & kesedihan. sy juga mengalami fase itu di STPDN.
    sy juga mengalami wajib militer 1992 – 1994 menajdi perwira pertama di kodim 0609/bdg
    akan tetapi tahun demi tahun, di mana STPDN mulai menjadi idola baru bagi pejabat sipil terutama di daerah, saat itu STPDN mengalami perubahan kalau tidak mau di sebut kemunduran, banyak campur tangan pejabat di tingkat pusat dan daerah (mulai dari calon yg tidak berkwalitas = penyakitan, anak pejabat yang manja & malas, masuk lewt jln belakang dll, para pembina dan pendidik yang direkrut tidak jelas sumber & tidak tahu apa yg di bina & di didiknya, sistem pendididkan yg berubah-ubah, pola pengawasan yang longgar, dengan anggaran yg terbatas,) sampai akhirnya timbul kasus pemukulan yg berujung dengan kematian, (apa yg bpk lihat di tv itu sebenarnya juga bagian dari pembinaan, akan tetapi jika komponen & faktor yg ada tidak mendukung, mk yang terjadilah yg bpk lihat & dengar.
    km tetap menginginkan STPDN memiliki disiplin seperti militer, bukan kekerasan fisik ala oknum militer yang mukul rakyat, sy ingin STPDN dengn otak sipil yg berfikir jernih & nasionalis.
    terima kasih atas kritik & sarannya buat STPDN, kedepan semoga komponen pendukung STPDN sama baiknya dengan AKMIL & AKPOL yang didukung penuh o/ pemerintah pusat, bukan dibiarkan “hidup segan mati tak mau” dan terpaksa menopang hidup dengan anggaran dari kebaikan hati dan urunan pemerintah daerah di Indonesia
    wassalam wr. wb. salam hormat

  78. adit setiawan
    420147/catar akmil/2008

    salam… pak baron

    pembetulan.. dalam perekrutan taruna akpol gak semua jurusan bisa masuk,

    cuma beberapa saja yang bisa dgunakan untuk mendaftar taruna akpol

    ex. hukum.. dll

  79. aku bukan lelaki cengeng, yang mengaduh, menangis, karena gagal dalam meraih mimpi,
    aku adalah lelaki tangguh yang selalu tegar menerima halang rintang kehidupan,
    aku adalah lelaki tangguh yang punya jiwa patriot tuk membangun negeri,
    aku adalah lelaki tangguh yang rela mati untuk bumi pertiwi
    dan aku adalah lelaki tangguh… yang kan truss berjuang.. membela kesatuan negeri agar sang merah putih trus berkibar di tanah airku yang tercinta

    om tirta… kemaren aku belum berhasil… meraih mimpiku untuk menjadi taruna akmil..
    aku gagak di sidang pusat, lembang bandung…
    tapi aku gak putus asa… aku gak cengeng….
    aku akan truss berjuang….
    walau harus berlari…untuk meraih mimpi itu
    doakan aku y pak biar tahun depan aku bukan lagi menjadi catar. melainkan. pratar…
    amin amin amin…

    taruna akmil jaya…..

  80. kemarin aku dah gagal masuk taruna akmil,
    aku akan berjuang terus, sampai aku bisa meraih impianku untuk mengabdi pada bumi pertiwi

    aku kemarin daftar di ajenrem 072/pamungkas

    buat temen temenku yang berhasil
    selamat ya:
    hisyam
    gandi
    satriyo
    pamungkas
    rizky
    dll

    aku akan menyusul kalian. taun depat

    dariku

    ADIT SETIAWAN

    420147/CATAR AKMIL/08

    08562896776

    taruna_tidar@yahoo.com

  81. beberapa hari yang lalu, malam mimggu aku cuma duduk duduk sambil nonton tv (gw agak2 lupa) antara discovery, national geografic atau malah channel luar lainnya.
    Ada acara tentang pasukan khusus terbaik di dunia. Jadi seluruh pasukan khusus didunia dinilai kinerjanya dengan parameter menurut pendapat dari berbagai pengamat bidang militer dan ahli sejarah. Hasilnya, peringkat pertama jatuh ke tangan SAS (Inggris), lalu peringkat kedua disikat MOSSAD (ISRAEL) lalu peringkat ketiga tak diduga dan bikin gw kaget adalah KOPASUS (Indonesia) !!!! Sayang peringkat pasukan khusus setelah itu udah ga bisa gw inget lagi karena akhirnya gw kebablasan tidur di Sofa sampai pagi.
    Sebelum ketiduran yang gw inget gw sempet kebangun sebentar, antara sadar atau tidak liat TV lagi ternyata acaranya masih tentang itu dan naratornya bilang mengapa pasukan khusus dari amerika tidak masuk peringkat terhormat. Itu karena mereka terlalu bergantung pada peralatan yang mengusung teknologi super canggih, akurat dan serba digital. Pasukan khusus yang hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal KEMAMPUAN INDIVIDU. Termasuk didalamnya kemampuan bela diri, bertahan hidup, kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap, dan lain2nya. Sebenarnya gw masih kpingin lanjut nonton tapi akhirnya kembali ketiduran. Bangun2 jam 11 siang bos, hehehe

    posting by:

    ADIT SETIAWAN

    JABAN SENDANG REJO MINGGIR SLEMAN YOGYAKARTA

    420147/CATAR AKMIL /08

    08562896776

    taruna_tidar@yahoo.com

  82. kalo denger cerita2-nya dari jaman RPKAD dulu sih…emang mereka jagoan, mereka hebat karena banyak pengalaman perang (dulu banyak pemberontakan), kalo pernah denger pembajakan woyla…mereka yg ngebebasin sandera..dan yg patut diinget, tidak seperti pasukan2 khusus negara lain, RPKAD bekerja tanpa bantuan / konsultan dari negara2 lain seperti SAS / GSG9..dan bisa dibilang sukses, trus pas jaman prabowo…ngebebasin sandera di pedalaman papua yg medan-nya ampun2an…biarpun banyak suara2 sumbang, tapi di luar negeri…keberhasilan mereka diakui

    sayang dulu mereka berada di rezim yg salah, jd sering disalahgunain buat nyulik aktivis..

    POST BY:
    ADIT SETIAWAN

    JABAN SENDANG REJO MINGGIR SLEMAN YOGYAKARTA

    420147/CATAR AKMIL /08

    08562896776

    taruna_tidar@yahoo.com

  83. semangat yang yang ditunnjukkan anak2 di film laskar pelangi, sama juga dengan semngatku
    semangat yang membara untuk mengabdi pada negeri,
    akan kuabdikan seluruh jiwa saya hanya untuk kesatuan NKRI
    akan kukorbankan raga saya untuk dwi panji merah putih
    biarpun badan hancur lebur
    biarpun darah ku terkucur
    tapi semangatku takkan kendur
    tuhan…
    aku ingin sekali menjadi TARUNA AKMIL..
    agar aku bisa buktikan bahwa aku ingin mengabdi pada negeri
    agar aku bisa buktikan bahwa aku rela mati untuk bumi pertiwi
    tuhan…
    aku sudah terlanjur cinta mati dengan TNI
    pendaftaran taruna akmil kemarin aku gagal di sidang pusat
    aku berharap tuhan meridhoiku
    dipendaftaran TARUNA AKMIL besok
    agar aku bisa buktika pada dunia bahwa aku benar benar ingin mengabdikan seluruh jiwa dan ragaku untuk negeri indonesiaku
    agar aku bisa tunjukkan jiwa patriotku

    ADHITAKARYA MAHATVAVIRYA NAGARABHAKTI

    VIVA ACADEMY MILITER NATIONAL

    • adit, asswrwb…
      hebat sekali semangatmu untuk menjadi Taruna Akmil dan mengabdi kepada bangsa dan negara lewat jalur militer…!!!
      Pertahankan semangatmu sampai tetes keringat yang penghabisan dan tetes darah yang penghabisan kalau anda sudah berhasil jadi Taruna…doa saya selalu bersama perjuangan dan semangatmu yang membara….Selamat berjuang…!!!

  84. doakan ya om agar aku bisa diterima jadi taruna thn 2010 nnt. Skrg sy br kelas 2 SMA dn sy dah mulai berlatih fisik dll…

    aku pgn bgt mask akademi tni dan aq gk pilih2 untuk jd karbol,kadet,taruna yg penting Tuhan memberi yg terbaik bg sy

    minta doa restunya y om agar aku bs mengikuti jejak mulia om utk mengabdi pd bangsa dan negara tuk mengibarkan bendera kewajiban.

    beri tips donk om bwt sy?
    thx..

  85. memang betul, kopassus pantas menyandang salah satu prajurit terbaik dunia. . .
    saat konfrontasi dengan malaysia, dalam hal ini operasi claret, penyusupan dilakukan oleh sukarelawan, walaupun beberapa anggota tni berkemampuan tinggi juga ikut serta dalam operasi ini. walaupun tak ada perintah langsung dari presiden sukarno waktu itu inggris turun tangan, karena menurut mereka, sukarno adalah ideologi komunis. menurunkan pasukan SAS, bahkan Gurkha (pasukan bayaran inggris dari nepal), dan sesama SAS dari Australia serta selandia baru untuk menghadang penyusupan sukarelawan ke serawak malaysia.
    walaupun korban dari indonesia satu pleton, sekitar 2000 orang dibanding korban dari SAS 114 orang itu menjadi pelajaran yang cukup besar bagi inggris. padahal waktu itu helikopter modern inggris ikut serta. dan kita, hanya mengandalkan skill saja. .
    itu adalah korban terbanyak pasukan SAS semenjak perang dunia ke dua. karena SAS dibentuk 1941 oleh Kol David starling. .
    operasi claret telah menjadi pelajaran besar, bahwa kopassus pantas menyandang gelar tsbt. bahkan setelah operasi itu, SAS menemukan taktik baru yang disebut “four men patrol”. .
    itu membuktikan, teknologi tertinggi umat manusia adalah diri mereka sendiri. . .

    bravo AAU, AKMIL, AAL, dan AKPOL. . .

    mari kita bersaing di 2009 nanti! ! !

    semoga Allah meridhoi kita. . .
    amien. . .

  86. HY…KAWAN -KAWAN SEMUA SATU JIWA DAN HATI DAN JUGA UNTUK OM…..SALAM .

    TRIMAKASIH BANYAK UNTUK BLOG OM KERENA SUDAH BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU CARANYA AGAR LULUZ AMMIL MURNI.

    AKMIL…………………………….TUGU SAYA …………………………………….

    AKMIL 2009 KAU LAH YANG KU TUNGGU…..MOHON DOANYA DARI KAWA2 SEMUA DAN JUGA OM.

  87. SLAMAT SIANG PAK…SAYA MAU NYA NIH?,UNTUK JEDAH PADA SAAT TEZ PUSH UP DAN SHITUP ITU BERAPA WAKTUNYA???,MAKSUDAYA APA KALAU KITA DI SURUH TEZ PUSH UP SETELAH ITU DI SURUH SHITUP APA DI KASIH SELANG WAKTU UNTUK ISTIRAHAT DULU???
    KALAU WAKTU PENDAFTRANYA KAPAN PAK???KATANYA BULAN MARET YA????
    PAK SAYA SERING TANYA2 SAMA TEMAN2 SAYA YANG SUDAH PERNAH IKUT TEZ AKMIL TAPI MEREKA TIDAK LULUS DI PSIKOTEZ…ADA APA DENGAN PSIKOTEZ KENAPA BANYAK YANG TIDAK LULUS DI SITU DAN KENAPA BEGITU ANGKER TES ITU????MOHON PENERANGANYA PAK.

  88. truz kalau untuk tempat pendaftran ada baiknya langsung ke megelang atau ?????menurut pengalaman bapak di mana baikya???
    mohon di balaz…………

  89. selamat pagi pak tirta,

    membaca artikel suka duka bapak di akademi saya semakin merasakan sendiri bagaimana menjadi seorang taruna itu seperti apa, karena masuk ke akademi adalah salah satu tujuan hhidup saya,
    disamping ingin melanjutkan perjuangan eyang kakung (Alm) saya sebagai TNI, karena kami keturunan kedua dari eyang belum ada yang meneruskan jejak beliau makanya saya ingin sekali meneruskan perjuangan eyang kakung saya,

    saya sekarang mahasiswa Teknik Industri semester awal, dan akan menhadapi UAS semester1, setelah itu saya ingin mendaftarkan diri di akademi,

    mohon diberikan petunjuk dan mohon doa restu bapak aagar saya diberi kelancaraan oleh Allah SWT,

    saya jadi ikut motto Pak tirta,

    …do the Best, God Take the rest…

    Selamat Pagi
    Slam Komando

  90. Yth. Tirta
    Adalah hal wajar apabila kita menceritakan hal-hal yang baik saja mengenai diri kita sendiri. Demikian juga tentang AKMIL ataukah AKABRI dulunya. Saya anak tentara, abang kandung saya lulusan AKABRI sekarang pangkatnya sudah LETKOL, teman-teman dan keluarga saya juga banyak yang lulusan AKABRI. Sebagai keluarga tentara saya juga sangat membanggakan tentara dan cerita-cerita tentang masa pendidikan militer oleh abang saya dan teman-teman lainnya juga membanggakan saya dan membuat semangat paling tidak untuk mendengarkannya. Mereka juga banyak cerita kok kalau selama pendidikan diperlakukan secara tidak manusiawi atau dengan kata lain penganiayaan. Memang bukan oleh lembaga pendidikan ataupun para pelatih namun oleh para senior. Kalau pemukulan saja (dibantai) mungkin sudah biasa namun juga dengan cara-cara kejam lainnya. Kisah-kisah itu tidak akan pernah ter-publikasi keluar dan saya yakin militer dengan sistem komando dan hirarkis yang sangat kuat tidak akan pernah mempublikasikannya. Apalagi pers juga tidak akan mudah mendapatkan informasi itu. Demikian juga permainan uang dan backing untuk bisa masuk menjadi Taruna. Hanya saja memang secara umum yang dapat menjadi Taruna memang yang memenuhi persyaratan, terutama kesehatannya. Artinya kadar kemurnian seleksi calon Taruna masih lebih baik. Tapi… apapun kisahnya saya tetap bangga dan salut kepada lembaga pendidikan AKMIL
    Untuk Bapak Tirta, saya salut dengan blog ini. Saya berpendapat bapak seorang militer moderat yang memiliki pengetahuan dan penguasaan teknologi informasi. Jarang lho Pak… BRAVO

  91. saya ingin menjadi anggota taruna militer saat lulus SMA nanti .Namun saya terhalang biaya ,apakah benar masuk taruna tidak dipungut biaya apapun sampai jadi TNI nanti?

    • arya nur w….asswrwb….

      Sebenarnya tidak ada ketentuan pungutan biaya apapun….yang sering terjadi adalah justru para orang tua sicalon, yang punya uang berusaha menyuap agar anaknya lulus…inilah yang merusak tatanan ….saya dengar sekarang orang seperti ini sudah diperingatkan dan petugas panitia yang menyalah gunakan jabatannya sudah diperiksa dan dituntut ke pengadilan….

      Kamu jangan terpengaruh isue yang disebar luaskan oleh mereka yang berusaha menyuap lalu tidak lulus….seolah olah yang lulus itu semua hasil menyuap….

      Kamu harus yakin bahwa semua upaya keras kamu akan diperhatikan dan dihargai oleh Tuhan…berjuang terus dijalan Allah…jangan mau nyuap….perbuatan tercela!

  92. keren banget auto biografinya?????

    semua saya baca dari episod 1, 2 dan 3

    itz amazinG!!!! you great mEn!!!!

    saya sangat sangat tertarik ingin menjalani sebagai Catar

    ini membuat saya lebih yakin kalau saya mampu melewati segala test masuk AKMIL!!!!! saya percaya kalau bapak akan hidup bahagia di dunia dan akhirat………..dan anak cucu bapak……..

  93. hi…….

    om…

    nama aku nena

    biografinya bgs bgd bisa utk akutau lbh luas ttg akmil om aku mau tanya kbtulan co’ aku truna akmil skrg dya sersan taruna tingkat 2 kira” utk masa dinas bth wktu brp th lg?
    mhon penjelasanya

  94. waw…allahu akbaru
    begitu beratnya medan pertempuran seperti apa yg kita pikirkan sebelumnya…viva amn…..

    mudah2 an kita yg dterima mjadi pejuang yg berbudi pekerti luhur amien allahu akbaru

  95. Salam Komando buat semua yang lebih dahulu bergabung di sini.
    saya sangat tertarik dengan topik-topik yang dibahas di sini yaitu seputar patriotisme dan kecintaan kepada NKRI melalui kemiliteran. Semoga kecintaan kepada NKRI tak pernah luntur dalam zaman yang serba sulit ini.

  96. ass wr wb. ananda adit setiawan 420147/catar akmil/2008. ibu bangga dengan semangatmu, maju terus pantang mundur. kebetuan anak ibu bernama aditya juga.dia juga seperti mu nak pernah mengalami kegagalan yang sama,bahkan sudah sampai smester 5 jurusan tehinik mesin disalah satu pergurun tinggi negeri ( dua kali ikut tes CATAR AKMIL baru lulus) , sekarang smester 3 di AKMIL. ibu doakan di tahun 2009 ini adalah keberuntungan buatmu nak. Alloh SWT selalu menyertaimu.Camkan dihati “SETINGGI -TINGGINYA BINTANG DILANGIT, HARUS KAU KEJAR DAN KAU RAIH ” itulah motto yang ibu selalu berikan dahulu pada anak ibu. Selamat & Sukses. Amin yaa robbal alamin. wass wr bw

  97. mohon izin
    saya taruna tkt 3 sekarang
    dari apa yang telah bapak buat saya jadi tertarik dalam kegiatan dan kehidupan antara taruna senior dan taruna junior karena saya dididik dalam akmil dengan keras disiplinnya,bukan dengan kekerasan,juga dalam kegiatan extranya yaitu lokananta
    karna saya juga lokananta saya bangga dengan lokananta dan beladiri saya juga judo
    mohon doanya karna tahun saya akan dilantik menjadi paja baru
    dan dapat berguna bg bangsa

    slamat siang
    salam komando

    agung yudha n
    sermatutar no ak 2006.182

    • agung, asswrwb…

      trims atas apresiasinya dan selamat atas sukses anda diterima menjadi taruna akmil, sekaligus menjadi anggota drumband Qanka Lokananta, serta pemain judo di AMN….persis pengalaman saya dulu…

      Kalau ada waktu tolong sharing informasi tentang kegiatan Taruna sekarang dalam latihan drumband dan yudo;;;

      Kemana saja anda sudah muhibah/tugas luar kota bersama Lokananta…apakah piringan hitam Qanka Lokananta yang saya buat tahun 1965 masih ada dimusium Akmil Magelang?….Siapa saja pelatih judonya?….apakah sering melakukan pertandingan judo di Magelang dan kota lainnya?…dll….sekedar update info ttg kegiatan di Akmil….Salam Komando…!!!

  98. Aslmkm…
    knlkn om nm sy Agus,sy brsl dr crb.
    Sy sdh prnh dftr AKMIL 1x tp gagal di Panda,curang om yg lulus ke Trapus dr crb cma 1 org bahkan itu pun gagal juga jd prwkilan dr crb ga da.
    kbtulan pd sidang Panda,Danrem crb ga dtg jd jtahnya diambil sama Kodam semua.
    knp ya bnyk sekali KKN di TNI?
    skrg thn 2009 sy akan coba dftr lagi om,doakan saya ya om.
    oy kiat” klo dah msk Trapus trs pengen lulus gmn om??…..
    mksh sblmnya
    Wslkm

    • agus, asswrwb….

      saya prihatin dengan pengalaman dan persepsi anda….kalau anda masih berpersepsi seperti itu, anda tidak akan pernah lulus akmil…,. cenderung menyalahkan orang lain kalau mengalami kegagalan….
      segera rubah cara berfikir anda denga melakukan introspeksi tentang kekurangan anda, perbaiki dan tingkatkan semua kemampuan anda…sehingga anda memiliki kepercayaan diri yang kuat…Allah pasti mendukung anda….

      Tips utk lulus, mada diblog saya dengan artikel “Tips Lulus Ujian Masuk Akmil…”

  99. Oy lupa om nilai psikotes sy bagus tp knp hslnya cuma standard,trs knp hsl nilai psikotes di Korem crb hslnya sama semua,pdhlkan IQ org kemampuanya berbeda-beda.Cuma 1 org yg nilainya bagus tp itu juga diragukan hsilnya krn dy sgt tdk pantas untuk mndptkn hsil bgus,mngkn KKN berbicara Lagi ya Om??
    Oy Om kiat” biar dpt hsil psikotesnya bagus gmn Om?
    tlg jelaskan secara detail ya Om,kalau bisa dengan materi”nya ya Om.
    Oya sekali lagi doakan sy Om,semoga masuk Taruna di thn 2009.
    mksh

  100. Asswrwb Pak Tirta!!!! Terus terang saya dulu ingin sekali jadi TNI walaupun nasib berkata lain saya selalu mengikuti perkembangan militer website tni, akhir-akhir ini saya sempat pesimis terhadap pertahanan di Indonesia, kenapa? Dapat dibayangkan dengan kecelakaan yang menimpa prajurit Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Angkatan Darat yang diakibatkan karena usia peralatan yang sudah tidak layak, terus kebijakan presiden yang harus memanfaatkan peralatan yang ada dengan cara (secara kasar KANIBAL). Setahu saya presiden itu militer tetapi kenapa beliau tidak mampu untuk mengutamakan pembaharuan terhadap peralatan militer? Beliau lebih mengutamakan Pilkada yang jelas-jelas menghabiskan uang negara cukup besar. Saya yakin dan percaya bila negara2 tetangga yang tergabung dalam Commonwealth (Negara2 persemakmuran-maaf bila salah) menyerang Indonesia, hanya hitungan jam maka kita akan habis, faktanya radar yang digunakan TNI adalah radar sipil (saya baca di website KOHAHUDNAS) yang daya jelajahnya terbatas, pesawat tempur kita tidak dilengkapi dengan rudal air to air atau air to ground dll. Memang ada yang berkata kita masih bisa bergerilya, tapi kalau dilihat dari rasa nasionalisme pemuda-pemudi saat ini saya pesimis Pak, HANYA TNI saja yang akan berperang… Mengharapkan Pemimpin Daerah? Astaga!!! Seperti yang disampaikan rekan-rekan di kolom ini KARBITAN!!! Faktanya… Setelah menjabat Kepala Daerah, mereka rata-rata pasti masuk PENJARA walaupun kalau disorot kamera mereka bisa tersenyum, nauzubillahmindzalik! Kita lihat saja anggota dewan yang terhormat, apa kerjaan yang mereka buat untuk pertahanan? Ada wacana Wajib Militer ditolak karena nanti Militer-isme, Anggaran TNI agak meningkat, ditolak dengan alasan DALAM 10 TAHUN TIDAK ADA KEMUNGKINAN INDONESIA DISERANG, sampai kadang-kadang saya berpikir apakah anggota dewan yang terhormat itu semua PARANORMAL?
    Maaf Pak bila saya agak berpandangan ekstrim terhadap anggota dewan kita tapi kemana rasa Nasionalisme mereka? Disamping itu MANA SUARA PARA JENDERAL2 TNI? Koq tidak ada reaksi sama sekali terhadap bahaya yang mengancam kedepan. Saya masyarakat yang awam saja ngeri membayangkan bila Indonesia diserang seperti GAZA, tidak mungkin pake BAMBU RUNCING LAGI….
    Terus terang saya bangga terhadap TNI, namun saya juga miris terhadap kehidupan TNI khususnya anak buah… hidup dibawah garis kemiskinan… Tabungan Prajurit di korupsi…Masya Allah!!!!
    Itu unek-unek saya… Bila ada Bapak2 Jenderal yang membaca unek-unek saya jangan sakit hati.. Ini hanya jeritan rakyat yang pesimis terhadap masadepan TNI……Terimakasih

    • hadi, asswrwb……trims atas sharing danapresiasi anda…..

      Terus terang saya sangat terenyuh dan kaget, bahwa pada masa /era reformasi yang cenderung selalu menyalahkan institusi TNI AD sebagai penyebab semua krisis multidimensi yang berkepanjangan ini ( karena Suharto adalah purnawirawan TNI AD, dan banyak pejabat teras pemerintahan orde baru adalah juga pur TNI Ad…)…masih ada orang sipil rakyat Indonesia yang berpikiran jernih seperti anda….
      Analisa anda tentang mengapa presiden kita yang nota bene juga berasal dari TNI AD/militer, tapi mengapa kok tidak memperhatikan segala kekurangan fasilitas dan Alat Utama Sistem Persenjataan TNI….mungkin karena azas prioritas, yang penting sekarang ini perbaikan ekonomi dan politik dulu, kemudian keamanan dalam negri/polri, baru terakhir Pertahanan yang jadi fungsi TNI….ya karena itulah persepsi azas prioritas/strategi para pejabat Eksekutif dan Legislatif yang menjabat sekarang…itu resikonya memilih kehidupan politik yang demokratis, dimana ada azas ” SUPERMASI SIPIL” yang sangat dominan dalam penentuan keputusan presiden….pendek kata, sistem pemerintahan sekarang (setelah UUD 1945 diamandemen), memang membuat presidennya terbelenggu oleh sistem Predensial yang dibelenggu oleh Sistem Parlementer….bukan Presidensial murni lagi…(Presiden juga merangkap Perdana Mentri seperti masa Sukarno dulu, setelah Dekrit 5 Juli 1959, kembali ke UUD 1945)….UUD 1945 sudah diamandemen, yang mengakibatkan Sistem Presidensial tidak bisa efektif…(parlemen terlalu berkuasa….)….jadi sebenarnya kalau boleh jujur, sekarang ini yang lebih banyak menentukan kebijakan politik pemerintahan, termasuk pembelian Alutsista TNI adalah Parlemen/DPR RI….inilah faktanya….

  101. Terimakasih Pak atas pencerahannya…. Semoga Bapak tetap mau memberi sumbang saran kepada elit-elit politik di Indonesia saat ini.. Insya Allah kalau ada unek-unek lagi akan saya sampaikan kepada Bapak dan semoga saya dan teman2 di kolom ini masih memiliki rasa nasionalisme yang cukup tinggi untuk membela tanah air tercinta walau sebagai warga sipil. Terimakasih Pak.

  102. Assalamu’alaikum Om
    Hebat motivasinya Om…
    mohon ijin curhat…
    “AKMIL” sepertinya memang impian yg harus sy pendam dalam2 dan bahkan sangat dalam sekali,,,bermula dari kegagalan sy masuk SMU TN Magelang, kemudian “salah masuk” sekolah menengah (Sklh Kejuruan Negeri di Tegal, hingga menjelang kenaikan tk 3 hampir sj sy keluar krn ternyata AKMIL tdk menerima sekolah kejuruan,). demi sebuah asa,lulus SUPM sy sempat masuk MAN mengulang dr kls 1(di MAN sy mjd salah satu murid yg berprstasi), dgn harapan ttp memiliki kesempatan sekaliiii…saja mndftar AKMIL, tetapi MAN tdk pernah sy slesaikan krn faktor ekonomi,,,lepas dr MAN sy msh sempat cari celah bgmn bs mndftar AKMIL(kurang lebih selama 2,5 tahun),,,tapi celah itu ternyata terlalu sulit jg utk sy temukan hingga akhirnya sy masuk Perg. Tinggi kedinasan di Jkrt sesuai bidangku. Jujur, impian itu masih sllu terngiang saat kuliah di jkrta, bahkan ketika lulus dan sekarang stlh menjadi PNS kadang2 masih tdk percaya bhwa sy “tidak pernah bisa” mendaftar ke AKMIL,,,
    ….mungkin sy adlh 1 diantara ribuan orang yg gagal turut mengabdi kpd bangsa n negara lewat militer melalui jalur AKMIL.
    ….tapi sy bersyukur bisa berkarya untuk bangsa n negara melalui PNS.
    ….yang pasti ini adalah jalan terbaik dr Gusti Allah untukku.
    ….bahkan mungkin besok anak2ku lah yg meneruskan cita2 bapaknya menjadi militer.

    untuk peminat AKMIL,,tetapkan tekadmu utk menjadi bagian dr salah satu lembaga pendidikan terbaik negeri ini, AKADEMI MILITER, n luruskan niat awalmu setelah kelak engkau menjadi permata Republik tercinta, jadilah Jenderal-Jenderal yang bermartabat, seperti Rosulullah, seperti para sahabat Panglima perangnya, n minimal seperti Jenderal Sudirman
    do’a kami menyertai kalian, Aamiin…

    Maturnuwun Om, Salam Hormat…

  103. buat MAMA YATI

    saya haturkan terimakasih sebanyak banyak nya yang sudah, mau memberikan saran dan doa kepadaku, dan atas perhatian mama untuk memberika motto”SETINGGI -TINGGINYA BINTANG DILANGIT, HARUS KAU KEJAR DAN KAU RAIH ” yang munk9in akan bermanfaat sekali buat saya….

    terima kasih sekali atas doanya…
    semoga alloh membalas kebaikan mama yati….

    iya ma…
    aku akan terapkan motto yang diberikan mama yati tadi,,,

    aku akan terus berjuang , berlari tuk meraih mimpi,,,

    agar aku bisa kutunjukkan pada dunia kesungguhanku untuk mengabdikan seluruh jiwa danragaku pada negeri ini
    agar aku bisa tunjukkan pada dunia.kebulatan tekadku untuk bener2 ingin masuk di barisan “kartika eka paksi” TNI AD

    dan agar bisa kutunjukkan pada dunia jiwa patriotku
    yang membara untuk selalu berusaha mengibarkan sang saka merah putih diseluruh negeri ini…

    sekali lagi… makasih buat mama jati….

    atas suport , saran dan doanya…

    maju teruss panatng mundur

  104. salam komando….

    om tirta
    sata mau tanya…
    saya dapat informasi dari beberapa kerabat saya yang juga TNI

    mereka bilang, pendidikan candradimuka capratar tahu 2009ini dilaksanakan di lembang bandung kah??

    kalau tahun yang kmaren kan dilaksanakan di ksatrian campus academi militer magelang,
    itupun cuma dilaksanakan selama 3bulan…
    tapi katanya mulai tahun ini… penddkan candra nya dilaksanakan di lembang bandung..
    tapi berbeda dgn tahu sebelumnya…
    ]tahun ini pendidikan candranya selama 9 bulan…

    terus sidang pusatnya juga kebalikan dari tahun2 sebelumnya..
    kalo tahun kemaren sidang pusat dilaksankan di lembang banduh..
    nah mulai tahun ini sidang pusat dilaksanakan di campus academy military magelang….

    APAKAH BENAR??
    mohon dsijelaskan ya om….

  105. oke

    om tirta aku mau tanya lagi

    dulu waktu aku chating, aku pernah berdebat hebat, dengan teman chating tentang drumband kebanggan taruna akmil
    genderang seruling lokananta,,

    aku mempertahankan pendapatku. di juga mempertahankan pendapatnya.,

    nah masalah yang kami perdebatkan adalah nama dari drumband akmil…

    menurutku nama dari drumband itu adalah

    Qanka LOKANANTA

    sedangkat menurut dia adalah

    Canka LOKANANTA

    nah kenapa aku bersi kukuh mempertahankan pendapatku kalu nama drumband itu adalah Qanka lokananta,
    karena dalam blog om tirta ini selalu menyebutkan kalu nama drumband itu adalah
    Qanka, dengan lafal Q

    tapi setelah aku browsing di http://www.akmil.ac.id
    ternyata disana menyaebutkan kalau nama drumband akmil adalah Canka lokananta
    dengan lafal C

    hehehehehehehehehe
    maaf pertanyaanku sepele
    tapi sangat penting bagiku
    karena perseteruan kami belum berakir
    sampai skarang pun kami masih memperdebatkan masalah itu
    maklum kami cinta mati sama academy militer
    jadi setiap istilah yang berhubungan dengan akmil
    aku akan selalu berusaha untuk cari tau

    he he h he he he

    thanx

  106. Saya adalah laki-laki tangguh yg gak cengeng, tahan dgn situasi keadaan apapun., gak pernah putus asa.. Jiwa saya jiwa militer.. Jiwa yg tangguh tanggap tanggon
    dan trengginas.. Jiwaku jiwa perang tapi tetap berjuang.,
    aku apa adany gak suka khidupan glamour..
    cita2 cuma satu, yaitu ingn menjadi perwira Tni

    Kawah Candradimuka Tempat
    Kami ditempah
    Taruna Selalu Siap Sedia
    Acara Hari ini Selalu Silih Berganti
    Taruna Selalu Berseri seri

    Suara Yang Merdu Memecah Alam
    Jauhlah Dari Kampung
    Menurut Kata Hati
    Guna Bakti Pada Ibu Pertiwi

    Ambil Senjatamu Ditangan Kanan
    Ikat Pinggang Penuh Peluru
    Granat Tangan
    Majulah Ayo Maju Menyerbu
    Sampai Titik Darah Penghabisan

    CANDI BARU SEMARANG

    Candi Baru di Semarang
    Siapa Mau Boleh Ikut
    Lari Lari Tiap Pagi
    Jalan Jongkok Setengah Mati
    Candi Baru di Semarang

    APEL PENERJUNAN

    Bila Apel Malam telah Tiba
    Segera Siapakan Penerjunan
    Hatiku Dag Dig Dug Tak Menentuh
    Memikirkan Nasib Seseorang

    Bila Aku Penerjun Pertama
    Segera Berdiri Didepan Pintu
    Pandangan Tetap Lurus Ke Depan
    Sikap Exit Jangan Dilupakan

    Bila Payung Tidak Mengembang
    Segera Periksa Kiri Kanan
    Hindarkan Tabrakan Dengan Kawan
    Tarik Kemudi Muka Belakang

    Bila Payung Tidak Mengembang
    Segera Buka Payung Cadangan
    Bila itu Pun Tidak Mengembang
    Serahkan Nyawamu Pada Tuhan

    Hymne Taruna AKABRI

    Biar badan hancur lebur
    Kita ‘ Kan bertempur
    Membela Keadilan Suci
    Kebenaran Murni

    Dibawah Dwi Warna Panji
    Kita Kan Berbakti
    Menorbankan Jiwa Raga dan raga
    Membela Ibu Pertiwi

    Demi Allah Maha Esa
    Kami ‘kan Bersumpah
    Setia Membela Nusa dan Bangsa
    Tanah Tumpah Darah

    RELAKAN AKU BERJUANG

    Tinggalkan Auah tinggalkan Ibu
    Ijinkan Kami pergi Berjuang
    Dibawah Kibaran Sang Merah Putih
    Majulah Ayo Maju Menyerbu . . . . . Serbu

    Tidak Kembali Pulang
    Sebelum kita yang Menang
    Walau mayat Terhampar di Medan Perang
    Untuk Bangsa Kami berjuang . . . . . Berjuang

    Maju Ayo Maju ayo terus maju
    Singkirkanlah Dia, Dia, Dia …….
    Kikis Habislah Mereka
    Demi Negara Indonesia

    Wahai Kawanku Prajurit Sapta Marga
    Dimana Engkau Berada
    Teruskan Perjuangan Para Pahlawan
    Untuk Bangsa Akulah Pahlawn

    Indahnya negeri tempatku berdiri
    berjuta warna di bumi pertiwi
    aku ingin terbang nan tinggi
    berbakti untukmu negeri

    Sejauh apapun kaki melangkah
    merah putih kan selalu kebela
    aku berjanji kan terus mengabdi
    cintaku untkmu negeri ….

    Berkibarlah bendera negeriku
    berkibarlah engkau di dadaku
    tunjukkanlah kepada dunia
    semangatmu yang panas membara

    Daku ingin jiwa raga ini
    selaraskan keanggunan
    daku ingin jemariku ini
    menuliskan kharismamu…

    Berkibarlah bendera negeriku
    berkibar di luas nuansamu
    tunjukkanlah kepada dunia
    ramah tamah budi bahasamu

    Daku ingin kepal tangan ini
    menunaikan kewajiban
    putra bangsa yang mengemban cita
    hidup dalam kesatuan…

  107. tuk judo skarang jarng tuk tanding diluar malah selama saya masuk judo saya belum pernah kluar tuk tanding
    mungkin saya pikir tu karna kegiatan yang terlalu penuh
    tuk canka lokanta saat ini saya blon pernah event kluar karna blon ada job tuk lokananta
    tapi pernah wktu tkt 2 ke istana jakarta tuk hut RI
    tapi itu kolaborasi antara rapak gendang akmil dengan alat lokananta tapi ga satu unit dengan rapak beduk grup satu kopassus.
    untuk lokananta sendiri kmaren bru mendapat alat baru 1 unit canka lokananta dari bapak Hasim adiknya Prabowo S.
    mungkin itu saja informasi terbaru yang ada di AKADEMI MILITER saat ini.

  108. pak saya kemarin mengirim pertanyaan kepada bapak tapi kenapa belum dibalas?
    kalaw begitu saya mau tanya lagi pak, kira-kira kalaw seleksi AKMIL jika gigi grahamnya hilang atau udah dicabut apa memiliki kesempatan gol?
    “saya harap bapak mau meresponnya”

  109. kesedihan dalam hidup saya adalah tidak lulus test calon prajurit taruna akmil,padahal saat masih sma cita2 untuk masuk akmil sangat kuat.tapi mungkin ini bukan jalan hidup saya.

    • febi, asswrwb….

      kegagalan adalah sukses yang tertunda….coba dan coba lagi, sambil mempelajari dan memperbaiki kemampuan anda dalam segala bidang…
      test apapun walau tidak lulus adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga….jangan bersedih…banyak orang besar didunia ini penuh dengan kisah sedih dalam hidupnya, tapi mmereka bangkit dan bangkit lagi…
      kalau anda teliti baca blog saya, anda akan menemukan banyak cerita kesedihan dan kegagalan dalam hidup saya yang katanya orang justru sukses…gagal dan sukses , juga sedih dan senang itu sangat nisbi, sangat relatif….tergantung bagaimana kita menyikapinya….kalau kita mau belajar baik dari kesedihan yang kita alami, maka kita akan menjadi manusia kuat yang tahan banting dan terbiasa denga kesedihan…maju terus pantang mundur !!!…semua orang pun punya kesedihan masing masing yang mereka alami, tapi disimpan dan dijadikan cambuk untuk hidup lebih berbahagia…

  110. Selamat pagi Bung Tirta,,
    Menginspirasi sekali tulisan Bung,salut..
    Bung Tirta,apakah kaki bebek (kata dokter militer) dan jerawat di tubuh gak bisa masuk AMN?
    Saya tunggu jawaban Bung..
    Terima Kasih..

  111. selamay siank pa…..
    saya sngguh sangat terinsfirasi dngan cerita anda
    doakan saya agar bisa masuk akmil,biar bisa merasakan apa yg anda rasakan.

  112. AssWr.Wb.

    Saya banyak berterima kasih kepada bapak yg telah memberi gambaran2 terhadap keadaan di dalam sekolah TARUNA AMN. Dan setelah saya membaca keadaan AKMIL episode 1-3, saya mendapatkan informasi tgg AKMIL dan persiapan2 apa saja yg harus di persiapkan untuk menjalani pendidikan seperti bapak ceritakan. Dan mudah2an dalam penerimaan TARUNA AMN tahun 2009 ini, saya akan mendaftarkan diri saya dengan berdasar tekad juang 45, Informasi terhadap Bapak dan dibarengi dengan do’a kepada Sang Pencipta, mudah2an saya bisa LULUS di TARUNA AMN. Aminn…

    TARUNA!!!!

  113. menurut saya STPDN itu meniru gaya militer di AKMIL (cuman tampilan luarny saja alias kasat mata) tapi tidak melihat secara keseluruhan. lebih tepatny salah kaprah. sebenarny kan arsitek dari STPDN kan Rudini (yang mantan Jendral). sampai2 tempat makan saja di desain seperti di west point….. mungkin dulu rudini membentuk STPDN agar para lulusanny tidak neko2 sama pemerintah nurut pada ORDE BARU

    menurut rekan saya yg alumni STPDN lulusan 2004 mereka menamakan kampus mereka sebagai tidar jatinangor… (saya hanya tersenyum geli)

  114. ‘met Sore Komandan……..

    Saya adlh Lulusan AKABRI 1991, Pendidikan di AKABRI memang sangat berat bagi saya tp saya menjalaninya dengan santai. Tradisi Perploncoan di AKMIL itu wajar karena itu tradisi di AKMIL krn AKMIL dipersiapkan utk Bela Negara, Setuju ??

  115. Assalamualaikum pa,

    saya siswa kelas 3 sma, sebentar lagi mau ujian nasional + ujian tk.daerah catar akmil,

    bagaimana ya cara mengatur waktu dan kesiapan mental dalam menghadapi keduanya dalam tempo yang relatif dekat tersebut ?

    saya takut kalo saya terlalu serius ke akmil, uan saya terbengkalai, begitu pula sebaliknya,
    mohon petunjuk dari bapak,

    dan juga saya mau tanya,
    sikap apa yang harus saya miliki dalam menghadapi semua tes catar seperti kesehatan, jasmani, MI, akademik sampai pantukhir?

    dan saya sangat berharap doa dan motivasi dari bapak yang membuat saya semakin yakin untuk membulatkan tekad mengabdi kepada negara saya yang paling saya cintai ini pak,

    terima kasih sebelumnya pak,

    semoga bapak selalu dalam lindungan ALLAH SWT setiap saat,

    amiiiin….

    _fathomi_

  116. salam komando mas.

    Horas….!

    saya dari medan ini mas,iya nih mas saya bualn 4 ini akan menghadapi rik/uji materi ini mas,banyak orang bilang kalau mau jadi perwira tni harus ada deking atau uang,tapi bagi saya kekuatan saya dan deking saya adalah Tuhan YME karena itu saya rajin berdoa diiringi dengan jiwa jasmani dan rohani yang bagus,sekian dulu mas.Doakan saya mas agar berhasil masuk AMN.terima kasih

  117. Begini pak :
    1. saya ingin minta jawaban sejujur-jujurnya dari bapak sebagai seorang ksatria yg pernah dididik di ksatrian; pasti bapak tau kan “Stengah Kancing”,”Sapu Tangan”, “Merayap sampai Pisangan”, “Telur Busuk”, “Masuk Drum”, “Senior is always truth” itu smua ada di AMN, jelaskan secara transparan & jelas di Web ini kpd publik !
    2. Kasus STPDN adalah “kasus pemukulan” oleh praja kepada praja bukan masalah buruknya SISDIK disana, di AMN bahkan sampai Akmil skrg tetap sama pola Sisdiknya dari dulu sampai sekarang, mengapa? karena di Militer melawan dan membangkang thd atasannya dikenakan hukuman penjara 9 tahun, maka dari itu di AMN/Akmil RAHASIA POLA SISDIKnya (ini rahasia negara) tetap tertutup rapi karena secara sistematis Senior dan Junior terikat oleh sisdik itu.
    3. Pasti bapak pernah ngerasa bagaimana Taruna senior “MEMBINA” Taruna Junior, Pembayatan TaliKor POLTAR, Pembayatan “KEONG/MANGKOK” tanda jabatan Resimen Korps, smpai pelanggaran “PERDUPTAR” itu smua mengandung kekerasan (saya sbnarnya Sangat menghormati para rekan Taruna Akmil, maka dari itu “Kata/kalimat yg bertanda kutip” tidak perlu saya jelaskan). Smua ini tersembunyi dari Publik, mengapa? ya karena Doktrin Ketat diatas tadi, Taruna Dilarang bawa HP, Kamera, atau alat Dokumentasi lain (Perduptar) yg sifatnya Bisa membongkar Aib Sisdik AMN/Akmil.
    4. Pak tirta, yg diprotes oleh publik sebenarnya adalah Model Pukul-memukul, tekan-menekan, stressing dalam hub Senioritas, yg saya liat tulisan bapak hanya menerangkan SISDIK di AMN diluar itu tidak diceritakan. Jujur saja pak, Taruna Senior itu (apalagi memiliki jabatan dalam Resimen Korps) SANGAT DITAKUTI & TERKENAL GANAS BUKAN DISEGANI, bahkan sampai Bertugas setelah Purna Taruna dari AMN/Akmil, junior yg tidak RESPECT akan menanggung “akibatnya”.
    5. Coba Bapak teliti Kasus Video Rekaman Pemukulan Oknum anggota TNI senior thd juniornya di Ambon, telah Bocor ke Publik, coba Bpk teliti tanggapan Publik atas rekaman itu.

    Saran & Kritik layangkan ke : negarastabil@yahoo.co.id

    • boymuda, asswrwb…..

      trims utk komentar dari anda….apakah anda mantan taruna tidar?….sepertinya lebih tahu daripada saya…..
      Saya tulis diblog sesuai apa yang saya alami, bukan berdasarkan teori atau cerita orang lain….saya tidak mengarang atau menutupi fakta…
      Kalau anda memiliki fakta berdasarkan pengalaman sendiri, silahkan jelaskan identitas anda lengkap diblog ini dan pengalaman buruk anda sebagai sebuah testimoni…..sehingga anda demikian yakin akan pendapat anda tersebut…mungkin memang benar anda lebih tahu dan berpengalaman, saya sangat tertarik untuk mengetahuinya…., mari kita sharing secara jujur dan transparan sesuai permintaan anda, seperti saya juga transparan menjelaskan semua identitas saya…
      Kalau cerita anda ini benar tentunya akan dibaca oleh Gubernur Akmil sekarang yang juga mengikuti tulisan saya ini…..dan akan menjadi masukan yang baik utk perbaikan…kalau tidak benar tentunya hanya akan menjadi fitnah belaka….mari kita buka bukaan sesuai permintaan anda…saya suka itu….tidak lewat imel, tidak transparan, langsung diblog ini, akaan saya postingkan dan dibaca semua pihak terkait….trims.

  118. Dua Taruna Akmil Dipecat

    Magelang (ANTARA News) – Dua taruna Akademi Militer (Akmil) Magelang masing-masing Sersan Mayor Taruna Aditya Catur Setiawan dan Prajurit Taruna Ronald Stevy Tuilan diberhentikan secara tidak hormat karena melanggar disiplin taruna.

    Pemecatan terhadap kedua taruna itu berlangsung di Lapangan Taruna Bakti Kompleks Akmil di bawah Gunung Tidar Magelang di Magelang, Kamis (8/3) sore, dalam suatu upacara militer dengan Inspektur Upacara Komandan Resimen Taruna Akmil Kol Inf Mochamad Rachmat diikuti para taruna Akmil tingkat I hingga III.

    Sermatar Aditya kini berada di tingkat III Akmil sedangkan Pratar Ronald tingkat I.

    “Di mana-mana orang berkeinginan masuk ke sini, tetapi apa yang dilakukan kedua rekan kalian adalah melakukan hal-hal yang melanggar aturan yakni mencuri dan desersi. Itu adalah hal yang tabu dilaksanakan taruna,” kata Rachmat.

    Pemecatan terhadap mereka ditandai dengan pelepasan berbagai atribut taruna yang dipakai Aditya dan Ronald oleh mereka sendiri, sedangkan Danmentar Rachmat menggunting baju taruna di bagian belakang untuk selanjutnya memerintahkan kedua orang itu menggantinya dengan pakaian sipil berupa baju batik dan celana panjang.

    Ia menjelaskan, pencopotan dilakukan oleh diri mereka sendiri karena simbol dari perilaku mereka yang melanggar aturan taruna, sedangkan pengguntingan baju dilakukan sebagai simbol bahwa mereka tidak boleh lagi menggunakan atribut dan pakaian taruna.

    Ia menegaskan, sebenarnya upacara pemberhentian secara tidak hormat terhadap taruna tidak perlu terjadi. Tetapi aturan hukum dan berbagai norma yang berlaku di Akmil harus ditegakkan.

    Ia menjelaskan, aspek kepribadian atau moral merupakan unsur penting untuk menjadi seorang perwira.

    “Sepintar apapun ilmu yang dimiliki dan sehebat apapun kondisi fisik atau jasmaninya, tetapi bila tidak didukung kualitas moral yang baik, maka orang tersebut tidak akan berguna bagi organisasi TNI AD,” katanya.

    Pada kesempatan itu Rachmat berpesan kepada dua taruna yang dipecat itu agar mengambil pelajaran berharga atas pemberhentian mereka sebagai taruna.

    “Kejadian ini dapat sebagai pelajaran berharga, untuk introspeksi diri, dan selanjutnya kembali ke masyarakat dengan lembaran hidup dan semangat yang baru. Yakinlah bahwa di usia saudara yang masih muda, dengan segala potensi yang dimiliki, maka bidang kemiliteran bukanlah satu-satunya jalan untuk mencapai keberhasilan dalam menjalani kehidupan kalian,” katanya.(*)

    Sumber :

    http://www.antara.co.id/arc/2007/3/8/dua-taruna-akmil-dipecat/

    Mohon dijelaskan Kesalahan Apa yg diperbuat (Konkritnya seperti apa?) oleh Sermatar Aditya Catur Setiawan & Pratar Ronald Stevy Tuilan sehingga mereka dipecat dari Akmil ?

    • boymuda, asswrwb….trims utk infonya…mudah mudahan posting dan pertanyaan anda dibaca oleh yang berwenang di Akmil dan ikut sharing disini…kalau saya tak tahu dan tak punya kompetensi utk menjawabnya….

  119. Salam Kenal,
    1. Saya ucapkan terima kasih atas pengabdian anda kepada Negara Republik Indonesia.
    2. Kalau membuat blog, tidak perlu menjelek-jelekan STPDN.
    3. Kalau anda jujur dan berani, jawab pertanyaan ini :
    a. Sudah berapa kali anda dipukul oleh senior anda pada waktu di AMN?
    b. Sudah berapa kali anda memukul yunior anda pada waktu di AMN?
    4. Apakah jawabannya tak terhitung karena saking banyaknya?
    5. Pendidikan dengan pola militer memang perlu untuk melatih mental menjadi kuat jadi tidak perlu menjelek-jelekan Lembaga Pendidikan yang lain.
    6. Mohon maaf apabila saya menuntut keterbukaan anda.

    • kevin, asswrwb…..trims anda mau baca blog saya….saya sudah membahas apa yang anda tanyakan secara panjang lebar beberapa waktu yang lalu…tolong baca pernyataan saya terdahulu….
      Kalau anda masih tidak puas, ya apa boleh buat, itu hak anda …..

  120. viva akmil… cita-cita yg gw banget dari kecil, tapi apa lacur he..2x 3x daftar via subpanda Lampung 3X pula ditolak… yah.. gpp, stlah tamat kuliah gw coba lg diwamil toh gagal juga. akhirnya terdampar deh di sbuah TV swasta. VIVA AKMIL.. tuk STPDN KOMBATAN BANGET sih loe

    • maulana, asswrwb….trims atas sharing anda…betul sekali, mengabdi kepada nusa dan bangsa bukan hanya lewat akmil…masih banyak jalan lain yang dikaruniai Tuhan…selamat atas sukses anda memahami arti hidup yang sebenarnya ” Do the best and God takes the rest”…jangan mendikte Tuhan….

  121. ijin komandan..sy dlu jg termasuk dlm anggota kelompok komando korps taruna..
    kebebasan dlm mendi2k yunior2 sy,sy pergunakan u/ belajar memimpin anggota..
    setelah membaca tulisan komandan membuat sy ingat belajar d lembah tidar..
    d lembah tidar ini kta d didik u/ mjd seorang perwira
    sy bangga menjadi TARUNA akademi militer…
    kehidupan keras d AKMIL merupakan bentuk pembinaan & rs peduli senior kpd yunior…
    kta ini tentara..
    pembela tanah air yang harus bs bekerja d bwh tekanan dan dlm kondisi yg keras sekalipun…
    dngan seringny sy ddi2k kras oleh senior sy membuat sikap sy terbentuk..
    tetap jga tradisi d AKMIL…..
    ADHITAKARYA MAHATVAVIRYA NAGARABHAKTI

    • a bayu SP, asswrwb…adhitakarya mahatvavirya nagarabhakti….trims atas sharing anda…pertahankan terus nilai juang yang anda miliki…perjalanan karier anda bagaikan mengikuti pertandinga maraton yang jauh dan panjang…sekitar 33 tahun…sangat melelahkan kalau anda tidak siap mental…banyak sekali ujian, peringatan dan hukuman dari Allah sepanjang jalan karier kita….tabahlah, pantang menyerah…pedomani terus Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit secara total…

  122. tulisan bapak membuat saya berbangga hati mempunyai perwira yang sangat teguh pada pendirian dan jujur.

    semua tulisan bapak menggambarkan kebenaran manisan dan asinan yang dilahap para taruna selama ini.

    tapi akhir-akhir ini saya sedikit merasa ragu akan ada perwira-perwira seperti bapak lagi. saat saya lihat foto-foto para taruna di FaceBook mereka seolah-olah menggambarkan kegagahannya sebagai seorang model militer bukan calon perwira yang memiliki intelegensi tinggi. terlebih ketika melihat mereka pesiar dengan pakaian kebesarannya, wah hati ini pinginberontak dan bilang “Kamu itu calon perwira bukan model Militer, Bersikap layaknya manusia biasa ketika diluar asrama apa susahnya sih “. Maaf Bapak bukannya saya menjelekkan Taruna sekarang , tapi pada kenyataan yang saya lihat selama ini seperti itu. Mohon tanggapan Bapak atas sikap Taruna sekarang ? dan salahkan saya jika pernyataan taruna yang seperti saya sebutkan itu adalah bukan kenyataan.

    • tya, asswrwb….wah saya kaget juga membaca persepsi anda tentang performance Taruna masa kini dimata anda….
      Tolong jelaskan apa yang anda maksud dengan “Model Militer ?” dan apa yang anda lihat di Face Book?….
      Kalau anda menyebutnya sebagai “Model”…dalam pengertian umum adalah laki laki yang “Metropolis”, “pesolek”, “Feminin dan mirip Gay/Homo/Banci”. Tidak Macho dan Tidak Jantan….Apakah itu yang anda maksud ???….
      Kalau betul itu yang anda maksud/persepsi anda, saya sangat sedih sekali….apakah anda yang salah persepsi atau memang betul Taruna sekarang tidak lagi Jantan dan Macho seperti dulu???…saya akan coba cari di Face Book dan mau cari taruna yang sedang cuti….apakah betul mereka seperti yang anda persepsikan…..
      Saya minta masukan dari para pembaca blog yang lain, apakah ada yang sependapat dengan Tya, atau berbeda pendapat…..saya sementara belum bisa komentar…takut salah …..

  123. congratulation…

    semoga bermanfaat dan menjadi amal sholeh..

    Anak saya masih kecil usia 8 bulan, saya ingin dia masuk akmil karena dulu saya bercita cita masuk kesana tidak jadi dengan alasan waktu mendaftar umur masih kurang, namun saat tahun depan umur sudah mencukupi saya ketrima di Sekolah Akuntansi Negara Jakarta (STAN) sehingga sampai sekarang menjadi Pemeriksa Pajak di Departemen Keuangan..
    semoga saja anak saya bisa masuk AKMIL..
    thanks for tips and infonya..
    regards
    Awaludin Rakhman
    Pemeriksa Pajak Pertama
    KPP Pratama Salatiga

  124. terima kasih atas balasannya.

    maksud dari “model Militer” adalah cara mereka bergaya (maaf) “terlihat angkuh dan Menganggap diri mereka GAGAH” .Maaf, jika saya berpandangan demikian pada Taruna , sebab selama ini saya melihat Taruna / Kadet di kota saya (surabaya) seperti itu.

    Coba anda buka Facebook , dan lihat sendiri. Jika itu memang Gaya pose foto para Taruna. Maka ,saya yang salah. Sebenarnya bagaimana sikap atau prilaku yang harus dilakukan para taruna ketika berada di masyarakat, terutama saat pesiar?

    Maaf, sekali lagi Bapak. setiap saya mendengar curhat teman saya , yang menjadi pacar Taruna/Kadet.Mereka menceritakan bahwa sebagian besar Kadet “PLAYBOY”. Sebenarnya apa yang terjadi dengan TARUNA MASA KINI ? sepertinya , bertolak belakang dengan Masa ANDA saat itu.

  125. selamat pagi pak…..
    pak saya itu pengen banget menjadi perwira tni karna saya ingin memberikan semua kemapuan dan jiwa raga saya buat mengapdi di negara tercinta ini maka nya saya tahun kemarin tes tapi saya gagal karna beberapa hal,jadi untuk tahun ni saya mohon petunjuk dari bapak gmn cara untuk masuk PAPK TNI yang benar agar saya masuk pak.makasih banyak pak…
    kirim ke email parlin_aerox@yahoo.com

  126. ass wrb,,, pak dari kecil saya baercita2 jd jendral,,,
    kaena itu saya ingin mngikuti akademi militer ini,,,klw saya bleh tw,,, berapa minimal tinggi untuk bza masuk akmil??
    soal n tinggi saya 163cm pak,,
    trimksh sblumnya

  127. Assalamualaikum.wr.wb

    Selamat malam Bpak tirtaamijaya..
    dari kecil cita-cita saya adalah ingin menjadi tentara pak. tpi ditahun ini tepatnya tnggl: 15 juni 2009 saya kurang beruntung, saya diberi cobaan oleh yang diatas untuk tidak lulus di tahun ini. oleh karna itu saya mencoba untuk mengikuti ujian paket C. saya ingin bertanya kepada bapak tirtaamijaya. apakah kelak setelah saya menyandang Sarjana S1 dan akan melanjutkan ke AKMIL dan akankah dipertanyakan tentang predikat saya sebagai lulusan SMA paket c???

    Mohon untuk dijawab bapak.
    sekali lagi terimakasih.

  128. assalamuallakum ..Wr.Wb.

    bapak Nurhana, masih ingat dengan saya… waktu itu pernah berkomentar tentang gaya taruna yang kurang “ENAK” menurut saya.

    alhamdulillah. kemarin saya berjumpa walau tidak langsung dengan beberapa kakak saya (kaka ketemu gede), yang kebetulan menjadi seorang kadet dan TAruna . Berdasarkan obrolan kami ttg dunia Taruna saya berhasil menarik kesimpulan yang JUJUR membuat saya malu pada Bapak karena terlalu terburu-buru melabeli sesuatu yang indah dengan pendapat satu pihak saja.

    Kesimpulan saya yaitu, tidak semua Taruna bersikap seperti yang saya maksud. banyak alasan seorang taruna bersikap seperti itu.

    tidak hanya itu perbincangan saya dengan kakak-kakak saya juga menyadarkan bahwa taruna juga manusia yang tidak sempurna, mereka juga butuh kritik dan saran untuk bersama membangun ibu pertiwi dengan segala jiwa dan raganya.

    Maaf jika komentar bapak beberpa waktu yang lalu menyinggung Bapak Nurhana selaku mantan Taruna dan semua puhak yang merasa tersinggung dengan komentar saya.

    saya ingin berjumpa langsung dengan bapak . bila ada waktu saya boleh main ke rumah bapak?

    wassalammuallaikum Wr.Wb.

  129. selamat malam pa..

    sy rasa jika ada tanggapan bahwa kasus penganiayaan dan pembunuhan terhadap yuniornya di kampus STPDN adalah akibat meniru system pendidikan di Akademi Militer itu hanya seperti orang yang memutar balikan fakta hanya demi nama baiknya sendiri..

    kata pa kapt.budi santoso + lettu hadi wahono dosen PDM d kmpus sy jga Disiplin = bekal km untuk di masa depan pd saat kerja ato dlm menekuni sesuatu..

    hidup militter..hahaha

    sy kuliah d yayasan adi upaya (TNI AU )
    pa maw tanya… selama masa pendidikan pernah ada yg kabur ga pa.??

  130. keterbukaan informasi masih jauh untuk Republik ini…
    Tapi saya tetap mencintai Indonesia ini dengan segala warnanya…
    “aku pemuda kemarin untuk hari esok…
    apapun comment2 diatas,sejauh ini saya tetap bpikir Om tirta orang yang baik..

  131. sip pak. cerita-ceritanya naratif. humanis. kalau lihat drumb band taruna memang menggetarkan. rasanya pengin juga. namun saya merasa fisik saya kurang kuat untuk mendaftar menjadi taruna. ikut mapala aja mengundurkan diri karena demam, he-he-he.

    saya tertarik (mudah2an di edisi 4), soal kehidupan taruna. dulu ada sinetron mengenai taruna AD dan AL di TVRI. tahun 1990an. menarik. humanis. tadi ada yang testimoni kalau taruna pesiar magelang menjadi ramai. mungkin hal-hal humanis ini yang perlu diangkat pak. bagaimana taruna memanfaatkan waktu luang, cerita2 konyol, asmara….

    salam blogger,
    masmpep.wordpress.com

    • masmpep. asswrwb….trims utk apresiasinya….saya akan coba tuliskan berbagai cerita lain yang konyol, humanis dan menyentuh hati serta menarik utk difilmkan….siapa tahu ada produser yang tertarik….he..he…he …sorry gede rumangsan nih…GR…

  132. Assalammualaikum wr wb,setelah membaca sejarah bpak di akmil sya jd sangat bersemangat ingn masuk taruna akmil… Namun hanya 1 hal yg menggangu pikiran saya… Yaitu bentuk telapak kaki saya yang datar atau kaki bebek… Saya selalu mencari bgmana cara menyembuhkan tlpk kaki saya ini namun saya malah menemukan artikel bahwa telapak kaki datar atau kaki bebek tidak cocok dngan pekerjaan seperti tni sya jd bingung… Saya ingin jejak ayah saya yang seorang tni… Mohon bantuannya…terima kasih pak… Blz lewat email saya ja pak… Wassalammualaikum…

  133. om .. anda smakin membuat hati saya menjadi lebih kokoh utk masuk akmil .. saya lillahitaala niat masuk akmil ..
    hidup dmi negara . nyawa demi bangsa ..
    bissmillahirrahmanirrahim .. smoga saya d trima di akmil 2010 ini .. aminn ..

  134. Assalamu’alaikum,, Pak, saya semakin termotivasi untuk masuk AAL !!!
    terima kasih banyak untuk semua informasinya.. terima kasih..

  135. asssalamualaikum….
    pak saya adalah siswa sma lulusan tahun 2010 ini. saya ingin sekali masuk akmil. hal ini dikarenakan dalam diri saya sudah terniat dari hati ingin menjadi prajurit yang bukan hanya mengandalkan otot tapi otak juga. namun di akhir ini saya merasa bimbang dikarenakan saya hanyalah siswa IPS. yang notabenenya dianak tirikan alias sekedar nombokdoank. akhirnya saya memutuskan juga untuk masuk akmil tahun 2011. dengan kemampuan yang diatas rata2 jhendaknya. saya biasa renang di danau maninjau karena memang saya asli orang maninjau….. the last mohon doanya…. pak !!! semoga saya dapat mewujudkannya…..

  136. Salut dan hormat kepada anda…..seseorang yang memegang prinsip itu. Saya Pa korps CAJ. Saya bukan dari Akmil. Sy memegang beberapa kualifikasi tempur krn bergabung di KOSTRAD. Tapi karir pasukan tempur tapi berkorps Administrasi di TNI AD memang kurang diperhatikan. Namun kedepan, saya harap TNI AD punya pemimpin yang benar2 care thd prajuritnya…bukannya mengembalikan uang kpd negara 600 Milyar ! tapi prajurit dan keluarganya tidak sejahtera……utk apa cari muka ? kl sudah tau jabatan hanya sementara…..prajurit perlu seseorang yang pengayom spt anda…bukan Jenderal yang suka menuduh prajuritnya suka mengeluh…krn mmg itulah adanya perekonomian skr….

    • ltk CAJ X men, asswrwb….saya mengerti curhat anda, dam mengerti betul apa sebenarnya yang harus dioerbaiki intern TNI AD, tapi Allah belum mengizinkan saya bisa melakukan perbaikan, kecuali khusus yang berada dibawah komando saya sebagai Dan Pomdam diberbagai Kodam di Indonesia…., tapi Allah tahu semua itu, saya yakin suatu saat nanti Allah akan melakukan perbaikan esuai penderitaan para prajurit TNI AD yang tidak tereexpose oleh media….Jiwa korsa anggota TNI AD masih bisa bersabar menunggu turun tangan Tuhan…kalau semua buka bukaan seperti di Polri, malu juga kita semua bukan…?…
      Anak mantu saya Kol Inf Tri Yuniarto, baru saja menjabat Dan Brigif 13 Kostrad di Tasik Jabar…., curhat anda akan saya sampaikan padanya, agar kalau suatu saat dia sempat menjadi KSAD, apa yang anda risaukan bisa diperbaiki…sabar saja, orang sabar disayang Tuhan….

  137. setelah lu²s SMA, qu ingin masuk AKMIL
    qu mnta doa-nya dari semua terutama dari tuhan YME
    smga aku dpt masuk akmil stlah lu²s SMA…
    AMMIIIIEEN…….

  138. salut dengan kisah bapak selama menjadi taruna, saya sejak kecil juga sangat bercita2 masuk akademi TNI namun alloh menentukan saya untuk menjadi seorang engineer pak, tapi saya selalu tetap bangga jika melihat barisan korps drum band taruna pak..

  139. yah itulah suatu impian saya menjadi TNI..
    betapa bangga nya saya bisa masuk AKMIL dan saya bisa merasa bangga bisa jadi taruna/TNI apa lagi bisa mencapai gelar Letkil CZI Bayu Priambada semua itu saya lakukan demi ibu saya .. :)

  140. assalammualaikum pa saya mau tnya klo masuk akamil tapi dari ips bsa g trus minimal tgginya berapa pak klo 163cm msuk g pak ,soalnya saya dari kecil bercita2 mau jd militer yg jujur dan adil

  141. walaupun cita2 saya untuk menjadi seorang taruna dan menjadi TNI telah terkubur……tetapi bukan berarti semangat tidak ada…..semangat itu saya tularkan ke anak2 saya. saya selalu berdoa pada tiap sholat semoga semangat untuk mjd seorang perwira TNI menurun ke anak2 saya. semoga anak2 saya bisa meneruskan cita2 ayahnya. aamiin….

  142. Assalamualaikum Bapak,

    Sungguh suatu sharing yang bermanfaat, sekaligus bring up memori saya saat mendaftar, orientasi Taruna Darat, masa Chandradimuka dan kehidupan korps taruna.

    Kami lulusan 1999 berencana menyusun suatu buku sebagai panduan bagi adik2 yang berminat menjadi Taruna Akademi Militer, karena kami lihat, dari beberapa komentar dan pertanyaan yang ada di blog Bapak seputar Akademi Militer, sebagian bertanya tentang proses persiapan seleksi, proses seleksi, kemudian kehidupan korps taruna dan kelanjutan karir.

    oleh karena itu, jika bapak berkenan, nantinya kami mohon saran masukan setelah draft buku ini jadi. Demikian terima kasih.

    wassalammualaikum

  143. assalamualaikum
    maaf, pak nurhana kalo tidak salah dapat kartika cendikia bersama pak R. Siswadi ya pak?
    beliau terkhir dimana dan berpangkat apa pak?

    oh iya pak saya juga mau tanya kriteria lulusan terbaik itu apa ya pak?
    mereka biasanya dari corps tempur seperti Infanteri. Memang perna juga dari corps Intendans (sekarang BEKANG). apakah kecabangan juga berpengaruh pak?
    lalu yg mempengaruhi seorang prajurit mendapat kecabangan itu apa ya pak? bakat?
    trims pak

  144. Biarlah orang diluar tni menilai tni berwatak keras dan bengis, tapi sebenarnya tni sperti buah durian dari luar tampak keras kejam tapi dalamnya/hatinya enak dan lembut, baunya harum tdk sperti buah kedondong, dari luar tampak halus tapi dalamnya penuh duri

  145. Tni ibarat buah durian dari luar tampak kejam dan mengerikan, tapi dalamnya/hatinya lembut sperti buah durian baunya harum, tidadk sperti buah kedondong dari luar tampak halus tapi dalamnya penuh dengan duri

  146. Lapor saya Alvan sinlabo,,,,,
    say sangat berminat masu ke aka demi magelang,,,
    bersama sodara saya Andre fidhin zanata,,,,
    saya sudah berlatih dengan sodarasaya ,,,,,
    saya akan daftar sekitar limatahun kemudian,,,,

  147. masuk taruna Akmil memang cita2 sy sejak di bangku sma,namun saya dua kali gagal di Pantukhirpus di Magelang Tahun 1990 dan 1991 yang akhirnya saya diterima di SECABA yang tidak lulus dari Akmil tanpa test lagi. Alhamdu lillah saya sekarang sudah Pamen juga dengan pangkat saat ini Mayor. Saya sarankan kepada adik2 yg gagal dari seleksi Akmil jangan menyerah untuk mengulangi lagi seleksi bila kegagalan itu datang terus masih ada jal an lain untuk menjadi seorang Perwira.

  148. 2007 lulus SMA daftar secatam gagal (kesehatan 1), 2008 daftar secaba sambil kuliah gagal juga (dibilang jasmaninya kurang), 2011 lulus kuliah D3 keperawatan daftar secapa gagal lagi juga (jasmaninya lagi), sampe 2012 daftar secaba lagi gagal lagi juga (kesehatan 2)……ampunn deh jaman sekarang susahnya jadi tentara..

  149. Anak saya baru kelas empat sd..tidak mau goyah mau jadi tentara..
    Akhirnya saya buat perjanjian…boleh asal masuk jadi Taruna..lainnya saya tidak ijinkan..
    Jadi rencananya dia akan mulai sekolah di sma taruna nusantara kelak..insyaAllah.
    5 tahun lagi..ya Rabb…kehendakMUlah yang berlaku..masih belum puas kami memeluk menciumnya.
    Yang saya kuatirkan justru adalah selepas dia dari akmil..
    Seperti yang selalu saya ulang ulang padanya…
    Bagaimanapun hebatnya kamu..kayanya kamu..kalau kamu kelak cuma jadi koruptor..bapak tidak akan bangga.
    Mohon restu dan sarannya

  150. IJIN MELAPORKAN PAK…
    SAYA ADIT SETIAWAN yang dulu sering koment di blog bapak
    segala puji bagi alloh, alhamdulilah saya sudah berhasil
    meraih mimpi saya
    untuk masuk kedalam barisan TNI AD

    terima kasih atas saran dan suport nya selama ini sehingga saya bisa berhasil jadi tentara th. 2010 lalu.

  151. Dari dulu saya memang ingin menempuh jenjang pendidikan di AMN seperti yang om utarakan .Saya sangat menyanjung kehidupan om saya ingin menjadi seseorang seperti diri om tapi semua kegiatan om sama seperti yang saya alami saat ini setiap hari saya harus pulang jam 5 sore lalu langsung karate dan setiap hari sabtu saya harus pulang ke jakarta walaupun hari senin sudah masuk sekolah .Tidak pernah saya hiraukan seberapa beratnya yang saya alami demi impian untuk mengubah menjadi kenyataan seperti om ,terimakasih semangat yang om berikan lewat auto biografi om. Doakan saya supaya bisa mengikuti jenjang kehidupan seperti om bisa menempuh pend. di AMN.

  152. terimakasih bang. atas informasi yang abang berikan. saya semakin termotifasi ingin masuk ke AKMIL setelah abang beri tahu pengalaman abg .semoga ditahun 2014 ini saya jebol masuk akmil .AMIN .. doakan ya bang ?

  153. Sebelum pertengahan tahun 90-an, saya pernah ikut test AKABRI yg kala itu bergengsi sekali bagi kebanyakan pemuda-pemuda Indonesia…namun pada akhirnya … ketentuan Ilahi berkata lain dengan impian, alhamdulillah saya gagal… gundag gulana senantiasa menggoda, sehingga sesampai di rumahpun, sepulang dari test, gundah gulana tiada bisa sirna, berhari2 kerjaanku hanya merenung dan merenung saja di kamar, sampai mampu membuat kedua orang tuaku sedih (astagfirullah, ampuni dosa hamba ya ALLOH), saya males mau ngapa-ngapain, malas makan, malas ketemu orang apalagi teman, malas keluar kamar, pokoknya males smuanya,…ARRRGGGHHH!!!!!!!! Suatu ketika orang tua datang dan berkata kepada saya “tenang saja, tak usah diambil hati, semua sudah ada jalannya masing-masing, mending kau ambil kuliah aja, nanti bapak biayai semua kuliahmu sampai selesai biarpun di universitas swasta, ambil aja FK. Umum, yg dikelola oleh angkatan laut di Kota S…kan nanti buntutnya masih ada bau-bau militernya juga…itu kan yg sebenarnya kau suka?”. Dalam hati aku benarkan semua perkataan dan nasihat bapak, sampai akhirnya perlahan, pasti kutata perasaan dan angan-angan ini, aku setting ulang semuanya…agar aku tidak terjebak terus ke bayang-bayang semu yg selalu mengganggu, aku bertekad dalam hati untuk menjadi seseorang, menjadi “sesuatu” yang bisa jadi panutan dan berguna sekaligus bisa menjadi pengobat rasa lara di keluarga. Aku memberanikan diri berangkat ke kota S seperti saran bapak…untuk kuliah…alhamdulillah hari berganti hari, tahun berganti tahun, semuanya lancar, ternyata aku mampu menyelesaikan kuliah dengan waktu yg normal dan kala itu juga aku juga telah berhasil menghilangkan keinginan dan mimpi-mimpi untuk masuk menjadi taruna AKABRI. Manusia berencana namun pada akhirnya hanya ALLOH SWT-lah yang menentukan, dan genap 9 tahun dari aku mulai mengawali kuliah ternyata ALLOH SWT memberikan kado istimewa untukku…biarpun tidak tercapai impian untuk menjadi taruna AKABRI, finally aku bisa diterima menjadi salahsatu anggota aparatur Negara Republik Indonesia, dan sempat mengenyam pelatihan semimiliter walaupun cuma 1 bulan….bagiku itu sudah cukup, sudah cukup…..aku sudah bahagia dan akan selalu bersyukur atas segala karunia yang telah Dia beri…alhamdulillah.

  154. Juppe, asswrwb….trims atas komentar anda…maaf kalau tulisan saya dinilai tidak bijaksana dan menyudutkan STPDN….

    Saya tahu persis STPDN kelanjutan APDN dan dibidani oleh para senior dan teman teman saya dari TNI AD, termasuk Mayjen TNI IGK Manila,pernah menjadi Kepala STPDN….Saya juga banyak bertanya pada mereka mengapa ini bisa terjadi, mereka harus ikut merasa bertanggung jawab, walaupun peristiwa tragis terjadi setelah dipimpin orang sipil….

    Saya tidak bermaksud menyalahkan pimpinan STPDN sipil, tapi saya hanya keberatan waktu ada statemen di media masa/setak/elektronik yang menyatakan bahwa semua peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan kematian adalah karena menerapkan pola pendidikan seperti di akademi militer (karena STPDN dibidani oleh para pejabat militer aktif dulunya)oleh para pembina nya..,Saya hanya ingin menjelaskan bahwa pernyataan menyudutkan pola pendidikan di akmil itu keliru, karena setahu saya, gak pernah peristiwa penganiayaan dan kematian….jadi jangan pola pendidikan militer yang disalahkan. Harus diakui para pemimpin sipil ini over acting, berusaha meniru pola pendidikan milter yang keras, tapi belum menguasai ilmunya…itu persepsi saya…jangan selalu mengkambing hitamkan miilter ..

    Serangan terhadap pola pendidikan militer di akmil inilah yang menginspirasi saya sharing tentang pengalaman menjalani pendidikan di AMN, supaya publik tahu, bahwa latihan dan pembinaan terhadap kami sangat keras, tapi semua terukur karena para pelatih dan pembinanya profesional dibidang militer…bukan semata mata merasa paling hebat sendiri…..maaf kalau berbeda dengan persepsi anda…

    Pola pendidikan di militer memang keras, tapi setahu saya tidak pernah ada kejadian seperti di STPDN saat dipimpin oleh orang sipil….

    Tulisan saya sebenarnya berniat klarifikasi atas serangan terhadap pola pendidikan di Akmil…bukan untuk menyerang STPDN….seperti persepsi anda

    Anda tanya ada apa dengan STPDN ?,,,saya sendiri tidak tahu kalau pak Inu Kencana tidak membuka rahasianya…dan beliau bukan dari militer…

    Saya tidak ada apa apa dengan STPDN, tapi saya tidak bisa diam kalau ada pernyataan yang mendiskreditkan pola pendidikan di militer/akademi militer…itu kepentingan saya….mungkin sama seperti anda yang tidak bisa terima waktu saya tulis tentang pengalaman saya mengikuti pendidikan di Akmil….

    Terima kasih atas sharing anda, sehingga terjadi diskusi dua belah pihak dan semua pembaca bisa ikut menilai permasalahan yang terjadi…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s