Oleh: tirtaamijaya | Juli 22, 2008

DOA YANG TERKABUL

Pembaca blog yang budiman, saya postingkan sharing dari teman kita pak William dari Negri Belanda…

Assalamu’alaikum wr.wb.,

 Doa adalah ibadah ruhiyah yang dapat berfungsi sebagai sarana interaksi antara seorang hamba dan Penciptanya.

Sabda Rasulullah, ”Doa itu adalah ibadah.”Namun, agar doa dikabulkan oleh Allah SWT, ada syarat yang harus dipenuhi.
Pertama, ikhlas dalam berdoa.

 

 

 

Kedua, tidak boleh tergesa-gesa (isti’jal) dalam berdoa.

Ini sebagaimana sabda Rasulullah, ”Doa seorang hamba masih akan tetap dikabulkan selama tidak berdoa dengan tujuan dosa atau memutus silaturahim dan selama tidak isti’jal.” Seorang sahabat bertanya, ”Wahai Rasulullah, apa itu isti’jal?” Beliau menjawab, ”(Yaitu seseorang) mengatakan, ‘Saya sudah berdoa tetapi belum juga dikabulkan’, lalu ia merasa rugi di saat itu dan ia tinggalkan doanya.” (HR Muslim, Tirmidzi, dan Abu Daud).
Ketiga, berdoa harus untuk kebaikan.

 

 

 

Rasulullah SAW bersabda, ”Doa seorang hamba akan tetap dikabulkan selama tidak berdoa untuk sesuatu dosa atau untuk memutus silaturahim.” (HR Muslim).

Keempat, berdoa harus dengan kehadiran hati.

Kata Rasulullah SAW, ”Jika kalian berdoa, memintalah kepada Allah ta’ala. Mintalah dengan disertai keyakinan bahwa permintaan kalian akan dipenuhi (dikabulkan), karena sesungguhnya Allah ta’ala tiada akan mengabulkan doa hamba yang lalai.” (HR Ahmad).
Kelima, menjaga makanan, minuman, dan pakaian yang halal dan thayyib (baik).

 

 

 

Hal ini termasuk syarat terkabulnya doa.

Keenam, membaca shalawat Nabi SAW.

Hal ini berdasarkan sabda beliau sendiri, ”Setiap doa tertahan hingga diucapkannya shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.” (Hadis shahih dari Al-Jami’us Shaghir: 4399).
Ketujuh, seorang hamba harus selalu berusaha untuk menjalankan apa yang diperintahkan oleh agama dan menjauhi semua larangannya.

 

 

 

Allah SWT berfirman, ”Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al-Baqarah: 186).

 (Mutiara Hikmah, Republika)

Semoga bermanfaat.

 

 

 

 

About these ads

Responses

  1. orang kadang salah sangka. keberhasilan doa ditentukan pada diperolehnya hajat atau nggak.

    harusnya keberhasilan doa diukur dari ‘experience’ atau pengalaman batin yg didapat saat berdoa dan sikapnya menghadapi kenyataan apakah hajatnya didapat atau tidak.

  2. hebiryu, asswrwb…

    trims atas sharingnya…

  3. Ass, Pak Tirta. Sekedar sharing aja, terkadang kita berdo’a meminta sesuatu padahal sesuatu itu belum tentu baik bagi kita, maka jangan patah semangat & tetaplah berprasangka baik kpd Alloh, bisa jadi apa yang Alloh berikan justru hal lain yang lebih baik dari apa yang kita minta. Maka banyak2lah berdo’a karena Alloh justru akan senang jika kita semakin banyak meminta padaNya, beda dengan tabiat manusia jika banyak diminta maka dianggap merepotkan.
    Wassalam,
    Bagus

  4. Ass wr wb
    Pak Tirta yth, saya tahun lalu mencoba membuat tulisan tentang MUSIBAH, ujian atau azab… ijin untuk meramaikan khasanah spiritual di blog bapak…

    MUSIBAH
    1. Ujian atau azab ?
    Berbagai musibah yang melanda Negara Indonesia tercinta akhir-akhir ini yang datang silih berganti, seperti tsunami, banjir bandang, tenggelamnya dan terbakarnya kapal laut, jatuhnya pesawat udara, longsornya bukit dsb menimbulkan berjuta tanda tanya bagi orang2 yang beriman, musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT atau azab.
    Kalau dilihat dari teropong Quran, serentetan musibah ini bukan lagi merupakan teguran dan bukan lagi ujian dari Allah SWT, akan tetapi adalah merupakan azab yang diberikan Allah SWT kepada manusia dikarenakan manusia modern di Indonesia saat ini sudah kufur nikmat.
    Kita bisa melihat lagi disekitar kita, korupsi di Negara kita ini sudah merasuk hingga ke kelompok2 kecil masyarakat tanpa ada tindakan hukum untuk mencegahnya, narkoba merajalela hingga ke anak2 tanpa ada koridor hukum yang bisa menjeratnya, maksiat dilakukan terang-terangan tanpa ada undang2 yang membatasinya. Semua sudah semakin jauh dari aturan2 Allah SWT, dan bahkan manusia2 sombong di Indonesia ini sudah berani dengan terang2an menentang ayat2 Allah SWT, dengan tanpa memandang sebelah matapun terhadap KEBESARAN dan KEAGUNGAN Allah SWT.
    Padahal dalam Quran surat Ibrahim ayat 7, Allah SWT sudah memperingatkan :
    “Dan , tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah kepadamu, dan jika kamu mengingkari , maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

    Dan juga Allah telah menyatakan dalam Quran surat Al A’raaf ayat 96
    “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.”

    Dari Surat Al A’raaf ini kita bisa mengambil hikmah kenapa negeri yang kaya sumber daya alamnya ini mayoritas penduduknya masih hidup di bawah garis kemiskinan. Kalau kita mau menengok negara tetangga kita Brunei Darussalam dan Malaysia yang jauh lebih sedikit sumber daya alamnya bila dibandingkan dengan negara kita, akan tetapi kehidupan penduduknya jauh lebih kaya dan lebih makmur dari penduduk Indonesia. Hal ini adalah karena Janji Allah SWT tidak pernah salah, bahwa siapapun yang bersyukur maka akan ditambahkan kenikmatan hidup oleh Allah SWT.

    Kenapa kita tidak mau belajar dari kisah orang2 terdahulu seperti kaum TSAMUD yang dibinasakan oleh Allah SWT karena sudah terlalu melapaui batas ? (untuk keterangan ini silakan baca di QS Asy Syam ayat 11 sd 14- supaya pembaca juga bersedia membuka Quran)

    Ataukah mungkin juga kita sudah terlalu diberi banyak kenikmatan hidup oleh Allah SWT sehingga kita terlena akan kenikmatan ini yang kemudian berakibat lupa untuk bersyukur. Dalam Quran surat Fushshilat ayat 51 :
    “Dan apabila Kami memberikan ni’mat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdo’a.”

    Ingatlah kisah anak paman Nabi Musa yang bernama Qarun, dia sesungguhnya adalah termasuk hamba Allah yang sholeh pada awal mulanya, dan memiliki suara yang merdu, bila membaca kitab Taurat maka hati dan jiwanya yang khusuk menyimak firman Allah tersebut. Karena kesholehannya itu maka Allah memberika perbendaharaan harta benda yang tak terkira banyaknya. Kunci2 gudang hartanya saja sampai tidak mampu dipikul sejumlah orang kuat pada masa itu. Tetapi apa akhir cerita dari Qarun ini, dia tidak mau bersyukur kepada Allah SWT dan dia lupa serta lalai kepada Allah SWT, timbul kesombongannya, dikiranya harta itu adalah jerih payah dari ilmunya, dia berkata bahwa harta benda itu didapat karena ilmunya sendiri.
    Dia sama sekali tidak menyadari bahwa hartanya itu adalah merupakan karunia dan kemurahan Allah SWT kepada dirinya. Maka karena kesombongannya ini Allah SWT menengelamkan dia berikut dengan hartanya ke dalam bumi (QS Al Qashsash : 78 — 81)

    2. Bersyukur

    Untuk meredam azab dari Allah ini perlu diadakan taubat nasional dengan taubat yang mendasar, artinya diperlukan juga pembenahan mentalitas dan pembenahan aturan serta hukum dari pemegang amanah dalam hal ini para pemimpin dan masyarakat muslim sendiri sesuai dengan hukum2 dan aturan2 Quran. Inilah sebenarnya bentuk aktualisasi dari rasa syukur kita kepada Allah SWT, yaitu dengan taubat yang mendasar.
    Pengejawantahan rasa syukur ini bermacam-macam, kita bisa belajar dari pendahulu2 kita yaitu dari para Nabi, para Rasul dan para sahabat Nabi Muhammad SAW.
    Salah satu contoh adalah kehidupan Nabi Sulaiman AS, seorang raja diraja yang menguasai darat, laut, udara dan menguasai dunia manusia dan binatang serta menguasai dunia gaib. Beliau juga mampu menguasai bahasa binatang, maka tatkala mendengar suara semut beliau ingat kepada Allah SWT seraya berdoa,” Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni’mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh” (QS An Naml : 19)
    Disisi lain beliau juga bersyukur atas karunia yang diberikan Allah kepadanya sehingga beliau bisa menghadirkan singgasana Ratu Balqis di hadapannya, dengan mengatakan : “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari . Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.(QS An Naml : 40)
    Demikianlah teladan yang diberikan oleh Nabi Sulaiman AS dalam mensyukuri nikmat dan karunia Allah SWT yang diberikan kepadanya.
    Contoh lain adalah Nabi Ayyub AS, beliau begitu tabah mendapatkan cobaan dari Allah SWT, ketika Allah SWT memberikan karunia berupa anak2 yang shalih, istri yang shalihah, kebun dan ternak yang banyak hasilnya, beliau tidak melakukan apa-apa kecuali hanya bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
    Hingga akhirnya beliau diuji dengan kehilangan semuanya, bahkan ditimpakan penyakit kepada beliau, akan tetapi semua itu tidak mengurangi rasa syukurnya kepada Allah SWT, bahkan beliau tetap memuji Allah :” (Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang diantara semua penyayang.” (QS Al Anbiyaa’ : 83)

    Subhaanallah, melihat contoh di atas seharusnya seorang muslim tidak boleh sekejappun untuk melalaikan syukur kepada Allah. Mengapa ?
    Tidakkah kita sadari betapa banyak nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita, seperti nikmat sehat, nikmat melihat, nikmat bernafas, nikmat merasakan, nikmat iman, nikmat anak dan nikmat2 yang lain, padahal telah jelas2 kita sering terjatuh pada jurang kemaksiatan dan kemungkaran, bahkan kita juga sering melupakan dan melalaikan Allah Ta’ala. Kalau melihat perilaku manusia mestinya Allah enggan untuk memberikan nikmat-Nya, akan tetapi dengan sifat Rahman dan Rahim-Nya Allah masih berkenan menutupi aib manusia bahkan masih berkenan memberikan nikmat-Nya.
    Wallahu a’lam bissawab

    Jakarta, 07-06-2007

    • baron, asswrwb…trims utk sharing anda….semoga bermanfaat bagi para pembaca lainnya….

  5. oke saya sangat setuju dengan pendapat anda NAMUN SAYA INGIN BERTANYA KEPADA ANDA
    APA YANG MEM BUAT DOSA SESEORANG TIDAK BISA DIAMPUNI

  6. vinal…walau posting tersebut kiriman William dari Belanda, saya coba jawab pertanyaan anda semampu saya…

    Allah itu Maha Pengampun, maka sebenarnya semua dosa akan diampuni…tapi….

    Tapinya adalah….atau syaratnya adalah kalau orang tersebut bertobat akan kesalahannya dan minta ampun kepada Allah SWT dan atau minta maaf kepada pihak yang berkaitan dengan dosa itu ..tergantung dosa itu dalam rangka hubungan ke Tuhan atau kesesama manusia…

    Dosa yang tidak bisa diampuni adalah kalau kita tidak bertobat kepada Tuhan dan tidak minta maaf kepada yang bersangkutan…baik itu dosa kecil maupun dosa besar…

    Inilah pemahaman saya, sekedar sharing,,,karena saya bukan ustadz…hanya orang pelaku spiritual saja…

    Kalau tidak puas, tanya ke ustadz yang buka blog…ustadz yang sering sharing diblog saya…

  7. fist and all….makasih saya dapetin blog ini .
    saat ini saya sedang counfuse banget…………!
    koq cobaan saya berturut turut datang , seperti nya ALLAH belum berhenti meng azab saya , kadang saya bertanya pd diri saya sendiri , what,s wrong with my self….. dari A sampe Z saya baca kembali riwayat hidup saya dan…. ASTAGFIRLLAH… kita manusia ini tempat nya salah dan dosa , yang di sengaja atau pun tidak di sengaja , dengan belajar iklhas saya terima semua cobaan ini , untuk menghibur diri …. saya menganggap cobaan ini , tanda nya ALLAH sayang banget sama saya , dan dengan ujian ini semoga taqwa saya iman saya bertambah untuk beriman lebih kepada ALLAH……!
    but…… ini lah sifat manusia yang masih ragu dengan kebesaran ALLAH , saya memohon saya berdoa saya menangis di dalam setiap permohonan kepada ALLAH….. namun kadang ragu , apakah permohonan saya diterima , di dengar ALLAH….? ( koq doa ku nggak di kabulin sih…? ) gimana ya mas , cara nya menjadi orang yang sabar , aku udah banyak belajar dari buku2
    yang memotivasi ku jadi agak COOL….!
    saya menimba kesabaran dari buku2 nya AL GARNI , tapi……belum berhasil , muanya kalo saya berdoa langsung terkabul , gimana ini mas….?
    if you care…. give me advise sir…..! thanx

    • chinta, asswrwb…..

      Namamu sangat bagus, mungkin terlalu berat kamu menyandang nama tersebut, kalau kamu sendiri tidak faham maksud tujuan ayah ibumu pada saat memberimu nama “CHINTA”…

      Saya yakin ayah ibumu sangat mendambakan kamu betul betul menjadi perwujudan hasil cinta kasih mereka dan kamu dapat melanggengkan cinta kasih mereka berdua pada saat memanggil namamu setiap hari: :”Cinta… mari kesini, ini ayah ibu mau ngomong sama kamu …!!!”…..

      Ayah ibumu pasti membuatmu sebagai perlambang kelestarian cinta kasih mereka….kamu adalah simbul dari kebahagiaan cinta kasih ayah ibumu….

      Pertanyaan saya…apakah selama ini kamu sanggup menjadi simbul cinta kasih mereka?…atau justru jadi bahan pertengkaran akibat kemauanmu yang membuat mereka berbeda pendapat…dan justru menghancurkan cinta kasih mereka…???

      Apa yang terjadi dalam hidupmu sangat berkaitan dengan pola tingkah laku kamu selama ini, terutama pola pikir dan hati nurani….ceritakan pada saya tentang hal diatas…untuk bahan diagnosa saya…..

      Saya bukan cenayang atau paranormal yang bisa melihat petunjuk gaib, saya hanya menggunakan kecerdasan emosional dan spiriyual saya, kekuatan alam bawah sadar saya…tapi saya butuh informasi yang lebih lengkap tentang banyak hal…bukan cerita sumir yang tidak jelas…

      Sebaiknya kamu kirim informasi tentang masalah atau azab yang kamu terima ke imel saya, tolong lengkapi: Siapa kamu (agama,umur, pekerjaan, status menikah atau belum, dll)…siapa kedua orang tuamu ( terutama tentang pola pendidikan spiritual dirumah…(apakah taat agama, atau biasa biasa saja dll)….Kapan musibah ini terjadi (jelaskan waktunya berapa lama)…Dimana musibah terjadi, dirumah, dikantor…jelaskan….Bagaimana proses kejadian musibah itu…Mengapa musibah itu bisa terjadi…menurut persepsimu….

      Sementara ini, secara singkat saya berikan saran sbb: Setiap peristiwa apapun, baik susah atau senang, pasti berasal dari hasil pola pikir dan tingkah laku kita, serta ketaatan hati nurani kita terhadap ajaran agama masing masing….lalu Tuhan Allah meresponnya melalui berbagai Hukum Alam yang berlaku seperti : Hukum Sebab akibat, Hukum Tarik Menarik, Hukum Grafitasi, Hukum Berkelimpahan dll….

      Karena itu kamu harus melakukan introspeksi secara total terhadap pola pikir dan hati nuranimu…cek secara jujur apakah sudah sesuai dengan seluruh norma kehidupan yang berlaku? (Norma Agama, norma hukum, norma adat istiadat, norma kesopanan dan norma susila…)…

      Mendengar musibahmu, saya yakin kamu memiliki banyak hal yang melanggar norma tersebut….bertobatlah secara serius dan ikhlas….

      Kamu harus tahu dan yakin betul, bahwa tanpa melakukan tobat/pengakuan dosa kepada Tuhan Allah dan minta maaf pada sesama manusia terkait, maka doamu tak akan pernah terkabul sampai kapanpun !!!

      Banyak yang menyangka kalau sudah bertobat tengah malam, minta maaf /ampun kepada Allah…lalu dosa terhapus dan nasib baik akan datang….sama sekali ini persepsi yang salah !!!

      Bertobat tidak cukup hanya kepada Tuhan, tapi juga kepada manusia yang terkait, disertai perubahan pola pikir dan perbuatan nyata serta diirngi hati nurani yang tulus dan ikhlas….

      Wah jadinya panjang lebar uraian saya…segera kirim imelnya, nanti saya jawab secara rinci…..

  8. bapak tirta yang terhormat……..!
    untuk menceritakan masalah pribadi dan problem saya saat ini , agar saya lebih terbuka dan leluasa , saya membutuh kan email bapa , kemana harus saya emailing keluhan saya , semoga bapak dapat memberikan solusi dan arahan untuk saya , sebelum nya saya ucapkan terima kasih .
    wassalam

  9. Ass. wr.wb.
    Saya dari North America/ Canada
    Saya mau menanyakan sesuatu berhubungan dengan bisnis dan keimanan saya.
    Apa bisa lewat email pak?

    wassalam

    • nisa, asswrwb….

      silahkan..imel saya: nurhana-leo@telkom.net..

  10. ass.wrwb.
    Sebelumnya saya mohon maaf yah pak. Saya ada kutip doa dari bapak untuk dipraktekkan.
    Ternyata bener pak, saya coba mejalankan tips tips yg bapak berikan lewat doa dsbnya.
    Kaget juga, kalau kita pasrah dan ikhlas sama Allah, semua dibukakan pada kita seperti buku satu demi satu, pahit dan nangis juga melihat dan mengetahuinya tapi kalau ALLah memperlihatkan semua itu harus diterima walaupun secara manusia pribadi saya ada rasa kecewa dan kasihan. Tapi itulah kebesaran ALLAh.
    Saya masih belajar dan sholatpun masih bolong-bolong. Tapi ALLah masih sayang sama saya utk memperlihatkan semuanya dan memberikan jalan. Insha ALLAh saya akan tetap belajar dan punya keinginan kuat utk memperbaiki sholat saya.

    wassalam..

  11. ass.wr.wb.
    Apakabar pak Nurhana? Insha pak Nurhana serta keluarga juga sehat walafiat! Amien.
    Saya baru sadar hari ini, ternyata apa yang saya minta itu dan paksakan yg menurut pikiran pribadi saya itu adalah benar ternyata tidak dihadapan ALLAH.
    Sesuatu yang saya lakukan kok tidak mulus disaat suatu kesempatan bagus/ project besar datang terhalang. Semakin deket doa minta diperlancar tapi malah banyak hambatan. Ternyata ALLAh punya rencana & rahasia dan yang buruk diperlihatkan.
    ALLah membukakan tabir itu walaupun ditutup dgn berbagai macam cara.

    Nuhun pak..

  12. Ikut nimbrung ya Nisa.

    Dalam surat Luqman (31:17), Allah berfirman:

    “Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan mungkar, dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting”.

    Pada ayat tersebut Allah memerintahkan kepada kaum Muslimin agar mendirikan shalat, menyuruh berbuat kebaikan, meninggalkan kemungkaran dan bersabar dalam meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Sebab dalam shalat terkandung berbagai macam doa dan dzikir, sehingga orang yang mendirikan shalat, hatinya menjadi tenang, dan dekat kepada Allah SwT. Karena kedekatannya kepada Allah SwT, maka doanya terkabul cepat atau lambat, dan terjaga dari berbuat keji dan mungkar, sebagaimana diungkapkan dalam firman-Nya:

    “Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (Al-’Ankabuut (29:45).

    Semoga bermanfaat.

    William

    • william…asswrwb……

      trims atas sharing nya…..

  13. assalamu’alaikum wr.wb

    alhamdulillah saya masih bisa menangis membaca artikel ini…

  14. ass…!
    Pak saya mau menambahkan, saya pernah membaca artikel tentang “KHASIAT AIR ZAM-ZAM” di situ dijelaskan “Air Zamzam itu diminum mengikut apa yang diniatkan atau dikehendaki.” (Diriwayatkan dari Jabir, lbnu Abbas, lbnu Umar dan Muawiyah), kalau kita meminum air Zam-zam dengan niat yang baik dan semua karena ALLAH SWT semata maka Insyaallah akan terkabul apa yang kita minta, setelah air zam-zam dibacakan sholawat, doa dan niat permintaan kita maka air itu akan berubah bentuk menjadi struktur yang unik dan lain dari jenis air di seluruh dunia, sebaliknya jika dibacakan kalimat-kalimat yang buruk maka buruk juga hasilnya. air zamzam sudah mengalami proses penyaringan sangat unik, yakni melalui bebatuan dan gurun pasir yang berlapis-lapis. Air ini mengandung berbagai mineral dan zat yang dibutuhkan tubuh. Mineral dan elemen-elemen itu jumlahnya amat fantastis, sekitar 2 ribu miligram per liter. Di antaranya, sodium (250), kalsium (200), potassium (20), magnesium (50) sulfur (372), bicarbonate (366), nitrat (273), fosfat (0,25), clan ammonia (6). dan alhamdullilah banyak yang berhasil. mohon maaf kalau info saya kurang jelas…!
    untuk pak nurhana saya mohon bisa memuat artikel mengenai air zam-zam karena saya juga masih banyak ingin tahu mengenai khasiatnya dan mungkin beserta doa-doa yang bisa kita baca, trimakasih. wass

  15. slamat cowre”bapa tiramijaya” pa sya mau mita petujuk spiritual y” pa slama ini Q sangat ” ingin mmbahagiakan Ibu” namun Q merasa sampai saat ini Q belum mnmuka jalannya” padaghal Q sudah brusaha krs” tpi smua itu blum juga trcpai ” Q sllu mrasa gagal” mrasa ta brguna n ta berti” ap”apa” trkadang rasa iri pun datang dari hati kecil Q ktika tau bahwa tman2 di skitar Q bsa n mmpu mmbri kbahagiaan kpada kdua orang tua y”mmliki pkerjaan yg nyaman mmliki pnghasilan yg lumayan & mapan” Q mrasa nsib dia lbih baik dibandingkan Q””apa yg hrus sya lakukn” krna Q hanya mnusia biasa Q hanya mmpu brusaha n ber DO”A” skiranya mohon dibantu bagai manakh caranya mngatasi smua ini”:”:”:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 858 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: