Oleh: tirtaamijaya | Juli 25, 2008

TENTANG SEJARAH SILAT TENAGA DALAM

 

TENTANG SEJARAH SILAT TENAGA DALAM

  

Pembaca yang budiman, untuk melengkapi artikel saya tentang Silat Tenaga Dalam Nur Illahi, saya postingkan hasil browsing saya di internet tentang asl usul dan ciri khas silat tenaga dalam, walau tidak persis 100 %, tapi agak bisa menjelaskan sedikit…

Berikut ini adalah hasil temuan kami atas pengamatan dan penelusuran sejarah Tenaga Dalam di Indonesia…..

Tenaga dalam (versi Indonesia) identik dengan ilmu yang mampu menghalau lawan dalam keadaan amarah/emosi dari jarak jauh. Lazimnya, bela diri jenis ini digali melalui olah napas, jurus dan pengejangan pada bagian tubuh tertentu (dada/perut). Terkadang pula disertai ajaran spiritual.

Perkembangan sejarah tenaga dalam di Indonesia diwarnai oleh 4 tokoh penting. Yaitu

1.    Muhammad Toha pendiri Sin Lam Ba (Jakarta),

2.    Anandinata pendiri Margaluyu (Bandung),

3.    H Abdul Rasyid pendiri Budi Suci (Bogor) dan

4.    Nampon pendiri Tri Rasa (Bandung).

Pada akhir abad 19 tenaga dalam sudah mulai dipelajari secara terbatas tetapi baru keluar dari “sangkar”-nya pada tahun 1932 ketika Nampon melakukan aktivitas nyleneh di depan stasiun Padalarang. Saking girangnya menyambut kelahiran anak pertamanya, Nampon diluar kesadarannya berteriak-teriak seperti orang gila. Karena dianggap gila, Nampon hendak diringkus beramai-ramai. Namun dari sekian orang yang akan menjamah tubuhnya itu jatuh terpelating.

Nampon lahir di Ciamis pada tahun 1888 dan wafat tahun 1962. Semula adalah pegawai di jawatan kereta api di jaman Belanda. Ia dipecat dan berulang kali masuk bui karena sikapnya yang anti penjajah Belanda. Diantara murid Nampon yang berjasa ikut mengembangkan tenaga dalam adalah Setia Muchlis dan KM Tamim yang kemudian mendirikan perguruan TRI RASA yang banyak diikuti kalangan Mahasiswa di Bandung, diantaranya murid itu adalah Bung Karno dan M Natsir.

Dari Nampon

Menurut kalangan pendekar sepuh di wilayah Jawa Barat, sebelum memperkenalkan “jurus tenaga dalam“ Nampon banyak belajar ilmu dari pendekar yang lebih senior. Ia pernah berguru pada Abah Khoir pencipta silat Cimande, dan pendekar-pendekar asal Batavia diantaranya Bang Madi, Bang Kari, Bang Ma’ruf juga H Qosim pendekar yang diasingkan kerajaan Pagar Ruyung, Padang karena mengajarkan silat di luar kerajaan.

Kini ketika perguruan tenaga dalam menjamur hampir di seluruh kota dengan bendera yang berbeda-beda (walau corak jurus dan oleh napas serupa), kemudian muncul pertanyaan, dari mana asalnya ilmu tenaga dalam dan siapa tokoh yang pertama kali menciptakannya?


Sidik, murid dari H Abdul Rosyid pendiri aliran Budi Suci yang banyak menyebarkan aliran ini di Jawa dan Sumatra, pada tahun 1985 mengatakan bahwa jurus tenaga dalamnya diwarnai keilmuan Abah Khoir dan Nampon. Begitu halnya dengan aliran yang banyak berkembang di Jawa Tengah, seperti Ragajati di Banyumas, JSP (Jurus Seni Penyadar) di Tegal dan beberapa aliran di Semarang.

Yosis Siswoyo Guru Besar aliran Bandar Karima Bandung saat dikonfirmasi, mensinyalir bahwa kemunculan tenaga dalam di wilayah Jawa Barat secara terbuka memang terjadi pada masa Nampon sepulang dari penjara Digul.

Namun demikian Yosis tidak berani memastikan pencipta jurus tenaga dalam itu Nampon seorang, mengingat pada masa yang hampir bersamaan, di Batavia/Jakarta juga muncul aliran Sin Lam Ba dan Al-Hikmah, bahkan pada tahun yang hampir bersamaan, di daerah Ranca Engkek Bandung Andadinata memunculkan ilmu tenaga dalam yang diklaim asli hasil pemikirannya sendiri.

Aliran Andadinata ini kemudian dikenal dengan nama Marga Rahayu namun kemudian dirubah menjadi Margaluyu dan mulai dikenalkan pada pada khalayak pada tahun 1932, tetapi pada tahun 1922 aliran itu sudah diperkenalkan dalam lingkup yang terbatas.

Anandinata konon memiliki beberapa murid, diantaranya Dan Suwaryana, dosen ASRI yang juga wartawan di Yogyakarta. Dari Dan Suwaryana ini kemudian “pecah” (berkembang) lebih dari 17 perguruan tenaga dalam besar yang kini bermarkas di kota gudeg, Yogyakarta, diantaranya Prana Sakti yang dikembangkan Aspanuddin Panjaitan.

Menurut berbagai pihak yang dapat dipercaya, perguruan yang terinspirasi oleh Prana Sakti itu, diantaranya : Prana Sakti Indonesia, Prana Sakti Jayakarta, Satria Nusantara, Perdawa Padma, Radiasi Tenaga Dalam, Kalimasada, Bunga Islam, Al-Barokah, Indonesia Perkasa, Sinar Putih, Al-Barokah, Al-Ikhlas, dll.

Para Wali

Konon, keilmuan yang ada pada Margaluyu itu sendiri memiliki silsilah dari para Wali di tanah Jawa, yang apabila diruntut yaitu dari Syekh Datul Kahfi – Prabu Kian Santang / P.Cakrabuana (Setelah masuk Islam dikenal sebagai Sunan Rahmad Suci Godong Garut) kemudian ke : Sunan Gunung Jati dan dari beliau turun ke Anandinata.

Hingga kini sejarah tenaga dalam masih misteri, siapa tokoh yang pertama kali menciptakannya. Para pinesepuh juga tidak memiliki refrensi yang kuat berkaitan dengan sejarah perguruan dan pencetusnya.

Dari kalangan Budi Suci atau perguruan yang mengambil sumber dari aliran yang didirikan H Abdul Rosyid ini setidaknya ada 3 nama tokoh yang disebut-sebut dalam “ritual” yaitu Madi, Kari dan Syahbandar (atau disebut Subandari, tetapi bernama asli H Qosim).

Tentang nama Madi, Kari dan Syahbandar sebagaimana disebut diatas, memang banyak mewarnai keilmuan Nampon, namun keilmuan itu lebih bersifat fisik, karena dalam catatan “tempo doeloe” Madi dan Kari belum memperkenalkan teknik bela diri tenaga dalam (pukulan jarak jauh).

Baik Madi, Kari dan Syahbandar dikenal sebagai pendekar silat (fisik) pada masanya. H. Qosim yang kemudian dikenal sebagai Syahbandar atau Mama’ Subadar karena tinggal dan disegani masyarakat desa Subadar di wilayah Cianjur. Sedangkan Madi dikenal sebagai penjual dan penjinak kuda binal yang diimpor asal Eropa.

Dalam dunia persilatan Madi dikenal pakar dalam mematah siku lawan dengan jurus gilesnya, sedangkan Kari dikenal sebagai pendekar asli Benteng Tangerang yang juga menguasai jurus-jurus kung fu dan ahli dalam teknik jatuhan.

Pada era Syahbandar, Kari dan Madi banyak pendekar dari berbagai aliran berkumpul. Batavia seakan menjadi pusat barter ilmu bela diri dari berbagai aliran, mulai dari silat Padang, silat Betawi kombinasi kung fu ala Bang Kari, juga aliran Cimande yang dibawa oleh Khoir.

Dari aliran Budi Suci yang keilmuannya konon bersumber dari Khoir dan Nampon, juga tidak berani mengklaim bahwa tenaga dalam itu bersumber (hanya) dari Nampon seorang. Begitu halnya kalangan yang mengambil sumber dari Margaluyu.

Kalangan Budi Suci, menganalisa bahwa Namponlah yang patut dianggap sebagai pencipta, karena dalam ritual (wirid), nama-nama yang disebut adalah Madi, Kari dan Syahbandar (Syeh Subandari), sedangkan nama Nampon tidak disebut-sebut. Ini menunjukkan bahwa inspirasi ilmu berasal dari tokoh sebelum Nampon, walau nampon yang kemudian merangkum dan menyempurnakannya. Namun simpulan itu diragukan mengingat pada masa pendekar Madi, Kari, Sahbandar ini tenaga dalam belum dikenal.

Terbukti, dalam suatu peristiwa saat Madi diserang kuda binal juga mematahkan kaki kuda dengan tangkisan tangannya, dan Khoir guru dari Nampon saat bertarung dengan pendekar Kung Fu, juga menggunakan selendang untuk mengikat lawannya pada pohon pinang. Artinya, jika tenaga dalam itu sudah ada, dan mereka-mereka itu adalah pakarnya, kenapa musti pakai selendang segala? Kenapa tidak pakai “jurus kunci” agar pendekar Kung Fu itu tidak bisa bergerak.

Justru pemanfaatan tenaga dalam itu baru tercatat pada era Nampon tahun 1930-an. Kasus “histeris” saat menyambut kelahiran anaknya di depan stasiun Padalarang, dan pertarungan Nampon dengan Jawara Banten juga saat melayani tantangan KM Thamim yang (setelah kalah) lalu berguru kepadanya.

Yosis Siswoyo (63) dari Silat Bandar Karima (kepanjangan dari Syahbandar, Kari dan Madi) termasuk kalangan pendekar generasi tua di Bandung juga mengakui dari kalangan perguruan pencak silat dan tenaga dalam memang kurang mentradisikan dalam pelestarian sejarah perguruannya.

Walau Yosis menyebut Nampon dan Andadinata sebagai tokoh yang banyak berjasa mengenalkan tenaga dalam di wilayah Jawa Barat, namun kemunculan Sin Lam Ba dan Al-Hikmah di Batavia pada kurun waktu yang hampir bersamaan, (bahkan disinyalir lebih dulu) juga perlu dipertimbangkan bagi yang ingin melacak sejarah.

Tentang Sin Lam Ba, H Harun Ahmad, murid Muhammad Toha guru besar Sin Lam Ba – Jakarta, kepada penulis menjelaskan bahwa pada tahun 1896 Bang Toha yang juga anggota Polisis di zaman Belanda itu menemukan jurus tenaga dalam dari H Odo seorang kiai dari pesantren di Cikampek, Jawa Barat sedangkan Al-Hikmah yang dikembangkan oleh Abah Zaki Abdul Syukur juga bersumber dari Bang Toha bahkan pada awal kali memulai aktivitas perguruannya, sempat bergabung dibawah panji Sin Lam Ba. Namun ketika H Harun Ahmad ditanya tentang dari mana H Odo mendapatkan ilmu itu, ia tak dapat menjelaskannya.

H Harun hanya menjelaskan, aliran tenaga dalam yang kini berubah menjadi nama yang banyak dan berbeda-beda itu, dulunya adalah “Ilmu Tanpa Nama” yang kemudian dikembangkan pencetusnya dengan cara mengadopsi atau menyampur dari berbagai aliran yang pernah dipelajarinya.

Mulai Berubah Fungsi

Melacak sejarah perkembangan tenaga dalam setidaknya dapat ditelusuri dari sejarah berdirinya aliran tenaga dalam “tua” yaitu :

1896 pertemuan M. Toha dengan H. Odo di Cikampek lalu berdiri aliran Sin Lam Ba di Jakarta.

1922 secara terbatas Andadinata mulai memperkenalkan jurus tenaga dalam di daerah Ranca Ekek, Bandung. Dari Andadinata kemudian muncul aliran Margaluyu.

1932 Nampon mendirikan aliran Tri Rasa di Bandung dan H. Abdul Rosyid mendirikan aliran Budi Suci di Bogor.

Penelusuran sementara sejarah perkembangan perguruan tenaga dalam lebih tertuju pada wilayah Jawa Barat dan Batavia sebagai tempat kelahiran aliran tenaga dalam.

Aliran bercorak Nampon menyebar ke Jawa Tengah melalui perguruan Ragajati, JSP (jurus seni penyadar) dan beberapa aliran tanpa nama.

Sin Lam Ba lebih banyak berkembang di wilayah Jakarta, sedangkan Al-Hikmah masuk Jawa Tengah melalui jalur pesantren Bambu Runcing di Parakan Temanggung. Budi Suci yang didirikan H. Abdul Rosyid di Bogor memilih wilayah pengembangan di wilayah pantai utara ke arah timur mulai dari Jakarta, Bekasi, Karawang, Cikampek, Kuningan, Indramayu dan Cirebon, Semarang, Rembang dan tahun 1983 di Cluwak, Pati Utara. Sedangkan Margaluyu justru berkembang pesat di wilayah Yogyakarta, walau guru yang belajar dari aliran ini kemudian mengganti perguruan dengan nama baru.

Pada tahun-tahun berikutnya, perkembangan perguruan tenaga dalam layaknya MLM (Multi Level Marketing). Seseorang yang belajar pada suatu perguruan memilih untuk mendirikan perguruan baru sesuai selera pribadinya. Ini adalah gejala alamiah yang tidak perlu dimasalahkan, karena setiap guru atau orang yang merasa mampu mengajarkan ilmu pada orang lain itu belum tentu sepaham dengan tradisi yang ada pada perguruan yang pernah diikutinya.

Pertimbangan merubah nama perguruan itu dilatarbelakangi oleh hal-hal yang amat kompleks, mulai adanya ketidaksepahaman pola pikir antara orang zaman dulu yang mistis dan kalangan modernis yang mempertimbangkan sisi kemurnian aqidah dan ilmiah, disamping pertimbangan dari sisi komersial. Yang pasti, misi orang mempelajari tenaga dalam pada masyarakat sekarang sudah mulai berubah dari yang semula berorientasi pada ilmu kesaktian menuju pada gerak fisik (olah raga) karena orang sekarang menganggap lawan berat yang sesungguhnya adalah penyakit. Karena itu, promosi perguruan lebih mengeksploitasi kemampuan mengobati diri sendiri dan orang lain.

Aliran perguruan tenaga dalam yang mengeksploitasi kesaktian kini lebih diminati masyarakat tradisional. Dan menurut pengamatan penulis, perguruan ini justru sering “bermasalah” disebabkan pola pembinaan yang menggiring penganutnya pada sikap “kejawaraan” melalui doktrin-doktrin yang kurang bersahabat pada aliran lain dari sesama perguruan tenaga dalam maupun bela diri dari luar (asing).

Sikap ini sebenarnya bertentangan dengan sikap para tokoh seperti Bang Kari yang selalu wanti-wanti agar siapapun yang mengamalkan bela diri untuk selalu memperhatikan “sikap 5” yaitu :

1. Jangan cepat puas.

2. Jangan suka pamer.

3. Jangan merasa paling jago.

4. Jangan suka mencari pujian dan

5. Jangan menyakiti orang lain.

Dan perlu diingat, perkembangan pencak silat sebagai dasar dari tenaga dalam itu, baik pelaku maupun keilmuannya dapat berkembang karena silaturahmi antar tokoh, mulai dari silat Pagar Ruyung Padang yang dibawa H Qosim (Syahbandar), Bang Kari dan Bang Madi yang merangkum silat Betawi dengan Kung Fu, juga Abah Khoir dengan Cimandenya, RH. Ibrahim dengan Cikalongnya.

Rangkapan Fisik

Setiap perguruan tenaga dalam memberikan sumbangsih tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Margaluyu menorehkan tinta emas sebagai perguruan tua yang banyak mengilhami hampir sebagian besar perguruan di Indonesia, dan cabang-cabang dari perguruan ini banyak berjasa bagi pengembangan tenaga dalam yang ilmiah dan universal.

Sin Lam Ba, Al-Hikmah, Silat Tauhid Indonesia berjasa dalam memberikan nafas religius bagi pesertanya, dan aliran Nampon berjasa dalam memberikan semangat bagi para pejuang di era kemerdekaan.

Terlepas dari sisi positif dari aliran-aliran besar itu, pengembangan aliran tenaga dalam yang kini masih memilih corak pengembangan bela diri dan kesaktian itu justru mendapat kritik dari para pendahulunya.

Pada tahun 1984 Alm. Sidik murid dari H Abdul Rosyid saat berkunjung ke wilayah Pati utara dan menyaksikan cara betarung (peragaan) suatu perguruan “pecahan” dari Budi Suci, menyayangkan kenapa sebagian besar dari siswa perguruan tenaga dalam itu sudah meninggalkan teknik silat (fisik) sebagai basic tenaga dalam.

Artinya, saat diserang mereka cenderung diam dan hanya mengeraskan bagian dada/perut. Kebiasaan ini menurutnya suatu saat akan menjadi bumerang saat harus menghadapi perkelahian diluar gelanggang latihan. Karena saat latihan hanya dengan “diam” saja sudah mampu mementalkan penyerang hingga memberikan kesan bahwa menggunakan tenaga dalam itu mudah sekali.

Mereka tidak sadar bahwa dalam perkelahian di luar gelanggang latihan itu, suasananya berbeda. Dalam arena latihan yang dihadapi adalah teman sendiri yang sudah terlatih dalam menciptakan emosi (amarah).

Cara bela diri memanfaatkan tenaga dalam yang benar menurut Alm. Sidik sudah dicontohkan oleh Nampon saat ditantang jawara dari Banten dan saat akan dicoba kesaktiannya oleh KM Tamim. Yaitu, awalnya mengalah dan berupaya menghindar namun ketika lawan masih memaksa menyerang, baru dilayani dengan jurus silat secara fisik, menghindar, menangkis dan pada saat yang dianggap tepat memancing amarah dengan tamparan ringan dan setelah penyerang emosi, baru menggunakan tenaga dalam.

Pola pembinaan bela diri yang tidak lengkap yang hanya fokus pada sisi batin saja, sering menjadi bumerang bagi mereka yang sudah merasa memiliki tenaga dalam sehingga terlalu yakin bahwa bagaimanapun bentuk serangannya, cukup dengan diam (saja) penyerang pasti mental. Dan ketika mereka menghadapi bahaya yang sesungguhnya, ternyata menggunakan tenaga dalam tidak semudah saat berlatih dengan teman seperguruannya.

Fenomena pembinaan yang sepotong-potong ini tidak lepas dari keterbatasan sebagian guru yang pada umumnya hanya pernah “mampir” di perguruan tenaga dalam. Sidik mengakui banyak orang yang belajar di Budi Suci hanya bermodal “jurus dasar” saja sudah banyak yang berani membuka perguruan baru. Padahal dalam Budi Suci itu terdapat 3 tahapan jurus. Yaitu, Dasar Jurus – Jodoh Jurus dan Kembang Jurus (ibingan).

Karena tergesa-gesa ingin membuka aliran baru itu menyebabkan siswa sering tidak siap disaat harus menggunakan tenaga dalamnya. Dan Yosis Siswoyo dari Bandar Karima memberikan konsep bahwa keberhasilan memanfaatkan tenaga dalam ditentukan dari prinsip “min-plus” yang dapat diartikan : Biarkan orang berniat jahat (marah), aku memilih untuk tetap bertahan dan sabar.

Karena itu pembinaan fisik, teknik bela diri fisik, teknik, kelenturan, refleks dan mental bertarung perlu ditanamkan terlebih dahulu karena kegagalan memanfaatkan tenaga dalam lebih disebabkan mental yang belum siap sehingga orang ingat punya jurus tenaga dalam setelah perkelahian itu sudah usai.

Berdasarkan pengamatan, tenaga dalam berfungsi baik justru disaat pemiliknya “tidak sengaja” dan terpaksa harus bertahan dari serangan orang yang berniat jahat. Dan tenaga dalam itu sering gagal justru disaat tenaga dalam itu dipersiapkan sebelumnya untuk “berkelahi” dan akan lebih gagal total jika tenaga dalam itu digunakan untuk mencari masalah.

Tenaga dalam harus bersifat defensif atau bertahan. Biarkan orang marah dan tetaplah bertahan dengan sabar dan tak perlu mengimbangi amarah. Sebab jika pemilik tenaga dalam mengimbangi amarah, maka rumusnya menjadi “plus ketemu plus” yang menyebabkan energi itu tidak berfungsi. Dan dalam hal ini Budi Suci menjabarkan konsep “min – plus” itu dengan

  • sikap membiarkan lawan “budi” (bergerak/amarah) dan
  • tetap mempertahankan “suci” (sabar, tenang).

Memposisikan diri tetap bertahan (sabar) sangat ditentukan tingkat kematangan mental. Dan pada masa Nampon dan H Abdul Rosyid, tenaga dalam banyak berhasil karena dipegang oleh pendekar yang sudah terlatih bela diri secara fisik (sabung) sehingga saat menghadapi penyerang mentalnya tetap terjaga.

Sekarang semua sudah berubah. Orang belajar tenaga dalam sudah telanjur yakin bahwa serangan lawan tidak dapat menyentuh sehingga fisik tidak dipersiapkan menghindar atau berbenturan. Dan karena tidak terlatih itu disaat melakukan kontak fisik, yang muncul justru rasa takut atau bahkan mengimbangi amarah hingga keluar dari konsep “min-plus”.

Tenaga Dalam Pantura

Perkembangan tenaga dalam di wilayah eks Karisedenan Pati tak lepas dari peran Perguruan Satya dibawah asuhan alm. Soeharto – Semarang.

Satya berkembang di wilayah Pati awalnya dibawa oleh murid Soeharto bernama Subiyanto asal Jepara. Namun Subiyanto kemudian membuat perguruan Mustika. Walau perguruan ini hanya muncul sesaat kemudian tidak terdengar lagi.

Pada akhir tahun 70-an Satya masuk wilayah Pati dengan corak yang saat itu dianggap tabu karena berlatih pada tempat terbuka pada siang hari. Ini berbeda dengan aliran lain yang memilih berlatih secara sembunyi-sembunyi.

Satya lebih mudah diterima masyarakat karena sifatnya yang terbuka, lebih njawani dan tidak bernaung dibawah partai politik tertentu bahkan menerima anggota dari semua agama, walau dalam ritualnya Satya tidak jauh beda dengan aliran Budi Suci yang dikembangkan oleh Bang Ali yang saat itu juga banyak berkembang di Jawa Tengah.

Kesamaan Satya dengan Budi Suci disebabkan alm. Soeharto mengenal jurus tenaga dalam itu berasal dari Yusuf di Tanjung Pinang, dan Yusuf adalah murid dari alm. Sidik, salah satu dari murid H Abdul Rosyid sang pendiri aliran Budi Suci.

Dalam lingkup pergruannya, Soeharto hampir tidak pernah menyebut-nyebut nama Yusuf sebagai sang guru. Ini disebabkan adanya hal yang sangat pribadi berkaitan dengan sang guru yang WNI keturunan itu. Justru Soeharto lebih sering menyebut nama Sidik, walau pertemuan keduanya itu baru berlangsung diawal tahun 80-an.

Ketika beberapa pengurus Satya di Sirahan, Cluwak berhasil menemukan Sidik di Cilincing, Jakarta Utara, lalu diboyong untuk meneruskan pembinaan dari anggota Satya yang saat itu sudah pasif dari berbagai kegiatan perguruan.

Kehadiran Sidik ke Sirahan ibarat meneruskan pelajaran lanjutan yang tidak terdapat pada kurikulum Satya. Selain pembaharuan dalam jurus dasar juga meneruskan pada materi Jodoh Jurus dan Kembang Jurus ciptaan oleh Abah Khoir sang pendiri Cimande dan sebagian sudah digubah oleh H Abdul Rosyid.

Sejarah tentang tenaga dalam perlu diketahui oleh mereka yang mengikuti suatu aliran tenaga dalam. Ketidaktahuan tentang sejarah itu dapat menggiring seseorang bersikap kacang lupa kulit, bahkan memunculkan “anekdot spiritual” sebagaimana dilakukan seorang guru tenaga dalam yang karena ditanya murid-muridnya dan ia tidak memiliki jawaban lalu menjelaskan bahwa orang-orang yang ditokohkan dalam perguruan itu dengan jawaban yang mengada-ada.

Misalnya, Saman adalah seorang Syekh dari Yaman, Madi disebut sebagai Imam Mahdi, Kari adalah Imam Buchori, Subandari adalah Syeh Isbandari. Dan jawaban seperti itu tidak memiliki dasar dan konon hanya berdasarkan pada kata orang tua semata.(Dari berbagai sumber)

Silat Tenaga Dalam Nur Illahi yang saya pelajari dan tulis diblog ini didapat dari Mbah Muin, yang pada tahun 1968-1973 berdomisili di Jakarta. Adapun guru beliau sendiri saya tidak tahu namanya, tapi katanya dari Banten…

Pantangan yang berat dari aliran ini adalah MOLIMO (Maling, Madon/berzinah, Mabuk, Madat/narkoba, Maen judi)…

Aliran ini latihan fisiknya berat, tapi yang lebih berat sebenarnya adalah latihan sabar dan pantangan molimonya….kalau melanggar pinaltinya berat.

Dari berbagai pengalaman uji coba bertarung betulan, ilmu silat ini sangat ampuh kalau untuk pertarungan antara hidup dan mati, pertarungan yang taruhannya nyawa..mengapa begitu? karena orang yang berniat membunuh kita, pasti nafsu amarahnya sangat tinggi, berarti enerji negatifnya sangat dahsyat…dan justru nafsu amarah lawan inilah yang kita kembalikan dengan ilmu silat tenaga dalam ini, seperti halnya sebuah kaca cermin bisa mengembalikan serangan senjata sinar laser yang menghancurkan…

Pendapat bapak Sidik, murid dari H.Abdul Rosyid tentang para pesilat tenaga dalam sebaiknya juga menguasai silt fisik adalah benar sekali…sebab kalau kita menghadapi para karateka atau pesilat pertandingan yang mampu menahan amarah pada saat berkelahi, maka pesilat tenaga dalam akan sulit menjatuhklan lawan, karena lawan tidak punya nafsu amarah…

Segi positifnya, para pesilat tenaga dalam memang dilarang menggunakan ilmu silat tenaga dalamnya kecuali untuk membeladiri dari serangan yang mematikan…bukan untuk kejahatan atau jago jagoan….karena itu pemilik silat tenaga dalam yang tinggi biasanya tidak akan memamerkan diri/show, karena itu memang ilmu simpanan, ilmu pamungkas…yang dipamerkan biasanya hanya karate, judo, silat mertpati putih, tinjunya saja (sesuai pengalaman pribadi)…

Tingkat kekuatan ilmu silat tenaga dalam sangat dipengaruhi oleh tiongkat keimanan dan ketaqwaan sipesilat…makin beriman dan bertaqwa, makin ampuh ilmunya…sekaligus dapat digunakan untuk bertarung melawan jin dan iblis serta pengobatan kesurupan dan sante…bahkan semua penyakit manusia…(tentunya atas izin Tuhan)…

Ilmu silat tenaga dalam yang dirawat dengan baik, mampu menetralisir semua kekuatan black magic jenis apapun, baik itu ilmu santet, guna guna, leak, kebal, bisa menghilang, bisa menyetrom/tai chi tingkat tinggi, dll (sesuai pengalaman pribadi selama 38 tahun)… Ilmu ini juga sangat efektif bagi penugasan saya sebagai Komandan Polisi Milter selam puluhan tahun yang sering harus bertugas yang bertaruh nyawa….seperti saat menetralisir kekuatan ilmu hitam Xanana Gusmao di Dilli Timtim…

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About these ads

Responses

  1. Assalamu’alaikum wr. wb.,

    Terima kasih atas artikelnya, pak Tirta.

    Sangat bagus untuk menambah wawasan sekaligus membantu menyebar luaskan seni bela diri khas Indonesia agar dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain.

    Pencak Silat di Eropa memang belum sepopuler seni bela diri lainnya seperti judo, karate atau taekwondo. Namun pencak silat sudah sejak dulu dikenal luas di negeri Belanda yang berpenduduk 16 juta orang. Di negeri kincir angin tersebut terdapat tidak kurang 37 perguruan silat dari berbagai aliran yang penggemarnya dari ke hari semakin banyak.

    Beberapa perguruan pencak silat di Belanda yang berakar dari Indonesia adalah sebagai berikut:

    1. PS Panglipur
    2. PS Padjadjaran Nasional
    3. PS Satria Muda
    4. PS Paulu Sembilan
    5. PS Mande Muda
    6. PS Pamur kombinasi Tjimande Tari Kolot Kebon Djeroek Hilir Banten
    7. PS Baringin Sakti
    8. PS Ciung Wanara
    9. PS Bakti Negara
    10. PS Perisai Diri
    11. PS Perisai Putih
    12. PS Setia Hati
    13. PS Bongkot Harimau
    14. PS Naga Putih Jokotole
    15. PS Manyang
    16. PS Merpati Putih
    17. Satria Nusantara
    18. PS Tapak Suci
    19. PS Pamur
    20. PS Poekoelan Kemajoran
    21. PS Pukulan Betawi
    22. PS Pukulan Pecutan
    23. PS Ular Sendok

    Alangkah baiknya bila silat ini bisa masuk resmi dalam turnamen internasional seperti Asian Games dll.

    Saya sendiri pernah aktif di PS no. 5 dan 17. Mudah-mudahan sharing ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

    Wassalamu’alaikum wr. wb.,

    William

  2. william, asswrwb…

    wah rupanya kita memiliki hoby yang sama…

    kata Jaya pak William juga pernah jadi tentara Nato di Eropa…tolong sharingkan buat teman pembaca di blog ini tentang pengalaman jadi tentara Nato, terutama suka dukanya…

    Melihat daftar perguruan silat yang 23 buah di Belanda, saya kaget juga…rupanya silat Indonesia cukup populer diBelanda…

    Padahal di Indonesia perguruan silat tersebut kebanyakan sudah kurang populer lagi diperkotaan…sayang memang….

  3. Assalamu’alaikum wr. wb.,

    Sesuai dengan permintaan pak Tirta berikut ini sekedar sharing tentang pengalaman saya ketika bertugas sebagai anggota militer NATO menghadapi Pakta Warsawa di garis depan di Jerman Utara.

    Pakta Warsawa adalah sebuah aliansi militer negara-negara Blok Timur di Eropa Timur, yang bertujuan mengorganisasikan diri terhadap kemungkinan ancaman dari aliansi NATO (yang dibentuk pada 1949). Pembentukan Pakta Warsawa dipicu oleh integrasi Jerman Barat ke dalam NATO melalui ratifikasi Persetujuan Paris. Pakta Warsawa dirancang oleh Nikita Khrushchev pada tahun 1955 dan ditanda tangani di Warsawa pada 14 Mei 1955. NATO sampai sekarang masih ada bahkan anggotanya sekarang terdiri dari beberapa negara ex. Pakta Warsawa.

    Sebelum bergabung dengan British Rhine Army di Paderborn dan Bielefeld tentunya kami mendapat pendidikan dan training-training khusus.

    Intinya pendidikan militer di Belanda dibagi 2. Koninklijke Militaire School di Weert mendidik menjadi kader militer selama 2,5 tahun kalau di Indonesia Secaba. Untuk menjadi manajer militer maka didik di Koninklijke Militaire Academie (KMA) di Breda atau kalau di Indonesia di Akmil. Pendidikan di KMA bisa 1,5 tahun (latar belakang pendidikan S1/S2/S3) atau 4 tahun (SMA+).

    Semua Kepala Staf Angkatan di Belanda berbintang 3 hanya Inspecteur Generaal yang berbintang 4 (dulu di jabat Prins Bernhard).

    Kadet-kadet Indonesia di KMA Breda antara kurun waktu 1949-1957 terdiri dari 39 kadet. 2/3 diantaranya menjadi Jendral. Alumni dari KMA Breda antara lain: RM H.H. Djajadiningrat, RM S. Tjondronegoro, Soedibyo, T. Sumantri Purbodinoto, R. Ngandani, Dading Kalbuadi dan Rudini.

    Pendidikan dasar atau Algemene Militaire Vorming selama 4 bulan dilanjutkan dengan pendidikan kejuruan atau functionele opleidingen. Setelah itu dilanjutkan dengan training demolisi, komando, artileri pertahanan udara, intelijen, latihan-latihan ketrampilan dll.

    Pengenalan berbagai jenis pesawat tempur dan helikopter tempur musuh seperti MIG, SU/AN/MI8 dll. Pengenalan berbagai jenis Tanks seperti T55/T90, panser dll.

    Penggunaan dan kemahiran menggunakan pistol dan senjata seperti FN45, UZI, FAL, MAG, minimi, Browning 12.7, anti tank Dragon, LAW, TOW dsb. Juga Rapier (yang dipakai untuk mengamankan industri strategis seperti di Lhokseumawe dll) dan Stinger.

    Kesatuan saya dibentuk di Inggris pada tanggal 11 Januari 1941 dengan nama Brigade Prinses Irene yang di resmikan oleh Ratu Wilhelmina. Brigade ini ambil bagian membebaskan Belanda dari Jerman ketika PDII dan setelah itu namanya dirubah menjadi Garde Regiment Fuselier Prinses Irene dan dalam waktu damai berfungsi sebagai Panser Infanteri Batalyon ke 13 GFPI dengan menggunakan panser YP408/YPR765. Kesatuan ini juga dilibatkan dalam berbagai misi perdamaian PBB dan bahkan ikut andil dalam pembebasan sandera RMS di Belanda tahun 1974/1975 ketika sudah ditarik ke Belanda kembali.

    Selama bertugas di Jerman memang kami sudah disiapkan dengan kondisi udara ekstrim sampai -25 C tidur di luar atau dalam lubang perlindungan. Bila tidak hati-hati maka bisa kehilangan jari tangan dan kaki yang membeku dan terpaksa harus diamputasi. Dari segi makanan baik rantsoen ataupun dapur sangat memperhatikan pemeluk agama lain.

    Memang semua ini menjadi suatu pengalaman yang berharga dan sulit dilupakan bukan saja disiplin, kerja sama, tanggung jawab, setia kawan ketrampilan dan survival yang dapat dipelajari namun juga pembentukan karakter tangguh yang dapat kita ambil hikmahnya untuk mengarungi hidup ini.

    Bagi saya pribadi saya melihat bahwa dimana kita berada disitu langit harus kita junjung asal sesuai dengan tuntunan agama dan hati nurani.

    Memang benar pak Tirta banyak kesamaan diantara kita. Tidak ada sesuatu terjadi secara kebetulan dan tanpa kehendak Allah SWT.

    Salam juang 165

    William

  4. Terima Kasih..Pak Bog yang cukup Bagus untuk menambah wawasan kita semua..dan menjadi contoh bagi kita bahwa sesepuh kita dahulu merupakan org2 yang sabar dan mengandalkan keimanan serta keilmuannya dlm menghadapi semua permasalahan hidup.. jadi pengen belajar tenaga dalam nih ..

  5. Heru, asswrwb…

    Trims atas kunjungan dan apresiasinya…
    Silahkan kalau mau belajar vtenaga dalam…rajin baca blog saya, nanti akan mengerti bahwa tenaga dalam yang paling kuat adalah Zero Mind Power….yaitu kalau kita mampu menekan ego dan nafsu duniawi kita ketitik nol lalu secara ikhlas berserah diri kepada Allah SWT…

    Saya telah belajar segala macam tenaga dalam, jadi bisa membedakan mana yang baik, buruk, berbahaya dan yang bermanfaat…

  6. wah mantap nih tulisannya.

    walau saya tak pernah bertemu langsung dengan bapak, saya banyak mendapatkan pelajaran melalui tulisan2 bapak, tidak hanya ttg silat dan tenaga dalam, tapi juga ttg bagaimana menjalani hidup.

    terima kasih pak Nurhana :)

    bayu

    • Mksh ats penjelasannya pak tirta.

  7. bayumariachi, asswrwb”’

    trims atas kunjungan dan apresiasinya…

    percayalah, sesuai hukum tarik menarik/the secret, dimana orang yang frekuensi pikirannya sama akan saling tarik menarik dan ketemu, maka suatu saat kita akan bertemu muka juga…amin..

  8. Assalamualaikum wr. wb.

    Pa Nurhana, nuhun kanggo informasi na…

    Mugi2 Bapa terang alamat perguruan Tri-rasa (Wa Tamim) nu aya di Bandung, abdi hoyong pisan silaturahmi sareng dulur saperguruan…

    Abdi diajar ti pun Bapa, Pa Dadan Kurnia (Mhs Unpar), nu kenging restu ngajar ti Wa Tamim. Tapi tos lami teu kontak2 sareng perguruan, mung aya kontak sareng rekan saangkatan Pa Mustapha.

    Terakhir ngadangu informasi, Tri-Rasa ngayakeun latihan di Unpas Tamansari, tapi teu lami, jadi teu aya kabar deui…

    Nuhun sa teu acan na.

    Wassalamualikum wr. w.

    -mdavidjpd-

  9. Assalamu’alaikum Wr. Wb
    Saya disini memberi komentar sedikit kalau salah saya Mohon Maaf. Mengenai, terinspirasi oleh Prana Sakti diantaranya : Prana Sakti Indonesia, Prana Sakti Jayakarta, Satria Nusantara, Perdawa Padma, Radiasi Tenaga Dalam, Kalimasada, Bunga Islam, Al-Barokah, Indonesia Perkasa, Sinar Putih, Al-Barokah, Al-Ikhlas, dll. kalau saya baca salah, sedangkan LBD “Sinar Putih” adalah murid terakhir dari Pak Dan itu yang saya tau bukan terinpirasi oleh Prana Sakti

  10. boncel,asswrwb…

    trims utk masukannya…
    kalau bisa tolong sharing tentang pengalaman anda mengikuti pelatihan silat tenaga dalam Sinar Putih, dan apa saja yang anda ketahui tentang perguruan Sinar Putih, utk menambah wacana pembaca semua…

    demikian juga para pembaca blog saya yang ingin sharing pengalamannya silahkan tulis di blog saya, jangan sungkan…

    trims…

  11. m. david jpd, asswrwb….

    trims atas kunjungan dan komentarnya…

    terus terang saya sendiri kehilangan obor tentang seluruh persilatan tenaga dalam tersebut…

    saya hanya pernah sharing latihan tenaga dalam dengan Sekjen Perguruan Silat Margaluyu di Bandung, untuk tukar menukar waqwasan…tapi itupun sudah sekitar 7 tahun yang lalu…

    saya ada niat untuk mengadakan semacam seminar persilatan tenaga dalam di Indonesia, untuk merangkul dan menjaga jangan sampai warisan leluhur ini hilang punah, padahal sangat bermutu…

    lewat blog ini saya menyambung silaturahmi yang terputus…semoga berhasil…amin…

  12. Assalamu’alaikum wr wb

    “Kadet-kadet Indonesia di KMA Breda antara kurun waktu 1949-1957 terdiri dari 39 kadet. 2/3 diantaranya menjadi Jendral. Alumni dari KMA Breda antara lain: RM H.H. Djajadiningrat, RM S. Tjondronegoro, Soedibyo, T. Sumantri Purbodinoto, R. Ngandani, Dading Kalbuadi dan Rudini.”

    Koreksi :

    1.Dading Kalbuadi adalah lulusan P3AD , satu angkatan dengan Benny Murdani.Beliau adalah anggota Tentara Pelajar IMAM ( Indonesia Merdeka Atau Mati ) di semasa perang kemerdekaan 1945-1950.
    Demikian koreksi saya sampaikan.

    Wassalam

    Priyono

  13. priyono, asswrwb..

    trims untuk koreksinya…

    setahu saya memang betul dari P3 AD…

  14. Ass wr wb

    Kebetulan saya di rumah koleksi buku-buku sejarah perang kemerdekaan.Bagi saya itu penting untuk selalu mempertebal rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan dengan mengingat jasa-jasa para pendahulu kita terutama yang bertaruh jiwa raga untuk kemerdekaan yang saat ini saya rasakan dimana saya bisa sekolah, dapet kerja, dan menikmati kehidupan sehari-hari tanpa rasa khawatir dan takut seperti jaman dahulu sewaktu penjajahan.

    Demikian pak, sumber koreksi dari Buku karangan Bapak Moekhardi tentang sejarah pendidikan perwira TNI-AD belum saya cantumkan kemaren.

    Wassalam wr wb

    merdeka!

    priyono

  15. amin… pak Nurhana
    keinginan saya juga untuk bertemu muka dgn bapak suatu saat insya Allah :)

  16. Assalamu’alaikum wr.wb
    Salam hormat kpd Pak Nurhana,
    semoga senantiasa dalam lindungan dan rahmat Allah SWT

    Pak Nurhana, bapak luar biasa… subhanallah, alhamdulillah.. blog Bapak sangat menarik hati, berbobot, bermanfaat, dsb,dsb

    Bapak merupakan salah seorang yang berjiwa Prawira yang masih ada di jaman sekarang ini

    Dengan semua pengalaman hidup Bapak, semoga Bapak senantiasa sukses di dunia dan di akhirat nanti. Terus terang saya kagum sekaligus mohon maaf apabila agak berlebihan dalam menilai Bapak. Sangat ingin berbincang dan menimba pengalaman langsung, sayangnya saya tinggal di seberang laut. Mudah2an ada kesempatan dan umur panjang shg dapat terwujud ya pak?

    Perkenankan saya menimpali beberapa respon diatas, pak..
    Mengenai niat baik Bapak untuk mengadakan semacam seminar mengenai persilatan tenaga dalam, saya ingin sumbang saran.. seandainya terwujud, alangkah baiknya apabila dalam konteks pembahasan ke masa depan, dan atau dalam lingkup intern perguruan.
    Kenapa seperti itu, karena kekhawatiran saya, apabila ada pembahasan asal-usul mendetil atau silsilah sejarah, akan memunculkan polemik di antara perguruan2 yg memiliki kemiripan gerakan/jurus. Seperti yang Bapak tahu, tidak setiap perwira memiliki jiwa Prawira. Demikian pula praktisi ilmu beladiri, (saya anggap ilmu silat/beladiri adalah bagian dari ilmu tempur yg menuntut jiwa Prawira) beberapa di antara mereka merupakan avonturir ataupun oportunis, atau yang lebih parah lagi, memiliki kepentingan tertentu yg kurang menguntungkan pihak lain. Mohon maaf kalau opini saya keliru.
    Saya sendiri secara pribadi berupaya mengumpulkan beberapa informasi mengenai sejarah silat-silat tenaga dalam ini, dan menemukan kecenderungan tersebut.
    Sedangkan hal-hal yang lebih penting dan luhur malah kurang mereka perhatikan, dalam artian hanya di bibir saja.

    O ya, apakah Bapak kenal drg. Wachjoe Widajat? Kalau tidak salah Brigjen (purn), tetapi saya tidak tahu persis kesatuan beliau dulu, yg pasti di AD. Awal tugasnya di Irian Barat pasca revolusi. Mungkin Bapak bisa bincang2 mengenai hal ini dengan beliau, karena minat yang sama juga beliau jalani.

    Lebih kurangnya saya mohon maaf ya pak,
    salam dari bumi sriwijaya,
    AR

  17. Pak sy ingin sekali bljr ilmu adiluhur,gmna caranya pak?

  18. Sya ingin tau profil nya perguruan silat setia budhi.

  19. Ass.wr.wb,damang pak?mudah2an sae.abdi linggih di sukabumi,blog Bapak sae pisan mudah2an seueur pamimpin katut rakyatna..anu sami manahna sareng Bapak.punten abdi teh seueur taroskenen,mung nyuhunken waleranna ka email abdi lngsng.kapungkur mah abdi kirang percanten kana ilmu santet.gendam pokokna sadayana supranatural weh,mung kantos aya kajadian aneh di rumah tangga abdi nu ngajantenken abdi 100 persen percanten,moal di pedar didieu wios janten pangeling abdi wae,patarosanna abdi teh janten penghobi supranatuial ayena teh,janten prinsip abdi pami nu sanes tiasa,meureun abdi ge tiasa(ilmu2 positip)namung dina miguru kana elmu teh ku abdi karaosna malah janten seueur katipuan,menurut Bapak sae na kmha?dorongan hate abdi teu tiasa di pareman,nyuhunken waleran,Abdi mung tiasa nga do’a ka gusti nu maha suci.mudah2an Bapak salamina kenging rahmat&ridhona,amin wasalam,elang.ckd@gmail.com

    • tedi, asswrwb…
      Pangestu, abdi sakulawargi henteu kirang naon naon….

      Hatur nuhun kanggo kapercantenannana kana blog abdi…

      Walerannana parantos dikintun naganggo email….

  20. Ass. WW.

    Menambah sedikit tentang LBD Sinar Putih. Berdasarkan catatan di internet perguruan ini tampak berkaitan erat dengan Margaluyu dan Prana Sakti. Konon katanya bapak Drs. H. Mudhofar Ash Shiddieq (Pembina SP) adalah murid terakhir dari pak Dan. Wallahu’alam. Secara pribadi saya belum melakukan penelitian tentang hal ini.

    Jika dilihat dari bentuk dasar jurus-jurus pernafasan dan nama-nama tingkatannya besar kemungkinan ketiga perguruan tersebut berasal dari satu sumber walaupun pada kenyataannya cara pengembangan/implementasi dari jurus-jurus tersebut berbeda satu sama lain (mempunyai ciri masing-masing). Contoh: Prana Sakti (Jayakarta) pada setiap jurus-jurus dasarnya akan tertolak kebelakang (mundur) disebabkan karena faktor kepekaan. Sedangkan Sinar Putih tetap melangkah maju sebagaimana umumnya (peka atau tidak peka).

    LBD Sinar Putih terbagi dalam dua jenis. Yaitu Silat A (umum) dan Silat B (Pernafasan).

    Dalam perekrutan keanggotaanya LBD Sinar Putih tidak melakukan publikasi tetapi berdasarkan ajakan semata dari mulut ke mulut. Dan tidak ada satupun web formal tentang LBD Sinar Putih di internet kecuali web-web kecil tulisan para anggotanya yang “bandel” :).

    LBD Sinar Putih jarang sekali melakukan demo demi untuk menjaga agar para anggotanya tidak terperosok ke dalam sifat-sifat yang tidak terpuji seperti sombong, ria dan takabur.

    Selama lebih dari 5 tahun belajar ilmu pernafasan Sinar Putih tidak pernah satu kalipun kami disuruh merapal satu ajian untuk maksud tertentu. Jadi kesimpulannya adalah Ilmu Pernafasan Sinar Putih adalah murni olah nafas melalui jurus-jurus silat seperti SKM (Syahbandar Kari Madi dll).

    Kami juga mengenal Jurus Payung Rosul sebagaimana Perguruan Margaluyu dan Prana Sakti.

    Barangkali artikel berikut ini http://wwwlib.murdoch.edu.au/adt/pubfiles/adt-MU20040210.100853/02Whole.pdf dapat membantu kita melihat lebih dekat keterkaitan perguruan yang satu dengan lainnya.

    Salam dan Terimakasih.
    Zid

    • zid, asswrwb…..trims atas sharing dari anda…sangat membantu kami….

    • payung di sp beda dengan payung rasul ps

  21. assalam wilujeung tepangan deui sareng kang tirta sy pendidik yg tlah di beri motipasi.
    nuhun pencerahan jeung motivasina.
    sy pernah belajar langsung dengan orang tua kandung/ bapak yang asli ciamis dan lama di garut tentang ilmu pesilan tapi masih HAUS rasanya masih DANGKAL pengetahuan yang sy miliki
    sudi kiranya para sesepuh kalo boleh sy pake kalimat untuk menginformasikan atau mungkin sharing/ transfer pengetahuan
    sementara sya tinggal di jakarta kurang tahu kemana harus saya cari penerang hati, penambah motivasi pembentuk jati diri, untuk menjadi manusia yang bisa berguna dan mendekati sempurna
    nuhun atas infonya
    akip

    jatinegara
    jakarta

  22. ada yang salah ketik maksudnya persilatan bukan pesilan

  23. Assalamu`alaikum wr wb

    Saya ingin tahu apa analisis Bapak tentang Satria Nusantara (SN). Saya kebetulan anggota SN mulai 1998 sampai sekarang meski saya bukan anggota yang baik. “Bukan anggota yang baik” dalam hal ini, maksudnya adalah kalau latihan SN disarankan minimal 2 kali seminggu untuk bisa menopang kebugaran fisik/mental selama sepekan (meski itu masih dalam level agak minimal, karena yang ideal adalah seminggu 3 kali latihan untuk mendapatkan hasil optimal), saya hanya rutin latihan 1 kali seminggu saja. Jarang sekali saya bisa seminggu dua kali, apalagi tiga kali karena faktor pekerjaan. Kadang-kadang, untuk memenuhi kekurangan latihan itu, saya ganti dengan olahraga biasa, atau melakukan pekerjaan rumah yang bisa berkeringat seperti mengepel lantai seluruh rumah (tapi dengan tangan, bukan dengan alat pel). Selain itu, saya berusaha sedapat mungkin rutin puasa Senin-Kamis meski sulit juga untuk tidak bolong (kadang Senin bisa, Kamis tidak bisa atau sebaliknya).
    Setelah saya renungkan, saya berkesimpulan bahwa untuk melakukan hal yang baik (dalam konteks ini, yang saya maksud adalah berlatih SN dengan ajeg sepekan dua-tiga kali), godaannya cukup besar. Ya kegiatan rutin kita (misalnya pekerjaan –yang sebetulnya kalau dituruti juga nggak akan ada putusnya, selalu saja kekurangan waktu), mungkin juga rasa malas dll. Nah, apakah godaan untuk belajar bela diri pencak silat tenaga dalam perguruan-perguruan lain (sejauh pengamatan Bapak) juga rasa malas, kegiatan rutin (duniawi) itu dll?
    Mohon Bapak bisa beri komentar kalau memang sempat mengamati SN. Trima kasih.
    Wassalam

    • sunarko, asswrwb…

      Memberi komentar tentang silat tenaga dalam Satria Nusantara, saya tidak berkompeten, karena saya tidak pernah mengikutinya langsung, hanya sebatas memantau dan mempelajari secara teori saja, karena itu saya hanya bisa memberikan masukan yang saya tahu dari hasil pemantauan itu saja….

      Sebenarnya enerji metafisik yang digunakan pada dasarnya sama dengan silat tenaga dalam nur Illahi dll sejenis, yaitu medan enerji gelombang elektro magnetik yang dimiliki setiap manusia secara tersembunyi di dalam tubuh fisik dan tubuh eteriknya/aura….

      setahu saya, silat tenaga dalam SN, pelatihan yang dilakukan adalah untuk menumbuh kembangkan enerji yang tersembunyi/potensial menjadi enerji aktif yang bisa siap pakai untuk membela diri, tapi umumnya lebih difokuskan kepada perawatan kesehatan dan penyembuhan penyakit yang terkandung/diderita sipesilat sendiri….yang juga pada tahap tertentu bisa untuk kepentingan yang lebih banyak…tergantung bakat dan ketekunan sipesilat sendiri mengasah/melatih ilmunya…

      mengenai rasa malas melakukan latihan dan pembinaan apa yang sudah dikuasai, disemua persilatan sama saja, tergantung karakter dan bakat ybs, serta lingkungan kehidupan sehari hari…dari 100 orang pesilat, yang betul betul nantinya jadi menjadi pendekar dibidangnya, tidak akan lebih dari 10 orang,,,,kebanyakan akan bosan dan lapuk dimakan waktu…jadi apa yang dialami anda hal yang sangat umum didunia persilatan apapun….

      makanya kalau lihat catatan riwayat hidup saya yang penuh dengan mengikuti berbagai ilmu beladiri di Indonesia, juga karena ada kejenuhan setelah merasa menguasai suatu ilmu dan ingin belajar ilmu yang lain agar enerji metafisik yang sudah dibina tidak hilang begitu saja, sekaligus menambah wawasan dan agar tidak fanatik satu aliran beladiri saja…tambah banyak kita belajar, akan tambah pengetahuan akan keterbatasan dan kelemahan setiap ilmu beladiri yang kita miliki, ini akan menghilangkan kesombongan kita….karena akhirnya kita dibukakan mata oleh Tuhan bahwa semua ilmu beladiri sehebat apapun, tidak ada apa apanya sama sekali dibanding dengan “Ridho Allah”….

      jadi intinya, yang perlu anda latih dan perdalam sekarang adalah “Ilmu Mendapatkan Ridho Allah”….dengan Ridho Allah semua kesulitan dan penyakit apapun pasti bisa diatasi dan disembuhkan…Ilmu Beladiri apapun sangat penuh dengan keterbatasan dan kelemahan/kekurangan….Cari dan latihlah “Zero Mind Power” ( melatih menekan nafsu duniawi kita sampai batas nol/zero, sehingga nantinya akan muncul enerji/ridho Illahi yang Maha Dahsyat/unlimited…)…semua ada didalam blog saya ini…

  24. Ass. wr. wb.

    salut pak,
    kl bisa ditulis jua pengalaman bapak saat melawan ilmu hitam xanana gusmao.menurut saya itu bisa menjadi cermin/pengalaman bagi rekan2 sekalian.

  25. Yth. Pak Nurhana,
    Assalaamu’alaikum Wr.Wb,

    Blog yang sangat menarik, apabila ada jodoh dan ada rezeki saya mohon kesediaan Bapak untuk mengajarkan caranya mencapai kondisi Zero Mind dengan baik, benar, dan konsisten.
    Terima kasih atas perhatian dan bantuan Bapak.

    Teriring Salam hormat,
    Cecep Aziz.

    • cecep, asswrwb….silahkan hubungi 0818104571, bicara lagsung…

  26. Salamualaik,

    Nama saya Fadli. Saya amat tertarik dengan website Bapak ini, khususnya mengenai silat dan tenaga dalam. Malangnya saya tidak dibenarkan ibu untuk mempelajari silat melainkan Budi Suci Sejati yang telah diamalkan paman saya. Saya hanya berlatih sedikit saja tapi tidak diamalkan lagi. Setahu saya, ilmu-ilmu tenaga dalam ini bisa mengganggu Tauhid/Akidah…bagaimana pendapat Bapak? Bisa kalau Bapak respond ke email saya?

    Salamualaik,
    Fadli

    • Fadli rahmat, asswrwb…..trims atas apresiasi anda tentang silat tenaga dalam nur Illahi dalam blog saya….
      Pendapat anda bahwa berlatih ilmu silat tenaga dalam “bisa” mengganggu Tauchid memang benar, karena itu dalam blog ini saya jelaskan panjang lebar bagaimana langkah pengamanannya…..banyak yang ingin belajar kepada saya, tapi saya masih tunda sampai saya yakin mental spiritual mereka cukup kuat dan tidak membahayakan Tauchid mereka…
      Belajar silat tenaga dalam minimal harus mampu berpantang “Moh Limo” ( Main perempuan/Madon/berzinah, Main Judi, Madat/narkoba, Maling. Minum minuman keras/mabuk)…..kenyataannya pantangan ini sangat sulit dipenuhi…akibatnya ilmu tenaga dalam nur Illahi akan menghantam pesilat itu sendiri, bisa gila, sakit parah, atau hidupnya kacau…
      Kalau sudah mampu berpantang Moh Limo, masih ada lagi pantangan yang lebih sulit diatasi, yaitu merasa dirinya sakti dan tak terkalahkan sehingga takabur dan lupa bahwa semua ilmunya berasal dari Tuhan juga….ilmu silat tenaga dalam itu dibandingkan dengan ilmu Tuhan bagai setetes air dibanding lautan luas…tidak ada apa apanya….kalau dia sombong, takabur, merasa sakti sendiri, akan cenderung menjadi sirik/menduakan Tuhan…..pinaltinya sangat berat…hukuman mati !!!….ini betul betul terjadi kepada kakak perguruan saya yang dipercaya menjadi penerus Sang Maha Guru yang meninggal dunia tahun 1973…. Sejak tahun 1973 saya memperdalam ilmu silat tenaga dalam saya sendirian, dengan melalui berbagai trial and eror, bertarung dengan berbagai ilmu tenaga dalam lainnya untuk uji coba, antara lain denga melakukan pengbatan terhadap penyakit tekena black magic atau santet diseluruh penjuru tanah air…
      Setelah siap, saya akan resmikan lagi perguruan silat tenaga dalam Nur Illahi yang tenggelam tahun 1973 bersama meninggalnya Maha Guru kami…

  27. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bisa minta alamat LBD Sinar Putih Cabang Bekasi dan Jakarta. Terima kasih. Wasalam

    • coba lihat di facebook sinar putih pak,insya allah ada.

      • Tempat latihan kami di JKT ada 4 tempat. Klo diJaksel tergantung posisiny dimana. Klo posisiny di area ciputat, lebak bulus, cilandak, dan lenteng agung, bs dtng latihan di unit Depok. Klo area blok M, kuningan, dan sekitarny, bs latihan di unit Sunter jktpusat. Setiap 1 bln sekali, kami biasanya lat ber di gedung keuangan, dkt lapangan banteng, jkt pusat. Di ketiga tempat itu, latihan jam 6.30am.

        pak fauzi, lokasi latihan sp unit depok di Komplek Perumahan Taman Depok Permai, (dekat/di belakang polsek sukmajaya, depok)..
        jadwal latihan:
        minggu pagi (07.00-09.30),
        berminat gabung hub:
        bp. leman 085888651145,
        bp. sam, 081315337879
        demikian.., semoga bermanfaat
        tks…

        Unit Sunter ada di Kompleks Perumahan Kemenkes, Sunter. Dkt AHM, ITC Cempaka Mas.

        Sp pusat jl imogiri barat km 5 tlp 0274414564

  28. Assalamu`alaikum wr wb

    salut pak…saya orang yang masih awam tentang tenaga dalam. yang saya ingin tanyakan bagaimana cara menekan ego dan nafsu duniawi sehingga bisa ketitik nol?

  29. Assalamualaikum wr. wb.

    salam kenal pak Tirta,
    senang rasanya mengunjungi web bapak, bisa ada pencerahan wawasan..:), terutama dunia beladiri dan tenaga dalam negeri ini. ada yg sangat menarik menurut saya, sudikah bapak menceritakan proses menetralisir black magic xanana gusmao?

    terima kasih banyak pak,

    wassalam

  30. Assalamu’alaikum w.w.

    Saya menghargai apa yang bapak tekuni dan fahami mengenai TD yang bagi bapak sepertinya berdampak positif dan mungkin juga bagi sebagian orang lainnya yang bahkan kononnya dapat menyembuhkan orang lain. Namun saya mempunyai pengalaman yang kurang mengenakkan bahkan saya bisa katakan menyedihkan. Om saya dan 2 adik saya telah menggeluti ilmu TD (tdk sy sebutkan nama perguruannya). Dulu tidak apa2, bahkan terlihat gagah bisa menjatuhkan lawan tanpa menyentuh. Namun akhir yang fatal terjadi (minimal menurut saya dan keluarga saya). Saya tidak bisa juga menjudge bahwa ini ada hubungannya dg TD namun hanya Allah yang tahu. Mohon maaf, ini sekedar luahan rasa karena sekarang akibat terperih sedang saya dan keluarga saya tanggung. Saat om saya meninggal, sampai detik2 terakhir baru jin yg ada dalam tubuhnya keluar. Sekali lagi saya tidak mengatakan itu ada kaitannya dg TD, cuma sekarang saya dan keluarga saya akan berhati2. Satu adik saya tidak apa2, dan satu adik saya sekarang depresi berat yang tidak bisa lagi kontak sosial dg masyarakat. Sungguh cobaan ini sangat berat bagi saya dan keluarga saya, namun ikhtiar tetap kami lakukan. TD ada kaitan dg jin atau tidak sy tidak tahu, namun saya simpulkan saya dan keluarga saya harus menghindar.
    Mohon maaf jika ada salah kata.

    • wiwik, asswrwb…komentar anda sangat saya tunggu tunggu, karena ini sangat diperlukan dibaca oleh banyak orang bahwa belajar Silat Tenaga Dalam itu harus sangat hati hati, banyak yang menggunakan jin dan berpengaruh sesat dan malapetaka…
      Kalau anda teliti baca blog saya tentang spiriual, saya jelaskan betapa bahayanya belajar ilmu beladiri metafisik, karena kalau salah jalan/pilih justru akan menjadi malapetaka…
      Yang dianut saudara anda itu pasti Silat Tenaga Dalam tergolong Black Magic, sanga banyak diiklankan dimajalah Mysteri…

  31. SAYA DARI PERGURUAN BUNGA SEJATI MELATI: MEMANG TENAGA DALAM ITU PERLU TAPI HARUS DIIMBANGI DENGAN JURUS FISIK,

  32. mohon maaf, saya hanya bermaksud mengubah persepsi daripada tenaga dalam

    tenaga dalam tidak terbagi dalam jenis apapun, hanya pada levelnya.
    Perguruan tenaga dalam dari seluruh penjuru dunia ada pada satu rotasi, yaitu rotasi energi. semua itu ada dalilnya.
    kalaupun ada unsur jin, menurut pendapat saya itu bukanlah tergolong pada tenaga dalam, melainkan tenaga luar

    mohon maaf sekali lagi, apabila ada kekurangan pada tulisan saya ini. terima kasih saya ucapkan kepada para sesepuh.

    • don way, trims utk masukan dari anda….silahkan tulis yang panjang mengenai pemahaman dan pengalaman anda tentang dunia metafisika, saya yakin akan ada manfaatnya utk para pembaca semua…saya sangat tertarik akan perbedaan dan pengalaman baru yang belum saya alami sendiri…trims…

  33. apakah TD yg bs menmentalkan org itu pake jin,,
    bagaimana cara kerja TD sampai org bs mental gitu?
    :D :D :D

    • cealfinz, asswrwb…Jelas tidak pakai jin, menurut Islam, menggunakan tenaga jin itu haram hukumnya…
      Cara kerjanya:
      Secara fisik, dilakukan latihan olah pernafasan dan pelatihan organ tubuh sekitar cakra solar pleksus/sekitar ulu hati, utk meningkatkan kemampuan cakra solar pleksus menampung dan mengumpulkan enerji Solar/ Matahari, yang dengan melatih beberapa jurus silat tenaga dalam, Enerji solar/matahari berupa gelombang elektro magnetik positif yang sangat dahsyat akan membentengi seluruh tubuh fisik manusia dengan sinar aura/gelombang elektro magnetik positif yang akan mementalkan geleombang elektro magnmetik negatif dari nafsu jahat penyerang, baik itu seranga fisik maupun metafisik…
      Secara metafisik/spiritual, kita harus mampu melatih fikiran sadar dan pikiran bawah sadar kita agar fokus tapi relaks dan pasrah kepada enerji Illahi yang sangat dahsyat yang melindungi kita dari bentuK kejahatan apapun…
      pelepasan enerji solar tenaga dalam kita, ada tiga tahap, tahap dasar dengan jurus tembakan tenaga dalam yang ditiupkan dari Cakra Tenggorokan sambil menyentakan otot ulu hati kita..tahap lanjuta, menggunakan kekuatan enerji pandangan mata kita kearah mata lawan…tingkat akhir dengan kekuatan enerji pikiran, sambil menutupkan mata kita, harus yakin bahwa enerji Allah akan melindungi kita dari kejahatan apapun ( ini yang disebut ZERO MIND POWER)..
      UTK MENCAPAI TAHAP KETIGA, SAYA BERLATIH FISIK DAN METAFISIK SERTA UJI COBA DILAPANGAN SELAMA 5 TAHUN LEBIH….itupun tetap harus diupdate sepanjang umur saya…itu juga yang saya gunakan utk menjinakan ilmu metafisiknya Xanana Gusmau, PM timor Leste sekarang… pada tahun 1992 waktu saya Dan Pomdam Kodam Udayana, di Tim tim dulu..
      Kalau anda pernah mendengar enerji gelombang elektromagnetic garfitasi planet Bumi, yang disebut Sabuk Van Allen yang membentengi Bumi dari sengatan Radiasi Sinar Matahari, seperti itulah perbandingannya….

  34. Dulu sy bljr LBD Melati Putih di jogja +- 4th. stlh +-5 th kmdian sy menyadari ada yg aneh dg TD. Brg X ada partisipasi JIN didalamnya. ketika sy ruqyah ada 10 jin kluar yg asalnya dr kpg t4 lth dulu. 10 jin mgkn 10 jurus tingkahan yg sy pelajari ( wallahu a’lam ). stlh sy belajar karate ternyata ada pernafasan jg. disitu sy pikir mungkin ada yg salah dari keyakinan yg ditanamkam oleh pelatih shg mengundang campurtangan jin. krn olah nafas sy pelajari jg dlm mesin yg pake hidrolik, dimana tekanan udara punya daya dorong yg tinggi sama sprt nafas yg ditahan akan menimbulkan daya jg. kesimpulan sy, harus ada penelitian ttg TD secara ilmiah shg tdk menimbulkan persepsi yg salah ttg TD. CONTOH ORG JEPANG MENEMUKAN ENERGI AIR hexagonal YG DIBERI KATA2 POSITIF ( hado ) berbeda DG AIR DG KATA2 NEGATIF. Di Indonesia air diberi mantra baru ada bedanya. TD juga harus ada penelitian ilmiahnya jg yg dilakukan oleh ahlinya tentunya. shg keterlibatan jin bisa diminimalisir n TD tdk jadi korban tuduhan. saat ini sy anggap TD ada campur tangan jin shg bs menjatuhkan org tanpa sentuh. di aikido mungkin ada nyerempetnya jg dr meditasinya. Trims Eyang Tirta

    • triy, asswrwb, …benar sekali bahwa belajar ilmu tenaga dalam, apakah berupa silat ataupun amalan doa/mantera/wirid, sangat rawan terkontaminasi campur tangan enerji jin, baik secara segaja atapun tidak sengaja…
      Karena itu belajar ilmu ini harus sangat hati hati…
      Setuju kalau pihak pemerintah atau ilmuwan mengadakan riset ilmiah tentang tenaga dalam agar tidak berbahaya dan tercampur enerji jin yang haram…
      Saya pribadi sudah melakukan penelitian terbatas selama 30 tahun tentang seluk beluk ilmutenaga dalam, tapi tidak secara ilmiah, terbatas meneliti mana yang haram dan mana yang halal dan menguji coba keampuhannya utk bertarung, penugasan militer, kewibawaan, pengobatan diri sendiri dan orang lain…
      Kemampuan mementalkan lawan memang ada dua jenis, yang menggunakan jin dan yang menggunakan enerji murni gelombang elektromagnetic….tergantung perguruannya…

      • ASS.WR.WB. tadi saat membaca, sinar putih, pecahan dari PRANAN SAKTI. saya agak….k…e…d…e…r, krn, sepengatahuan sya, pendiri prana sakti, Asfaudin, adalah adik seperguruan dari Bapak Mudhofar asshidiq, bpk pembina dan pendiri LBD SP. Adapun SATRIA NUSANTARA, didirikan oleh pak M, yg pernah belajar di beberapa perguruan silat. yg diajarkan di SN tentu aliranyg darihulunya abah Andadinata. guru besar sekaligus pendiri SATRIA NUSANTARA, CUMA berbekal jurus dasar. keilmuannya……….bisa kaya krn bisa memasarkan LATIHAN dgn cara modern. terkadang saya kasihan pada mereka yg ingin benar2 belajar tenaga dalam, tapi datang pada perguruan yg GURU BESARNYA ga punya

        pengetahuan jurus2 berikutnya. gampangnya TK aja belum lulus. tapi harus diakui , pak Mar, bisamenggali duit. salut untuk itu

        c

  35. Bapak Nurhana yth, saya mau tanya.
    1. Apakah perguruan silat Kera Sakti itu menggunakan jin atau enerji murni?
    2. Beladiri apa saja yg menggunakan tenaga dalam? kalau bisa 5 saja, pak Sebelumnya saya ucapkan terima kasih

    • cah galek, asswrwb, maaf saya tak pernah belajar dan kurang informasi ttg perguruan silat Kera Sakti….ttg contoh silat TD, silahkan baca di artikel saya, lebih dari 5 tertulis disitu, contoh: Sin Lam Ba, Al Hikmah, Satria Nusantara, Merpati Putih, Budi Suci dll…

      • asskum,,,, kalau boleh link artikel MP tolong di posting mas, terimakasih.. ^_^

  36. Wa’alaikum salam. Trims Eyang Tirta atas balasannya. Untuk penelitian ilmiah barang kali Eyang Bisa mulai mencari dukungan dengan kapasitas Eyang yg luas wawasan n pngaruhnya. untuk halal haram barang kali perlu melibatkan Ulama yang kapabel untuk memilah milah mana halal mana haram. karena ini sangat tipis bedanya, seperti brjalan diatas jembatan tali sehelai rambut yg sangat susah skali tentuny. bahkan TD yang diajarkan dipesantren pun belum tentu aman dari penyimpangan aqidah.
    untuk yang menggunakan energi gel elektromagnetik saya belum begitu paham meskipun dulu suka disampaikan oleh pelatih saya( maklum gak banyak nanya) mohon kiranya Eyang jelaskan pada saya.
    Saat ini saya masih enggan bergaul dg TD dg pemahaman sy, tapi pengalaman saya dulu dan banyak orang2 yg terjebak didlmnya saya jd tercolek untuk berpikir sedikit. dan sy pikir ini harus benar2 diluruskan dg melibatkan Ulama,Psikolog,Praktisi,Dokter,ilmuwan,dll.
    Terimakasih Eyang Tirta. Wassalamu’alaikum

  37. ass.Wr.Wb.
    bapak mau tanya,dengan sejuta pengalaman bapak sampai saat ini..apakah bisa dengan jurus2 tenaga dalam bisa merobohkan orang2 yang bisa menahan amarah dan keinginan jahat,krn kalau boleh saya ambil kesimpulan dari rincian2 diatas jurus2 tenaga dalam hanya bisa digunakan untuk merobohkan lawan yg sudah dipuncak amarah yg sangat tinggi,kalau bisa mohon petunjuknya

    trims

    • krisna, asswrwb….dalam tahap awal, memang harus dengan tembakan jurus tenaga dalam yang sangat terlatih dan kekuatan fikira serta keyakinan sangat kuat bahwa hanya Allah saja yang bisa melukai kita, seperti kita memasang kaca cermin disekitar tubuh kita sehingga semua enerji jahat lawan akan dikembalikan kepada penyerang, seperti sifat dari kaca cermin….semakin kuat niat jahat lawan, terutama niat membunuh, maka akan semakin kuat pula serangan baliknya kepada mereka…sebenarnya, jurus silat TD itu hanya salah satu metoda latihan dan Sarana Pendukung saja, tapi yang paling penting adalah Zero Mind Power yang tercipta setelah menjalani latihan silat TD dilengkapi muji coba yang sangat berbahaya dan lulus…Tanpa Kekuatan Pikiran Zero Mind Power, semua jurus silat itu taka akan menghasilkan apa apa…

  38. Subhanalloh.. Alhamdulillah.. Semoga ilmu Alloh hadir dan untuk manusia-manusia pilihan-NYA.. ?!!

  39. wkum.Salam

    maksih bapak atas penjelasannya,,trs jurus2 tenaga dalam tu sebenarnya perwujudan dari tenaga apa to pak???
    kalau dulu saya pernah mengikuti latihan sebemtar ttg TD disitu juga diajarkan seperti ajian2,,itu pa juga wujut dr pengembangan TD. trs TD itu sebenarnya bisa dikasihkan ke orang lain tidak pa ???
    oya bapak mungkin kalau boleh menambah wawasan tentang tenaga dalam di nusantara,,sebelum banyak tercipta perguruan2 Td tersebar sepengetahuan saya banyak dari orang2 yg mengaku keturunan para wali dijawa banyak mengajarkan ilmu yang sangat mirip dengan TD n bahkan memang benar2 TD / apakah perkembangan TD bisa dikatakan sebelum jaman Para wali sudah ada di jawa..??? krn dr legenda masyarakat jawa pd Khususnya banyak cerita2 seorang menguasi sebuah kesaktian dll

    o gih pak lo boleh saya diberi cara / metode biar bisa meningkatkan tenaga dalam yg cepat. dan bagaimana cara mengetahui orang lain yg mempunyai tenaga dalam,biar kita bisa tauhu besar kecilnya tenaga dalam seseorang tersebut

    • krishna, asswrwb….kalau serius mau belajar TD yang efektif, efisien dan aman, silahkan baca dan praktekan semua petunjuk saya di blog yang berkategori spiritual….banyak sekali….asal mau baca dan mempelajarinya saja….
      Menurut pengalaman saya, tak ada ilmu yang bermutu dan aman yang didapat secara instan, seperti makanan cepat saji, karena pasti ada resiko side effect, seperti racun dari makanan siap saji product Amerika….
      Kalau makanan sehat saja sekarang sudah Back To Nature, berupa sayuran dan buah buahn segar dan alami, maka apalagi ilmu TD, harus lebih Back To Nature, lebih alami, jangan instan seperti buah buahan yang matang karena diperam pake karbit….
      Saya mulai belajar dan menjadi praktisi TD sejak tahun 1968, pada saat usia 25 tahun, dari bukunya Bung Karno ditambah seorang guru handal dari Banten selam 5 tahun terus menerus….itu sajamasih membuat saya sombong dan dihukum oleh Tuhan dengan berbagai macam ujian hidup yang cukup berat….
      Ketahuilah menurut penelitian, 80 % mereka yang menjadi praktisi ilmu TD akan terseret berbuat jahat, kalau imannya tidak sangat kuat….menjadi angkuh, sombong dan merasa dirinya sakti…lalu Tuhan akan menghukumnya….
      Ilmu TD harus dipelajari seumur hidup, secara bertahap dan berlanjut, tidak boleh instant….

  40. selamat malam pak,bila saya ingin tau ada tidak yah pelatihan pacak silat di wilayah jakarta utara ?di tunggu balasan nya pak .terima kasih ^_^

  41. Ass. Wr. Wb.

    Saya adalah murid margaluyu pusat dari jalur Pa Idit Djunaidi silsilahnya Apa Andadinata –> Apa Idit Djunaidi –> Saya sendiri.

    Berkaitan dengan disebutkannya beberapa tokoh di atas yang ada di Margaluyu seperti Pa Dan Suwayarna mungkin saya bisa cerita sedikit. Pa Dan Suwayarna belajar Margaluyu tidak lansung ke Abah Andadinata melainkan sempat lewat belajar di Yogya dari Mang Saleh (murid Pa Andi) dan sempat juga belajar di Cianjur tahun 1962 lewat salah satu muridnya Pa E. Soehendi (namanya saya lupa).

    Keilmuan di Margaluyu amat beraneka ragam tidak terbatas sepuluh jurus dan Payung Rasul, melainkan juga ada 9 set ilmu silat, ditambah ilmu2 lainnya termasuk tarekat Akmaliyah. Sekarang ini saja di saya ada kopi dari kitab tulisan tangan abah Andadinata sendiri yang ditulis dalam huruf paku (seperti yang diukir pada candi) dan sampai sekarang kitab tersebut belum ada yg bisa menterjemahkan.

    Kaitan dengan tenaga dalam hanya mampu menghalau orang dalam keadaan marah tidaklah 100% benar. Pada hakekatnya tenaga dalam itu bisa dilepas baik secara fisik ataupun metafisik, baik ke benda hidup ataupun benda ghaib.

    Saya cantumkan email saya disini, agar bila berminat diskusi dipersilahkan lewat jalur PM. Sekarang ini di perguruan saya menadapat amant sebagai Koordinator Litbang dan Koordinator Pelatihan Jakarta.

    • Rama Wijaya, asswrwb. trims atas apresiasinya. Suatu saat saya ingin berdiskusi dengan anda tentang Ilmu Silat Tenaga Dalam warisan leluhur kita ini….Walau saya pernah diajak diskusi jurus dengan salah satu pengurus PS Margaluyu di Bandung sekitar 10 tahun yang lalu, lewat Kang Deden, pendiri AMS Bandung, tapi terus terang masih banyak yang saya ingin tahu seluk beluk aslinya PS Margaluyu yang terkenal ini. Saya pribadi belajar Silat Nur Illahi yang jurus jurusnya pernah saya presentasikan didepan pengurus PS Margaluyu Bandung, beliau hanya berkomentar bahwa jurus silat Nur Illahi merupakan aliran keras, tapi beliau tak bersedia uji coba….Saya belajar dari Mbah Muin almarhum, katanya ilmunya berasal justru dari tokoh orang Banten, tidak jelas siapa….Apakah Silat Nur Illahi yang saya pelajari ini sebenarnya juga berasal dari Abah Andadinata, itu yang saya mau tahu, tapi kenapa jurusnya berbeda jauh….
      Saya pribadi mempunyai garis keturunan dari Galuh Pakuan Ciamis, melalui darah ibu kandung saya, kakek saya dari garis ibu adalah Abah Mangku Diwirya …dimakamkan di Ciamis..

      • Terimakasih atas tanggapannya Pa Tirta. Kang Deden adalah termasuk salah satu senior Margaluyu yang kemudian memutuskan untuk mendirikan Parguron sendiri seperti banyak senior Margaluyu yang lainnya.

        Di Margaluyu sendiri untk angkatan berikutnya selepas dari Apa Andadinata terbagi menjadi beberapa murid utama yang nantinya dari sinilah tercipta banyak cabang2 parguron margaluyu, baik yg masih membawa nama Margaluyu dan ada juga yang sudah tidak memakai nama Margaluyu.

        Murid2 utama itu adalah Pa E. Soehendi, Pa Suwandi, Pa Andi Rohadi, Pa Uwen (3 orang ini ikut serta dalam pendirian Parguron, dari yg tadinya hanyalah pelatihan di rumah), Pa Ulis, dan Pa Idit Djunaidi. Nantinya dari tangan merekalah banyak lahir murid Margaluyu yang berbakat contohnya Pa Dan Suwaryana yang dari tangannya lahir banyak anak murid dan cucu muridnya yang mendirikan perguruan tenaga dalam besar.

        Berkaitan dengan Jurus Nur Illahi yang anda miliki nanti kita bisa berdiskusi lebih lanjut bila bertemu, sekaligus kita bisa berdiskusi tentang Tenaga Dalam. Sebab bagi saya tenaga dalam tidak selamanya berkaitan dengan mistik ataupun aura melainkan sesuatu yg real dan bisa disentuh.

        Kalau kita menggunakan istilah Cina maka Tenaga dalam adalah cultivasi dari Qi (氣) melalui berbagai macam cara (salah satunya olah napas), dalam sebuah vessel tertentu atau biasa juga disebut sebagai Dantian (丹田). Dalam prakteknya, ditemukan 3 Dantian dalam tubuh manusia, yaitu Dantian bawah (Xia Dantian 下丹田), Dantian tengah (Zhong Dantian 中丹田), dan Dantian atas (Shang Dantian 上丹田).

        Ada 2 macam Qi yang dikenal dalam tradisi Cina yaitu Prenatal Qi (Xiantian Qi 先天氣) dan Postnatal Qi (Houtian Qi 後天氣). Nah Xiantian Qi ini yang punya muatan metafisik.

        Nah umumnya di Indonesia, khususnya Margaluyu punya prinsip yang hampir serupa dengan tradisi Cina ini sekalipun dalam literatur tertulisnya masih kalah dengan tradisi Cina.

        Kalau Pa Tirta tertarik untuk mendiskusikan Jurus Nur Ilahi dengan saya dan mengenal JUrus Margaluyu, silahkan kontak saya via PM untuk mengatur pertemuan.

      • Rama Wijaya, asswrwb, trims atas apresiasinya utk diskusi tentang ilmu metafisik, termasuk ilmu tenaga dalam leluhur kita. Kang Deden yang saya maksud adalah teman saya waktu sekolah di SMA Negri Bogor pada tahun 1960 an. Sampai sekarang dia masih tinggal diBogor dan berprofesi sebagai Penyembuh alternatif, dia yang memperkenalkan saya dengan beberapa tokoh PS Margaluyu baik di Bogor dan Bandung, tapi saya sudah sekitar 3 tahun tidak jumpa dia lagi.
        Rama kelihatannya juga mengerti tentang tenaga dalam versi Tiongkok, saya juga pernah punya teman seorang shinse merangkap pesilat Tiongkok yang menguasai ilmu Tai Chi yang cukup tinggi, pernah dibuat filmnya di Amerika, nama Cinanya Jie Chiang, tapi di Indonesia terkenal dengan nama John Baharudin, tinggalnya di Surabaya. Kelebihan yang menyolok adalah seperti yang anda katakan, bisa mengeluarkan enerji strom yang sangat kuat, saya pernah uji coba dengan beliau, memang setromnya luar biasa. Dia kalau melakukan terapy tusuk jarum, disetrumnya langsung dari tangannya, tidak menggunakan aliran listrik PLN, saya pernah diterapy olehnya, manjur juga.
        Ilmu tenaga dalam China memang hebat, tapi kita juga tak perlu kecil hati, kalau utk pertarungan hidup atau mati, ilmu leluhur kita ternyata masih bisa menandingi mereka. Ceritanya, tahun 1994, waktu saya bertugas di Surabaya, saya ditantang oleh muridnya Shinse ini untuk bisa bertahan cukup 10 detik dari tenaga setromnya yang sangat kuat dan konon katanya dengan hanya 10 % saja dari kekuata,n stromnya, bisa membunuh singa, apalagi manusia. Saya tanya, kalau saya kuat bertahan disetrom oleh gurunya selama 10 detik, apa imbalannya?…Dia bilang dia mau takluk pada saya dan mau menurut perintah saya/jadi anak buah saya ( Kebetulan muridnya ini seorang tokoh dunia hitam komunitas China di Surabaya, inisialnya W)….
        Tantangannya saya terima, dan ternyata dengan ilmu leluhur kita yang sudah saya olah dengan berbagai pengalaman saya sendiri, tenaga stromnya bisa dicounter dan menyerang balik si shinse tersebut sampai dia terkejut dan pucat…Pendek cerita shinse dan muridnya tersebut kebingungan dan akhirnya mau menjadi pengikut saya di Surabaya, kebetulan saya waktu itu Komandan Polisi Militer di Kodam V Brawijaya, Jatim sampai tahun 1997. Lumayan juga, kalau ada orang china yang jahat, saya suruh mereka yang menegurnya.
        Jadi wibawa saya sebagai Komandan Polisi Militer di Jatim, banyak didukung oleh ilmu leluhur kita, sampai mereka mau belajar, tapi saya tolak, karena ada beberapa hal yang tidak mungkin mereka taati, terutama pantangan MOLIMO…
        Banyak lagi pengalaman saya dalam uji coba ilmu leluhur kita ini, nanti kita diskusikan kalau berjumpa….
        Saya sampai sekarang tidak ikut ikutan membuka perguruan, karena saya masih mendalami, mengapa banyak teman teman yang belajar ilmu leluhur kita ini, banyak yang hidupnya kacau, sakit sakitan, bahkan teman seperguruan saya banyak yang meninggal dunia karena kecelakaan misterius….saya masih takut murid saya tidak tahan pantangannya dan malahan jadi celaka….Makanya saya memilih membuka blog ini untuk mengajarkan Zero Mind Power, mengajarkan Ilmu untuk mendapat Ridho Tuhan YME…

  42. asslam.wr.wb
    saya mau tanya
    apa tenaga dalam dan kebatinan itu berbeda?
    trima kasih

    • uphe, asswrwb, menurut pemahaman saya, serupa tapi tak sama….
      Kalau Ilmu Tenaga Dalam umumnya merupakan hasil sampingan dari mempelajari Ilmu Silat Tenaga Dalam seperti Al Hikmah, Satria Nusantara, Merpati Putih, Sinlamba, Margaluyu, Nur Illahi, dan masih sangat banyak lagi di Indonesia ini. Biasanya belajarnya melalui tahap latihan fisik dan latihan olah pernafasan yang relatif sangat berat, agar bisa menghadirkan enerji Gelombang Elektro Magnetik yang sering disebut Aura, yang akan membentengi fisik dan batin kita dari serangan jahat lawan, baik fisik dan non fisik/santet dll….
      Kalau Ilmu Kebatinan yang saya tahu, mereka tidak melatih berbagai jurus ilmu silat spesifik perguruannya masing masing, latihan olah raga fisiknya tidak menonjol, tapi lebih menekankan Olah Bathin, misalnya Olah Pernafasan, Olah Pikiran, Olah Perasaan, Olah Bathin, lebih banyak berkontemplasi, wirid dan meditasi….
      Ilmu Kebatinan ini banyak dianut oleh para penganut Aliran Kepercayaan Kepada Tuhan YME. Tapi ada juga yang mempelajari Ilmu Tenaga Dalam dan Ilmu Kebatinan secara bersamaan….

  43. Dear pa Tirta,

    Terimakasih banyak atas repon Pa Tirta, saya senang dapat berdiskusi dengan bapak. Saya benar2 ga nyangka kalau Pa Tirta kenal Pa Jie Chiang alias pa John yang ada di Surabaya, saya pribadi hanya kenal dua orang muridnya yang ada di Jakarta.

    Sepengetahuan saya (lewat tuturan muridnya) Neidan (內丹). Pa John memang dahsyat bahkan guru dari Pa John kabarnya mampu membuat sebatang lidi menjadi abu dengan satu sentuhan. Tetapi untuk jenis kungfu-nya yang saya tahu bukan taiji. Sayangnya kebanyakan para murid beliau kebanyakan hanya belajar disiplin neidan-nya saja tapi tidak mau mempelajari kungfu-nya. Walupun demikian neidan yg ada di Pa Jon juga berasal dari agama Taois (dugaan saya dengan melihat pola latihannya) sama dengan sumber taiji jelas berbeda dengan Sholin yang bersumber dari Budha (kebetulan saya pernah dikasih lihat kitab asli Yi Jin Jing/kitab perubah tulang dan otot oleh salah seorang kawan saya yang punya akses ke barang2 langka di Cina dan Taiwan).

    Saya sendiri punya teman seorang Sifu Taiji aliran Yang (generasi kelima, murid dalam lansung terhitung dari Yang Lu Chang), dia mengajar lebih dari 10 negara. Almarhum Guru beliau (generasi ke 4) berasal dari Cina dan tinggal di Bangka kabarnya ketika hidup juga seorang ahli neidan yang hebat, mampu merubuhkan sebatang pohon kelapa dari jarak 1 meter.

    Saya pribad juga tidak membuka perguruan pak, hanya melesatrikan perguruan yang sudah didirikan oleh kakek guru saya.

  44. Blog yang menarik, kalau boleh dituliskan juga cara membangkitkan tenaga dalanya pak.

    • wisnu, asswrwb, saya akan coba membuat tulisan mendriscripsikan bagaimana saya berlatih utk menguasai ilmu tenaga dalam Nur Illahi. Sekedar deskripsi, bukan utk langsung ditiru, karena ada resiko atau bahayanya kalau mental spiritualnya tidak siap….sabar ya.

  45. Assalamualaikum.wr.wb
    Kepada: Bpk Nurhana Tirtaaijaya yg dirahamati Allah.
    Wow dan subhanallah setelah melihat ulasan artikel ini.
    mohon informasinya,tempat perguruan latihan silat tenaga dalam yang baik,sejalan dg ilmu 4jji khususnya di sekitar Jakarta Utara ataupun dekat dengan tempat tinggal saya (di daerah Priuk). Karena selama ini saya belum menemukan perguruan silat dan saya masih awam mengenai hal ini. Mohon infonya dikirim ke email saya gogoyeah_ncex@yahoo.com

    terimakasih atas info dan bantuan bapak.
    wassalam.

  46. Ass, pak Nurhana saya belajar pernafasan dari tahun 2002 dan alhamdulillah saya bisa latihan rutin, akan tetapi semakin lama belajar malah semakin tidak dapat merasakan apa-apa.
    Saya juga pengin bertanya pada Bapak, saya seorang PNS dan dilingkungan PNS menurut cerita untuk memperoleh perhatian pimpinan ataupun mendapatkan apa yang diinginkan “hawa nafsu” jabatan, harta atau bahkan wanita dengan jalan ke orang “kata mereka Guru spiritual” bagaimana cara mengatasinya ?
    Terima kasih atas sarannya
    wass

  47. Sejarah td harus jadi bagian dari kebudayaan indonesia

  48. maaf pak saya mau tanya, apakah didaerah pati yg sdh disebutkan diatas perguruannya msh eksis sampai sekarang, tenpatnya dimana dan siapakah guru besarnnya sekarang,terimakasih.

    • visnoe, asswrwb, maaf saya tidak tahu…silahkan browsing di internet saja…

  49. assalammualaikum,pak saya kepengen ikut perguruan silat tapi saya takut. dan saya selalu di ejek dicela dan ditindas…saya kepengen mengalahkan mereka yang sudah mengganggap saya lemah!!! dan yang tidak tidak bisa apa-apa.

    • diki, asswrwb…ingin belajar Silat Tenaga Dalam harus dengan niat : Amar Maruf Nahi Munkar, menegakan kebenaran, keadilan dan kejujuran dan menghancurkan kebatilan…bukan untuk balas dendam…
      Dendam adalah pikiran negatif/buruk yangb harus ndijauhi dalam ilmu ntenaga dalam, karena nanti ilmu tenga dalam yang anda pelajari justru nakan membunuh anda sendiri…

    • Ass. Wr. Wb.

      Menurut pendapat saya pribadi, de Diki belum bisa belajar silat.

  50. ass, wr, wb,..
    Salam kenal bwt pak Tirta,.sya sungguh kagum skali dng blog ini.saya ingin bertanya tentang Merpati Putih,.sya prnah membaca sejarah MP bukankah itu mrupakan PPS yang jg memiliki materi tenaga dalam jg yang di wariskan turun temurun oleh kluarga kerajaan mataram,.brarti TD sudah di kenal sejak ratusan taun dulu dong,.

    • arizal permadi, asswrwb, menurut cerita guru besarnya, Mas Pur dan Mas Budi yang jadi guru pribadi saya, memang begitu…!!!
      Utk diketahui saja, silat MP teknik pelatihan tenaga dalam nya berbeda denga Silat Tenaga Dalam Nur Illahi yang menggunakan latihan Khusus teknik pengejangan secara ekstrim diotot Cakra Solar Pleksus/Ulu Hati, utk teknik pukulan jarak jauh/enerji tolak balik…
      Jadi Silat MP sebenarnya tak seratus persen sama, walau tergolong silat tenaga dalam…

    • BUkan cuma ratusan tahun mas, bahkan di Cina dokumen atas pelatihan dalam ini sudah ada sejak ribuan tahun sebelum Masehi. Dimulai dari dikenalnya kebudayaan sungai kuning.

  51. Assalammualaikum..
    Terimakasih kpd bpk tirta atas ulasan dan informasinya di atas. Berkat tlisan tsb, sy bs tau asal usul dr tenaga dalam yg kami pelajari selama ini. Saya jg sdg mempelajari tenaga dalam di perguruan Prana Sakti kawasan timur indonesia yg di dirikan oleh guru besar kami alm. H. Hamzah Tiku. Sekarang perguruan tsb di pimpin oleh pak Sarmada.
    Meskipun sy skrg berhenti latihan senam pernafasan sejak beberapa th lalu krn alsan pekerjaan hgg skrg. Saat it sy bru mencapai jurus 4 lalu terhenti.
    Menurut informasi yg saya dpt di dalam, pak Alm. H. Hamzah Tiku mempelajari TD tsb sewaktu beliau kuliah di yogyakarta. Dan di sebut2 juga nama pa Dan suwaryana, tapi kami mengenal beliau dgn sebutan pak Aldan suwaryana. Dan mengenai pa Andadinata sy bru mendptkan infonya dsni. Mgkn jg saya tdk tahu krn sy jrg bertanya2 wkt sy msh aktif di PS.
    Mengenai pernyataan bhw berlatih TD adl juga memasukan/mengundang Jin masuk ke dlm tubuh sehgg susah saat menghadapi sakaratulmaut, saya kira agak keliru. Ini terbukti saat kematian guru besar kami. Beliau wafat dgn begitu mudah. Tdk terjadi kesusahan saat melapaskan nyawa. Dan it jg terjadi pada anggota dewan guru yg lain jg. Mrk meninggal dgn tenang. Saya jg pernah mengikuti rukyah bhkan suka mendengar rukyah di kaset, tapi tdk terjadi apa2 kpd sy. Mgkin mrk yg mengalami kemasukan jin adl mrk yg belajar pd perguruan yg pd dasarnya menggunakan Jin utk mendapatkan efek TD tsb. Ada bnyk contoh perguruan di daerah sy yg menerapkan TD dgn bantuan jin. Cr mrk terkesan instan. Hanya dgn dimandikan dgn air Mendidih, mrk sudah mampu melakukan bnyk hal dgn efek TD. Ada jg dgn hanya sistem pengisian atau semedi di t4 angker. It berbeda dgn system latihan senam pernafasan yg kami lakukan. Butuh waktu, kesabaran dan latihan keras utk dpt membangkitkan dan merasakan efek TD.
    Saya sndri, meskipun belum bisa merasakan efek TD (peka), tapi alhamdulillah sy mampu menggunakan TD yg ada di tbhku ketika dibutuhkan. It kubuktikan waktu sy mengeluarkan racun dr aliran darahku saat tdk ada obat wkt sy di sengat ikan pari. It semakin membuktikan pernyataan pak tirta bhw TD lbh kuat bekerja ketika kita sangat membutuhkan dan dlm keadaan terdesak.
    Mengenai pernyataan bhw TD hanya mampu bekerja trhdp org yg telah Emosi. Sy krg se7. Soalnya dlm pengalaman teman2 sy yg sudah di tgkt y lbh tinggi, hanya dgn niat jahat/menyakiti saja, TD akan lgsung bekerja dan dpt menimbulkan efek tertentu kpd org yg berniat tsb. Tentu efek tsb sesuai dgn kekuatan TD yg dimiliki oleh msg2 kita. Itu terbukti dgn pencuri yg terpental saat berniat mencuri di rumah kawan saya yg telah di pagari TD. efeknya lumayan kuat. Pencuri tsb terpental dan lgsung lemas seperti kehabisan tenaga.
    Bhkan TD jg mampu bekerja pada hewan dan benda mati. Beberapa kwn sy bs membuat semut dan sapi tdk dpt melalui jalan yg telah di pagari dgn TD. Ada jg yg mampu membuat korek api tdk mampu menyala meski di masukan ke bara api. Ada jg yg mampu membuat dinding rumah bergoncang keras hanya dgn mengalirkan TD ke dinding tsb. Dan msh bnyk lg.
    Tapi mengenai silat TD y sebaiknya di barengi dgn silat fisik sy pikir it sgt baik, it akan mampu membangkitkan rasa percy dri, krn tdk semua org y mempelajari TD yakin dgn kekuatan TD y ia miliki. apa lg jk di tambah dgn pelajaran budipekerti atau akhlakulkarimah.
    Demikian yg bs sy tulis dr pengetahuan sy yg msh sangat kurang ini. Mohon di koreksi jika ada kesalahan. Krn saya belum bnyk memahami ttg TD. saya hanya menulis sesuai yg sy lihat dan saya alami serta dr pengalaman yg saya dan tmn2 seperguruan saya alami. Mohon maaf jika ada yg salah..

    • uyo utat, asswrwb, sharing anda bagus sekali, karena anda ternyata tergolong “Praktisi/penghoby silat tenaga dalam”….
      Tenaga Dalam yang asli memang berasal dari enerji Nur Illahi yang sebenarnya sudah “Fitrahnya Manusia” sebagai “Kalifah” dimuka bumi, menjadi wakil Tuhan utk merawat alam semesta….tapi TD tersebut berada jauh didalam “Alam Bawah Sadar ” manusia dan harus digali dengan berbagai upaya keras dijalan Allah..
      Tenga ghaib Jin yang sering dipake segolongan kelompok Persilatan, sebenarnya tidak bisa disetarakan dengan kelompok silat tenaga dalam Nur Illahi….hanya orang awam sering gebyah uyah, seolah semua silat tenaga dalam itu sama dan sejenis….
      Saya sudah sering uji coba dengan kelompok silat jin tersebut, alhamdulillah, enerji Nur Illahi bisa mengeliminir semua ilmu yang diperkuat oleh jin yng terselubung sebutan “Tenaga Dalam”…
      Selama para pendekar silat TD Nur Illahi tidak tersesat pada perbuatan “Sirik”, karena merasa dirinya sakti dan sombong, takabur, lalu melupakan Tuhan, berbuat maksiat, maka matinya justru sangat bagus….yang matinya susah adalah yang bersekutu dengan jin/iblis dan sirik karena sombong….
      Trims atas sharingnya, silahkan sering tulis diblog ini…

    • Kalau mau tahu tentang Pa Dan, kebetulan banyak saudara perguruan saya yang kebetulan masih bertemu lansung dengan almarhum. Malah ada yg dulu juga ikut mengajarkan Pa Dan waktu yang bersangkutan sedang main ke Cianjur ke tempat Pa Abu Bakar.

  52. saya dulu juga pernah belajar TD …pernah ikut Merpati Putih sampai balik 1 dan ikut TD Satya buana sampai TS 3…saya berhenti karena ada teman yg mengingatkan kemungkinan terjungkir ke lembah sirik …dan kemungkinan kita diikuti atau dimasuki oleh jin …karena pada saat kita dituning kita tidak tau secara pasti apa yg sedang terjadi …teman saya juga berargumen …kalo memang itu adalah sunnah rasul dan dianjurkan sebagai pemeluk agama islam ..pasti hal tersebut juga akan dipelajari dan didalami oleh rasul dan sahabat …tp dari riwayat tg kita baca belum ada yg secara langsung menceritakan tentang hal tersebut …atas dasar itulah saya skrg berhenti …walau saya akui secara medis …sangat baik latihan yg dijalankan tersebut …dua jam latiihan saja …keringat yg dihasilkan sudah begitu banyak dan tingkat kesehatan yg dirasakan juga sangat baik ….yg biasanya sakit2an dan capek ….kalo dah aktif jd makin segar bugar…

    • dani, asswrwb, saran dari teman anda ada benarnya, karena menurut penelitian para pakar dibidang mistik, 80% mereka yang belajar ilmu mistik/metafisika cenderung tidak kuat godaan iblis dan sering tersesat bersekutu dengan iblis/setan dan kemudian menjadi sombong, takabur lalu akhirnya “Sirik”….
      Paling aman memang hanya ikut sunah rasul saja, jangan belajar macam macam yang berbahaya, resikonya tinggi sekali…sulit lolos menjadi kelompok yang 20 %, bertahan terhadap godaan dan bisikan iblis…

    • Ass…

      Namanya olahraga pasti sehat dan segar mas!!

      Yang penting diingat, menjadi muslim bukanlah mejadi orang Arab dan masalah Sunnah Rasul tentunya berkaitan dengan kebudayaan dimana dan kapan Rasul hidup. Bukan berarti Sunnah Rasul itu tidak update melainkan justru berdasarkan Sunnah terdaulu kita dapat mengaplikasikannya ke masalah sekarang dan sesuai kebudayaan kita.

      Berbeda dengan sihir, kebudayaan tenaga dalam mungkn tidak dikenal bangsa Arab di jaman Rasullulah sehingga tidak ada hadist yang spesifik mengatur hal tersebut, artinya bukan berarti karena Rasullulah tidak mempelajarinya terus kita juga tidak mempelajarinya, sama halnya dengan dahulu Rasul tidak menggunakan komputer terus sekarang kita menggunakan komputer berarti bidah karena tidak ada Sunnah Rasul tenang penggunaan komputer.

      Cara yang paling bijak dalam memecahkan masalah pelatihan tenaga dalam ini adalah;
      1. Tenaga dalam itu adalah salah satu bentuk olah raga dimana Rasul juga menganjurkan agar umatnya berolahraga.
      2. Mencoba memahami tenaga dalam sebagaimana apa adanya sesuai dengan batas pengetahuan kita, kalau terlalu jauh malah jadinya ngayal dan bisa jatuh ke syirik.

      Assalam alayka..

  53. asslmkum pak, kalo bleh sya minta almt tmpt bpk bisa dtmuin atau no tlp untk dihub, sya sngat tertarik dngan artikel2 bpk, dan syj jga mau knsultasti tntang bbrapa hal yg pernah sya jalani (TD, bela diri, tawasul dan hal yg tdk bs sya sbtkan). Kalo bpk berknan inin e_mail Sya
    herus.heru@yahoo.com
    tq. Wassalam,,,
    heru

    • heru, asswrwb, email saya sedang eror, silahkan SMS saja masalah anda ke 0859 2189 3829, jangan tilpun, nomer tak dikenal tak akan diangkat..
      Utk ketemuan, sementara saya masih sibuk, silahkan sms saja yang singkat tapi jelas…

  54. ass.wr.wbr bapak tirta, cuma ingin menyambung silaturahmi, saya salah satu murid dr perguruan nampon jakarta pak, saya terkesan dengan ulasan bapak mengenai ilmu tenaga dalam yang dikemas secara logis dan terstruktur dilengkapi dengan ulasan sejarah, saya mendapat tambahan terhadap pengetahuan sejarah keilmuan yang saya pelajari, jika ada kesempatan saya berharap kita dapat berbicang pak agar saya dapat belajar dari berbagai pengalaman bapak dalam hidup.

    • moris, asswrwb, trims atas sharingnya, silahkan sms ke 085921893829, utk sharing khusus ttg silat tenaga dalam…jangan tilpun, karena nomor tak dikenal tak akan direspons…

  55. Salam kenal pak

  56. Pak yang saya tanyakan,saya dr perguruan syariat budi suci, apakah perguruan ini masih pecahan dr ps budisuci?? Karena kami orng awam jd wajar masih bertanya2 dan ingin mencari perguruan yang bagus, tks, sya iwan dr kalimantan tengah, buntok

  57. Assalamualaikum,

    Pa Tirta blog-nya makin ramai saja. Salam buat semua sahabat penggemar silat dan tenaga dalam.

    • Assalam wr wb Mas Rama Wijaya,
      saya tertarik untuk belajar aliran Margaluyu. Kalau di Medan, dimanakah alamat cabangnya?

      terima kasih

  58. to : bpk M. David JPD tetang perguruan Trirasa Uwa Tamim mungkin bapak bisa kunjungi ke http://www.nampon.com atau facebook : nampon , terima kasih.

    Untuk pak Tirta,terima kasih tulisannya yang banyak menambah wawasan tentang Tenaga Dalam. akan lebih baik lagi apabila banyak praktisi silat Tenaga Dalam bersedia menyampaikan pengalaman & pengetahuannya tentang tenaga dalam sebelum maksud baik bapak mengadakan seminar Tenaga Dalam dapat terwujud.

    salam- edhi.j

  59. Aww ,
    Salut atas info2 yang sdh bp sampaikan di rubik ini,smg ada manfaatnya bg sy,
    dulu sy pernah mengikuti salah satu perguruan olah pernapasan yang sdh bp sampaikan diatas dan sy melihat beberapa teman malah justru ada yang lumpuh hingga akhir hidupnya. sy sangat tertarik utk mempelajari methoda yang bp kembangkan yaitu Zero Mind Power ,dan juga sy mo bertanya kapan kira2 bpk berkenan utk sharing atau seminar bagaimana tip2 utk mengerti membangun dan melatih Zero Mind power tsb tksh
    Wasalam….wr..wb.

    haris,bgr

  60. assalamualaikum bapak,
    apakah ada cab. kediri jawa timur?
    kalau ada alamat nya di mana?

    salam dimas kediri

  61. assalamualaikum bapak,
    Saya trtarik pak dengan PS Sinar Putih,
    apakah ada cab. di Bandar Lampung
    kalau ada alamat nya di mana? Saya dulu pernah lihat di Univ. Lampung ada, tapi sekarang pindah.

    Salam,

    Syafei, S.P.

    • LBD Sinar Putih Cabang Bandar Lampung
      d.a. Bapak Drs. Hendaya
      Jl. Jend. Sudirman 75 Pahoman
      Bandar Lampung

      • Trims..

  62. Salam sejahtera untuk kita semua..
    Pak tirta sy mngucapkan bnyk terima kasih atas informasi ny..
    Smoga tuhan YME memberi prlindungan pada pak tirta kapan dan dimana pun pak tirta berada..

  63. saya dari surabaya.kalu mau belajar tenaga dalam seperti bapa,disurabaya alamatnya dimana ya.trims

  64. bang tolong kasih informasi tentang melati putih di semarang. Guru saya udah wafat dengan nama besar abdul murohkim, konon katanya punya temen bernama abdullah, tapi saya kehilangan jejak.
    Saya tinggal di bogor, tolong informasi melati putih/budi suci di bogor.
    makah infonya bang

    • timbul, maaf saya tak tahu informasinya, browsing di internet saja…

    • Ini melati Putih perguruan TD atau melati Putih milik Al Azhar. Kalau melati putih setahu saya berasal dari perguruan sinar Putin.

      • to. pak rama saya kurang tau pak, sebab guru saya ngak pernah cerita naungan resminya. Kayaknya melati putih TD. mohon info nya klo ada tempat latihan di jabodetabek.

        terima kasih infonya pak tirta. saya hanya cari tautan guru saya. Rasanya aneh ngak ada orang yang ngebimbing untuk hidup

    • Kalau begitu coba cari informasinya di perguruan Sinar Putih, atau bisa juga mencari info di perguruan melati putih Yg ada di daerah pondok kelapa, Jakarta.

  65. assalamualaikum bpk,
    baru td sore sy membaca blog bpk n akhirxa persepsi sy selama ini ttg tenaga dalam yg selalu berkaitan dg mistis terpatahkan, dan karena persepsi sy tsb, smpe detik ini sy tdk berniat belajar tenaga dlm pd perguruan manapun karena slama ini buat sy cukup lah Allah sebagai.penolong (hasbunallah walnikmat wakil) *maaf kalo.ejaanxa salah pk
    hingga smuaxa berubah pd hari ini,.ketika saya membaca (bru sdkit) apa yg tlah bpk tulis, n saya tertarik dg aliran TD bpk yg menjauhi molimo, smoga Allah mempersiapkan rencana terindahNya sbagaimana dlm doa yg sy haturkn utk.di pertemukan dg org” yg lurus ilmuxa, semoga apa yg saya cari ada dlm artikelxa bpk, dan terima kasih pk ats diterimaxa permintaan pertmanan fb saya, karna sy td lsg search id fbxa bpk,
    salam hormat dari sy di bppn,

  66. adek cuy lkutan tenaga dlemm…………….

  67. Assalamu’alaikum… Pak.
    Telah dikatakan dalam artikel ini bahwa Prana Sakti merupakan turunan dari Margaluyu yang selanjutnya Prana Sakti ini dikembangkan oleh Bpk. Asfanuddin Panjaitan.

    Saya mau tanya, di manakah ilmu Bpk Asfanuddin Panjaitan diperolehnya (nama gurunya)? Trus, kenalkah atau tahukah Bapak dengan nama Aldan Suweweryono?

    Konon, Bapak Aldan adalah pendiri Prana Sakti yang di antara murid-muridnya adalah Bpk Asfanuddin Panjaitan (Pendiri Prana sakti di Jogjakarta) dan Hamzah Tiku dari Sulawesi Tengah (Pendiri Prana Sakti Kawasan Indonesia Timur).

    Jujur, Foto Bpk. Aldan sampai saat ini masih dimiliki oleh Prana Sakti Kawasan Timur Indonesia.

    Mohon infonya. seblumnya saya ucapkan terima kasih….

    Wassalam…

  68. assalamu’alaikum,
    saya hanya ingin menginformasikan bahwa kalau di indonesia Perguruan yang diakui sebagai perguruan yg benar” mengolah tenaga dalam cuma ada dua: SILAT TAUHID INDONESIA yg berpusat di Yogyakarta dan Perguruan Semut Ireng. maaf jika saya sedikit menyinggung, tapi setahu saya yg ada urut”an sejarah pencetus tenaga dalam ya PERGURUAN ILMU SUJUD TENAGA DALAM SILAT TAUHID INDONESIA, pencetusnya yaitu Syech Maulana Makdum Ibrahim (sunan Bonang), sekarang pewaris tunggalnya Bpk Andri Rifa’i Ibnu Gambang yang bertempat di cirebon, rahasia keilmuannya berasal dari rahasia dzikir… bila berminat cari aja di google (Kata kunci: SILAT TAUHID INDONESIA)… atau datang langsung ke alamat jalan babadan 423 Gedong Kuning Yogyakarta 55198 telp (0274) 517014 contac person Pak Nuqman (0274) 7868668/085868288668 insya Alloh Jaya Jiwa Raga Selamat Dunia Akhirat… Amiin

  69. Mau tanya pak Nurhana…kalau harus dipilih, belajar di perguruan Merpati Putih atau Margaluyu yang menurut bapak lebih baik…terimakasih

    • Kalau saya belajar dua duanya, karena masing masing punya karakteristik yang berbeda…sebaiknya pelajari Visi, Misi dan Metoda latihan masing masing dulu, mana yang sesuai buat anda…Saya belajar dua duanya, walau namanya bukan Margaluyu, tapi Nur Illahi, ilmu Generiknya sama, hanya jurusnya agak berbeda, penggunaannya mirip…jangan beli kucing dalam karung…karena dua duanya ilmu silat sangat berbahaya kalau belajarnya tidak istiqomah, bisa makan diri sendiri…

  70. Bagus


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 858 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: