Oleh: tirtaamijaya | Maret 25, 2009

WAWANCARA TENTANG LETJEN TNI SINTONG PANJAITAN/PURNAWIRAWAN DI TV ONE

Hari Senin tanggal 9 Maret 2009, adalah Hari Libur Nasional Maulid Nabi Muhamad SAW, sehingga saya juga berlibur, beristirahat di rumah saya yang di Bogor….

Memang sebenarnya di Jakarta/Tanggerang saya tidak berkantor resmi seperti sewaktu masih sebagai Corporate Secretary Suryainti Tbk di Surabaya, karena posisi saya sebagai “Multipurposes Consultant” disebuah perusahaan pertambangan nasional dan ESQ LC, saya lebih banyak berkantor dirumah dan kekantor hanya kalau ada spesial cases….tapi saya tetap memilih tinggal di JKT dengan alasan dekat dengan perusahaan dan anak cucu saya….dan ke Bogor kalau ada libur resmi saja, atau kalau ada yang minta tolong spesial cases…

Sekitar jam 0800 pagi waktu saya sedang melaksanakan olah raga rutin (setiap hari saya rutin melakukan olah raga lapangan dibawah sinar matahari pagi, sekitar 1-2 jam…untuk memelihara kesehatan mental dan fisik saya…) saya di Bogor, tiba tiba masuk telefon dari reporter TV One Jakarta untuk minta wawancara khusus tentang profil Letjen Sintong Panjaitan…..

Mereka sampai dirumah saya  sekitar jam 09.30 pagi dengan peralatan lengkapnya…dipimpin seorang reporter wanita dengan insial nama L…..mereka menunggu sekitar 30 menit dijalan didepan rumah karena saya masih dilapangan….dan kemudian menunggu saya mandi pagi dulu….

Saya tanya maksud tujuan mereka dan dari stasiun TV mana….mereka bilang mau meliput berita/masukan/kesaksian pribadi  tentang figure Sintong Panjaitan yang pada tanggal 11 Maret 2009 mau launching buku pribadinya di Jakarta….untuk ditayangkan di TV One dalam “Berita Petang” jam 16.30″ hari itu juga…

Saya tanya siapa saja yang diwawancara dalam kaitan profil Sintong Panjaitan utk berita petang tersebut…..dijawab, direncanakan ada beberapa mantan pejabat lagi yang terkait…

Lalu saya katakan. saya bersedia hanya menyampaikan apa yang sudah saya tulis di blog saya setahun yang lalu, supaya jangan ada fitnah atau dugaan negatif berkaitan dengan pemilu 2009…karena berita di blog saya tentang Sintong Panjaitan sudah dikomentari banyak pembaca selama satu tahun lebih dan tidak ada protes darimanapun…

Peliput tanya saya apakah sering bertemu atau hubungan tilpun dengan pak Sintong Panjaitan berkaitan dengan peluncuran buku ini…..saya jawab saya terakhir ketemu pak Sintong adalah pada tahun 1991 (18 tahun yang lalu) pada saat beliau menjabat Pangdam IX Udayana dan saya DanPomdam Kodam IX Udayana, sebelum terjadi tragedi Santa Cruz…1991…pada saat tragedi Santa Cruz terjadi saya sedang mengikuti Proyek Khusus TNI AD di Seskoad bandung yang diberi nama ” Kursus Staf Senior” atau sering disebut “War College” yang diikuti oleh para Kolonel Senior terpilih untuk memberi masukan dan perbaikan berbagai Kebijakan, Doktrin, UU, Strategi Perang, Politik Pemerintahan dll…Kursus Staf Senior ini diasuh oleh Letjen Purnawirawan Sayidiman P (tokoh cendekiawan TNI AD), dan Dan Seskoad nya adalah Mayjen TNI Feisal Tanjung…

Satu hal khusus dan eksklusif dari Kursus Staf Senior TNI AD ini adalah pemberi materi pelajarannya /dosennya justru hanya pejabat militer berbintang empat /Kepala Staf TNI dan Kapolri langsung,  menteri pemerintahan RI saat itu serta duta besar negara sahabat yang sedang aktif, tidak boleh diwakilkan….hasil ceramah para pejabat teras pemerintahan dan duta besar negara sahabat itu dijadikan referensi untuk membahas dan memberikan saran perbaikan bagi berbagai Doktri ABRI, Peraturan Pemerintah, Undang Undang dll…sehingga kerja kami selama tiga bulan, penuh/sibuk  dengan menerima ceramah dari pihak yang paling berkompeten di RI dan duta besar sahabat, lalu membuat tulisan/makalah berupa konsep pemikiran perbaikan dan mendiskusikan di forum lalu hasilnya dicetak dan dikirim ke Mabes TNI AD untuk masukan perbaikan berbagai kebijakan…(sayang produk kami ini nampaknya tidak mendapat respons positif dari Presiden RI dan Pimpinan ABRI/TNI  saat itu…justru akhirnya kursus ini ditutup setelah hanya sekitar 4 angkatan saja tanpa alasan yang jelas…).

Selesai pendidikan Sus Staf Senior saya kembali ke Denpasar Bali dan Pak Sintong sudah dicopot dan diganti oleh Mayjen TNI Mantiri…saya bahkan tidak sempat bertemu beliau sejak saya pamitan sekolah ke Bandung sampai sekarang…

Lalu reporter tanya atas  dasar apa saya menulis tentang profil pak Sintong seperti yang dituliskan di Blog, padahal sudah sekian belas tahun tidak jumpa sama sekali…

Saya jelaskan bahwa saya sangat sedih dan prihatin menyaksikan TNI AD dihujat oleh rakyat Indonesia setelah era reformasi, seolah  institusi TNI AD dan semua anggota nya adalah jelek seperti yang dituduhkan mereka diberbagai media massa, baik cetak maupun elktronik, tanpa ada tindakan yang signifikan dari institusi TNI AD dan pejabatnya untuk memberikan klarifikasi yang bisa dipertanggung jawabkan baik secara hukum maupun spiritual…….padahal sebenarnya masih banyak prajurit pejuang TNI AD yang baik tapi justru dihancurkan kariernya oleh rezim orde baru yang notabene berasal dari TNI AD sendiri….salah satunya yang saya saksikan sendiri sebagai korban adalah Mayjen TNI Sintong Panjaitan, sewaktu Pangdam IX Udayana…saya tahu persis karena saya mendampingi beliau selama sekitar 4 tahun sebagai Komandan Polisi Militer Kodam IX Udayana…terutama komitmentnya terhadap Pancasila, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, Penegakan Hukum dan Ham didaerah damai dan daerah Operasi Kamdagri Timtim…

Kemudian dilakukan shooting peliputan dengan materi yang disesuaikan dengan isi blog saya yang sudah dipostingkan diblog selama setahun, jauh dari pemilu 2009…

Bahkan sampai sekarangpun saya belum ada kontak telpon dengan pak Sintong, walau saya yakin beliau kaget saya menyampaikan pernyataan di TV one yang beliau sendiri mungkin baru tahu saya punya pendapat seperti itu…Bukunyapun saya belum punya, saya cukup browsing di internet saja…

Saya tulis artikel ini untuk lebih meyakinkan pembaca bahwa  apa yang saya sampaikan tentang pak Sintong di TV One adalah murni ungkapan hati nurani saya ….

About these ads

Responses

  1. Prestasi tinggi sebelah mananya, soal kasus woyla, itu cuma sinetron, utk ngancurin islam. Hari gini,ngaku hebat, orang islam udah melek kok, sintong itu anak buah beni, beni itu memerangi islam, tapi beloknya kemana-mana. Bagus itu org2 bikin buku, tambah di ingentin orang muslim, kalo musuh yg memerangi itu nyata.

  2. soal kasus woyla, itu cuma sinetron, utk ngancurin islam.

    Bung Nasser, sinetron seperti apa yang merenggut nyawa seorang prajurit Kopassus Achmad Kirang?

  3. terkadang TNI terdoktrin dengan sangat hebat dngan garis komando dan sumpah prajurit no5 pak..jadi orang awan seperti kamu, kurang info mengenai TNI.dan dengan blog dari bapak inilah sebagai salah satu bentuk info kepada kami..

  4. maaf pak, kami maksudnya, bukan kamu

  5. Pak Nurhana, saya baru mendapatkan blog Bapak secara tidak sengaja kemarin dan langsung menghabiskan waktu semalaman yang tersisa untuk membaca tulisan – tulisan Bapak dalam blog ini. Pak Nurhana yang saya hormati, dalam pandangan saya apa yang Bapak tuliskan adalah sesuatu yang luar biasa dalam artian: Jujur dalam penuturan, mengedepankan nurani yang luhur, professional dalam penyajian. Saya sangat berbangga hati mengetahui ada sosok dalam negeri ini khususnya militer yang masih hidup dengan kualitas sebagaimana yang Bapak miliki. Saya sungguh bersyukur bahwa Tuhan yang Maha Esa menganugerahi negeri kita dengan benih – benih berkualitas tinggi dan Bapak adalah satu diantaranya. Seperti pepatah asing Old Soldier Never Die, kiranya jiwa Sapta Marga yang Bapak junjung senantiasa mengalir dalam perjalanan hidup Bapak kedepan agar terus mewarnai dan mencerahkan negeri! Salam Indonesia, Tuhan Memberkati!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.075 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: