Oleh: tirtaamijaya | Maret 27, 2009

PENGALAMAN MENDAMPINGI MAYJEN TNI SINTONG PANJAITAN/EDISI2

Proses penyidikan resmi kasus 12 November Dilli…

Sekembalinya saya ke Kodam IX Udayana, Pangdam IX Udayana telah diserah terimakan kepada Mayjen TNI Mantiri. Atas perintah Kasad Jendral TNI Eddy Sudrajat, Pangdam IX Udayana mengeluarkan perintah resmi untuk mengadakan proses penyidikan kasus 12 November Dilli dan diserahkan ke Oditur Militer untuk disidangkan di Mahkamah Militer, dalam waktu sesingkat singkatnya, dalam tempo satu bulan harus sudah bisa disidangkan di Mahkamah Militer Denpasar Bali…

Singkat cerita saya segera membentuk tim penyidikan yang saya pimpin sendiri langsung…ternyata temuanTPF bahwa ada pasukan liar yang menembaki para demonstran, tidak diizinkan oleh “pusat” untuk diselidiki dan disidik secara intensif untuk membongkar kejadian yang sebenarnya/mistery…Pomdam diperintahkan hanya memproses 12 tersangka anggota TNI AD personil Kolakops Timtim saja, tidak boleh melakukan penyelidikan ulang yang komprehensif/menyeluruh, hanya boleh menyeret para tersangka yang telah ditemukan/ditentukan oleh TPF saja……alasannya sangat klise…yaitu waktunya sangat sempit karena dunia internasional menunggu pelaksanaan sidang tragedi 12 November Dilli tersebut…

Akhirnya sudah tentu apa yang disampaikan oleh pak Sintong di TV One bahwa sebenarnya penyidikan kasus 12 November Dilli itu belum selesai secara tuntas/menyeluruh telah menjadi kenyataan….Pomdam IX Udayana difaith accomply utk menyidik tersangka yang telah ditentukan oleh TPF…bukan hasil murni Pomdam IX Udayana …

Karena itu siapa dalang dibalik tragedi 12 November Dilli yang mengorbankan sekian banyak nyawa para demonstran dan pencopotan beberapa pejabat tinggi militer TNI AD yang berkwalitas diantaranya pak Sintong, sampai hari ini masih misterius dan menimbulkan polemik yang berkepanjangan…

Siapa penanggung jawab sebenarnya atas tragedi tersebut?, dengan mudah pemerintah RI saat itu menuduh Pangdam IX Udayana dan anak buahnya….dengan tujuan agar PBB tidak melakukan hukuman internasional terhadap pemerintahan RI….(kalau ada tujuan lain yang terselubung saya kurang memahaminya).

Dari semua cerita saya diatas sebenarnya saya mengajak pembaca untuk berpikir jernih sebentar, berupaya berpikir “Out of the Box”, agar kita mampu melihat semua permasalahan yang terjadi di Indonesia ini dari kacamata dan susut pandang, perspektif yang lebih luas dan obyektif…

Dengan berfikir out of box, kita akan bisa keluar dari belenggu persepsi negatif kita yang mengungkung kita dengan pikiran sempit, bagai “Katak Dalam Tempurung”….ribut dan bertengkar sendiri, saling menghujat, perang saudara…padahal otak penyebabnya sedang tertawa terpingkal pingkal menyaksikan kebodohan kita yang mau diadu domba oleh mereka dengan kecanggihan ilmu politik, strategi, taktik, hardware, softwarw dan dana operasi yang tak terbatas….( siapa dalangnya,  ya analisa sendiri…)

Bangsa Indonesia memang bangsa yang besar, pandai, bahkan banyak yang lihai dan licik…tapi sebenarnya semua itu bukan apa apa dibandingkan kehebatan, kepandaian, kelihaian dan kelicikan strategi global negara adikuasa didunia ini…

Mungkin banyak pembaca yang tidak tahu bahwa pemerintah RI melakukan campur tangan mengintegrasikan Timtim kedalam NKRI pada tahun 1976 dulu, sebenarnya adalah hasil rekayasa Grand Strategynya pemerintah AS waktu itu yang ingin memanfaatkan pemerintah Indonesia untuk membendung lajunya hagemony Komunisme Internasional yang pada tahun 1975 menang dan merebut Vietnam Selatan dari hagemony pemerintah AS, ….AS ingin membendung Teory Domino….( Partai Fretilin yang diserahi kekuasaan politik oleh Portugis di Timtim adalah berhaluan Komunisme).

Lalu setelah Sovyet Uni hancur lebur dan Komunisme Internasional ikut hancur, kemudian Pemerintah AS menjadi Adikuasa Tunggal didunia, mulailah pemerintah Indonesia digerogoti untuk melepaskan lagi Timtim dari NKRI…tapi presiden Suharto tidak mau…bahkan mendekat ke Rusia….Paman Sam marah…..terjadilah berbagai tragedi yang kita sendiri bingung siapa dalangnya, sibuklah para pimpinan militer saling menghujat sampai sekarang ini….( Akhirnya Timtim lepas juga dari NKRI..)

Kita doakan semoga..pemerintahan Barack Obama akan merubah paradigma Grand Strategi pemerintahannya menjadi lebih “Akhlakul Karimah..”….mengedepankan Hati Nurani, bukan kekuasaan global, menjadi polisi/koboi didunia yang semau gue….

Kesimpulannya, marilah kita memaafkan siapapun diantara kita yang ikut terlibat dalam kasus/tragedi 12 November Dilli yang memakan banyak korban, mencatatnya sebagai sejarah hitam, sejarah kebodohan kita yang mau dikelabui oleh politik global negara adikuasa…kita perlu meniru konsiliasi di Afrika Selatan/Mandela….menyelesaikan konflik bangsanya dengan pendekatan hati nurani, dengan kecerdasan spiritual….bukan amarah dan dendam….

Nabi Isa/ Yesus mengajarkan: “Maafkanlah mereka yang telah menyalib kita, karena sebenarnya mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan….”

Saya yakin, kalau seluruh pemimpin dan rakyat Indonesia mau mendengar ajaran Nabi Isa /Yesus, demikian juga Nabi Muhamad yang sangat pemaaf, maka akan selesailah perang saudara diantara kita bangsa Indonesia tercinta ini….amin..

( Bersambung ke edisi 3)

About these ads

Responses

  1. Assalamualaikum Wr Wb…
    Saya terkesan sekali dari artikel yang Bapak tulis sedemikian banyaknya, dan memang segala kebenaran dan keadilan harus tetap ditegakkan dibumi Pertiwi ini…walau harus mengorbankan jiwa raga skalipun…
    dan saya cuma ingin berkomentar “mudah mudahan para elit politik kita di Negeri yang kita cintai ini sadar dan lebih peka terhadap rakyatnya agar butir butir pancasila sebagai dasar Negara kita memang betul betul dilaksanakan dengan semestinya”…
    dan kemudian satu lagi Pak, saya saat ini sedang sibuk skripsi/tugas akhir
    di Perguruan Tinggi Negeri di Medan (USU) Insyaallah kalau tidak ada halangan bulan 10 saya wisuda…saya cuma minta doa aja sama Bapak mudah mudahan Tahun depan (2013) saya berniat mengikuti Tes Perwira PK TNI..mungkin Bapak yang sudah capek mengenyam suka duka pengalaman di Militer jadi mnrt saya mungkin ada baiknya juga minta doa sama Bapak agar dimudahkan jalan nya..amin…hehe
    makasih ya pak atas karya tulisnya disini,,semuanya bermanfaat pak…
    Assalamualaikum Wr Wb…

    • Daftari Pulungan, trims atas apresiasi anda, semoga anda berhasil menyelesaikan S1 anda dengan cepat dan juga berhasil menjadi Perwira PK…anda bisa baca blog ini sesering mungkin, sebab akan bermanfaat dalam penugasan nanti…

  2. pak letak perbedaan masuk militer melalui jalur S1 PK TNI dan AKMIL dimana, baik dari kurikulum dan jenjang kenaikan pangkatnya..

    waktu tahun kemarin saya sudah sempat mendaftar AKMIL pak.. cuma saya saat itu hanya sedang ingin mengetahui prosedur pendaftaraanya.. sy daftar di ajendam siliwangi.. tahap administrasi sy sudah lolos.. tp pada saat tes kesehatan di cimahi saya tidak mengikutinya.. karena pada saat itu saya ada kuliah..

    kebetulan tahun ini saya juga sedang menyusun tugas akhir (skripsi) target saya paling cepat bulan april bisa ikut sidang… usia saya sekarang 22 tahun pak.. yang ingin saya tanyakan saat ini akmil sedang membuka pendaftaran sampai dengan 30 maret 2012. perwira PK sampai dengan september 2012

    kalau utk pendaftaran akmil saya terbentur dengan tahun kelulusan..
    disana syaratnya Lulusan tahun 2008 s.d 2010. sedangkan saya lulusan tahun 2007 tp umur saya masih memenuhi syarat (22 tahun)..

    menurut bapak apakah ada kemungkinan saya ikut pendaftaran yang akmil..? karena skripsi saya sudah sedang dalam pengerjaan.. ataukah saya menunggu pembukaan PK TNI saja pak? mohon masukan dan sarannya pak.. terima kasih..

    • Secara umum ujian masuk Akmil lebih berat dan sulit dibanding Pa PK, tapi memang karier militer lulusan Akmil umumnya lebih menjanjikan dan bisa mencapai jabatan dan pangkat tertinggi di Milter, asal memang berbakat dan berkwalitas…Pa PK memang testnya relatif lebih ringan, tapi karier militernya kurang menjanjikan…saya sarankan, dengan kondisi anda, masuk Pa PK lebih besar kemungkinannya…tapi tetap harus berjuang …

      • baik pak… terima kasih atas masukkannya..

        insyallah saya ingin berusaha lewat jalur PK dan tetap terus berjuang…

    • kuliah jurusan apa mas?

  3. assalamualaikum pak….
    pak, saya adalah pengagum pak sintong panjaitan. saya sangat kagum dengan beliau. saya juga agak kecewa pada saat beliau dicopot dari jabatan sebagai pangdam IX/Udayana. kalau boleh saya tahu, pak sintong panjaitan ini tinggal dimana, saya ingin bertemu dan meminta tanda tangan beliau di buku yang telah saya beli “Perjalanan seorang Prajurit Para Komando”. saya juga ingin sedikit mewawancara dengan beliau, kebetulan saya ini mahasiswa jurusan jurnalistik di FIKOM UNPAD. terimkasih.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.043 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: